Beranda blog Halaman 49

Polsek Mantup Bersama Warga Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Raya Desa Kedungsoko Kecamatan Mantup

0

Polsek Mantup Bersama Warga Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Raya Desa Kedungsoko Kecamatan Mantup

Lamongan//Warta.In, 10/9/2026 – Polsek Mantup Polres Lamongan sigap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya pohon tumbang yang mengganggu akses jalan raya tepatnya di Dusun Wringinanom, Desa Kedungsuko, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Rabu (09/09/2026).

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 12.00 WIB setelah warga melaporkan adanya kejadian tersebut.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Mantup AKP Kharis Ubaidillah bersama anggota segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Bersama masyarakat sekitar, petugas kemudian melakukan evakuasi dan pembersihan pohon tumbang agar akses jalan kembali dapat dilalui dengan aman dan lancar.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk respons cepat Polsek Mantup dalam menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas serta mencegah potensi kecelakaan akibat adanya pohon tumbang di badan jalan.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menyampaikan bahwa respons cepat personel Polsek Mantup dalam menangani pohon tumbang merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memastikan akses jalan tetap aman dan dapat dilalui dengan lancar.

“Setiap laporan dari masyarakat akan segera kami tindak lanjuti, terlebih apabila berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran aktivitas warga. Kami mengapresiasi kerja sama masyarakat yang turut membantu proses penanganan pohon tumbang.” ujarnya.

Kasihumas juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintas, terutama ketika kondisi cuaca kurang bersahabat.

Warga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan pohon tumbang, dahan pohon yang berpotensi patah, maupun kondisi lain yang dapat membahayakan pengguna jalan.

“Jangan memaksakan diri melintas apabila terdapat hambatan yang membahayakan. Segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan dengan cepat dan tepat.” imbaunya.(roy)

Warung Kopi di Pinggir Jalan Lintas Desa Aur Digerebek, Polisi Amankan Pria 30 Tahun dan Sita 6 Paket Sabu

0

Warta In

MUARA ENIM – Upaya Polres Muara Enim dalam memberantas peredaran gelap narkotika terus digencarkan. Kali ini, jajaran Satres Narkoba Polres Muara Enim mengungkap dugaan tindak pidana narkotika di sebuah warung kopi yang berada di pinggir Jalan Lintas Desa Aur, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial RH (30), warga Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (9/9/26) sekitar pukul 21.10 WIB.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba Polres Muara Enim Iptu A. Yurico, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas transaksi narkotika di wilayah tersebut.

“Berbekal informasi yang diterima, personel kemudian melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi, termasuk mencocokkan lokasi dan ciri-ciri orang yang diduga terlibat. Setelah informasi dipastikan, petugas langsung melakukan penindakan,” ujar Iptu A. Yurico.

Petugas kemudian mengamankan RH yang saat itu berada di kamar sebuah warung kopi. Polisi selanjutnya melakukan penggeledahan terhadap badan, pakaian serta tempat tertutup lainnya.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 6 paket narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2,32 gram.

Sebanyak 5 paket ditemukan di dalam sebuah kotak rokok merek Surya 12 Gudang Garam warna gold-cokelat yang berada di bawah kasur kamar tempat tersangka diamankan. Sementara 1 paket lainnya ditemukan di lantai kamar tersebut.

Selain narkotika, polisi turut mengamankan 1 unit telepon genggam yang diduga digunakan oleh tersangka.

“Seluruh barang bukti yang ditemukan tersebut diakui kepemilikan dan penguasaannya oleh yang bersangkutan. Selanjutnya tersangka beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Muara Enim untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan awal, pengungkapan ini berkaitan dengan adanya dugaan aktivitas transaksi narkotika di sekitar lokasi. Namun, motif dan peran tersangka dalam jaringan peredaran narkotika tersebut masih terus didalami penyidik melalui proses pemeriksaan dan penyidikan.

Polisi masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan barang terlarang tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Saat ini penyidik Satresnarkoba Polres Muara Enim telah melakukan sejumlah tindakan hukum, mulai dari penangkapan tersangka, pengamanan barang bukti, pemeriksaan saksi-saksi hingga pemeriksaan terhadap tersangka.

Selanjutnya, penyidik akan melaksanakan proses penyidikan, mengirimkan barang bukti ke Bidlabfor Polda Sumsel, berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), melakukan pemberkasan serta melimpahkan berkas perkara kepada JPU sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasat Resnarkoba menegaskan bahwa Polres Muara Enim akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika, termasuk menindak setiap dugaan peredaran narkoba yang meresahkan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkotika. Apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, segera informasikan kepada pihak Kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai hukum,” tegas Iptu A. Yurico.

Polres Muara Enim menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan ruang bagi peredaran narkotika demi menciptakan wilayah hukum yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba.

(Zulkifli/hms)

Dari Embacang Kelekar, Polsek Gelumbang Pacu Swasembada Pangan: 2 Hektare Jagung Mulai Ditanam

0

Warta In

MUARA ENIM – Semangat memperkuat ketahanan pangan terus digelorakan Polres Muara Enim hingga ke pelosok desa. Kali ini, Polsek Gelumbang bersama pemerintah desa dan masyarakat turun langsung ke lahan pertanian untuk melaksanakan penanaman jagung Program III Ketahanan Pangan di Desa Embacang Kelekar, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muara Enim, Rabu, (9/9/26) September 2026, dengan lahan seluas kurang lebih 2 hektare yang disiapkan untuk penanaman jagung pipil menggunakan bibit MAXXI.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Gelumbang Iptu Budianto, S.H., menyampaikan bahwa penanaman jagung tersebut merupakan bentuk dukungan konkret jajaran Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong terwujudnya swasembada jagung.

“Ketahanan pangan harus dibangun bersama. Polri melalui jajaran di kewilayahan hadir untuk mendukung dan mendorong masyarakat agar lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara produktif,” ujar Iptu Budianto.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa dan petani menjadi kekuatan penting dalam menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan. Pendampingan di tingkat desa juga diharapkan mampu memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian.

Penanaman jagung tersebut melibatkan personel Polsek Gelumbang, yakni Aiptu H. Warsa, S.Sos. selaku Kanit Binmas, Aipda Willy Irawan, Bripka Rohmat Juliadi, S.H., serta Briptu M. Hidayatullah selaku Bhabinkamtibmas.

Kegiatan turut diikuti Kepala Desa Embacang Kelekar Rustam beserta perangkat desa dan Darman selaku petani yang mengelola lahan tersebut.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM. Situmorang berpesan agar semangat ketahanan pangan tidak berhenti pada kegiatan penanaman saja, tetapi dilanjutkan dengan perawatan hingga masa panen.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan lahan pertanian. Ketahanan pangan bukan hanya program pemerintah, tetapi merupakan kepentingan kita bersama. Dari desa, kita bangun kemandirian pangan untuk masa depan,” tegas AKP RTM. Situmorang.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara personel Polsek Gelumbang, pemerintah desa dan petani yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut.

Dengan adanya penanaman jagung seluas 2 hektare ini, diharapkan produktivitas pertanian masyarakat Desa Embacang Kelekar semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Muara Enim.

(Zulkifli/hms)

*Diplomasi Pewarta Warga: PPWI dan Kedubes Maroko Sepakati 9 Langkah Strategis Kemitraan Media dan Budaya*

0

*Diplomasi Pewarta Warga: PPWI dan Kedubes Maroko Sepakati 9 Langkah Strategis Kemitraan Media dan Budaya*

Jakarta – Pertemuan bersejarah yang memperkuat hubungan diplomasi berbasis kemasyarakatan (_people-to-people diplomacy_) kembali terukir di Jakarta. Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) menggelar audiensi resmi dengan Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, H.E. Dr. Redouane Houssaini. Pertemuan bilateral tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Kantor Kedutaan Besar Kerajaan Maroko, Jalan Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin, 7 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Redouane Houssaini didampingi langsung oleh Penasihat Komunikasi Kedubes Maroko, Mrs. Tamou Samri. Sementara itu, delegasi PPWI dipimpin langsung oleh Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, yang hadir didampingi Deputi Urusan PPWI International, Abdul Rahman Dabboussi, serta Wakil Sekretaris Jenderal PPWI, Julian Caisar. Pertemuan yang dimulai tepat pukul 13.00 WIB ini berlangsung dinamis dan menghasilkan serangkaian kesepakatan strategis di bidang publikasi, kebudayaan, dan edukasi publik.

Audiensi intensif tersebut membuahkan hasil konkret yang dituangkan dalam Risalah Pertemuan (_Minutes of Meeting_) PPWi – Kedubes Maroko, tertanggal 7 September 2026. Kedua belah pihak menyepakati sembilan agenda kerja sama utama yang akan direalisasikan dalam kurun waktu mendatang.

1. Resepsi Pers Indonesia: Kedubes Maroko mengundang jajaran insan pers Indonesia dalam acara _Indonesian Press Reception__ bersama Dubes Maroko untuk Indonesia yang akan diselenggarakan di kediaman resmi Duta Besar Maroko, Jalan Mataram, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa, 29 September 2026.

2. Talkshow Bipolar Otonomi Khusus: Penyelenggaraan diskusi publik bertajuk _”Special Autonomy: Perspectives of Two Muslim Countries, Indonesia and Morocco”_, yang akan membedah komparasi dan pengalaman pelaksanaan otonomi khusus di kedua negara sahabat.

3. Apresiasi Media Partner: Pemberian Penghargaan (_Letters of Appreciation_) kepada media-media mitra yang selama ini konsisten mendukung pemberitaan dan kegiatan diplomasi Kedutaan Besar Kerajaan Maroko di Indonesia.

4. Quarterly Press Briefing: Pelaksanaan taklimat media berkala setiap tiga bulan sekali bersama Duta Besar Maroko. Program ini akan dimulai perdana pada minggu keempat Oktober 2026 di Kantor Kedubes Maroko, Jakarta.

5. Pekan Kebudayaan “Moroccan Week”: Gelaran festival budaya dan informasi bertajuk _Moroccan Week_ yang dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, mulai 31 Oktober hingga 6 November 2026 di Jakarta.

6. Kunjungan Pers Indonesia ke Maroko: Program _Press Visit_ yang memberangkatkan empat jurnalis Indonesia terpilih untuk meliput secara langsung perkembangan pembangunan, sosial, dan budaya di Kerajaan Maroko yang direncanakan berlangsung pada minggu keempat Desember 2026.

7. Program “Ambassador Visit2Campus”: Inisiatif kuliah umum di berbagai perguruan tinggi Indonesia dengan menghadirkan Dubes Redouane Houssaini sebagai pembicara utama, mengusung tema refleksi sejarah, masa kini, dan masa depan hubungan bilateral Indonesia-Maroko.

8. Publikasi Berkelanjutan: Komitmen publikasi secara berkala dan masif terkait kegiatan serta kebijakan Pemerintah Kerajaan Maroko melalui jaringan media yang tergabung dalam PPWI Media Group.

9. Kemitraan Jurnalis Lintas Negara: Penyelenggaraan kegiatan bersama antara jurnalis Indonesia dan Maroko guna mempererat jalinan silaturahmi serta pemahaman lintas budaya (_people-to-people ties_).

Usai pertemuan, Wilson Lalengke dan Dubes Redouane Houssaini menyampaikan pernyataan bersama (_joint statement_) kepada awak media. Kedua tokoh tersebut saling menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas terwujudnya dialog konstruktif ini.

Wilson Lalengke menegaskan bahwa PPWI sebagai organisasi wadah pewarta warga terbesar di Indonesia dan memiliki perwakilan di puluhan negara sahabat di luar negeri siap menjadi jembatan informasi yang objektif dan edukatif bagi publik Indonesia mengenai Kerajaan Maroko. “Kerja sama ini bukan sekadar kemitraan media, melainkan manifestasi nyata dari diplomasi publik yang melibatkan peran aktif masyarakat sipil. Kami optimis bahwa kolaborasi ini akan semakin mempererat ikatan persaudaraan antara rakyat Indonesia dan rakyat Maroko,” ujar Wilson Lalengke.

Sementara itu, Dubes Redouane Houssaini menyambut hangat inisiatif strategis yang dibawa oleh PPWI. Menurutnya, peran media dan jurnalis warga sangat krusial dalam membangun pemahaman yang tepat serta memperkuat fondasi kerja sama kedua negara yang telah terjalin harmonis sejak era Presiden Soekarno dan Raja Maroko, King Mohammed V.

Kesepakatan bersejarah di Jakarta ini menjadi pijakan baru bagi PPWI dan Kedutaan Besar Kerajaan Maroko untuk terus mengelorakan semangat persahabatan antarbangsa, mengedepankan transparansi informasi, serta memperkokoh kemitraan strategis di panggung internasional. (TIM/Red)

*Menghubungkan Hati Melalui Pena: Kemitraan Pers Indonesia dan Maroko dalam Mengukir Peradaban Bersama*

0

*Menghubungkan Hati Melalui Pena: Kemitraan Pers Indonesia dan Maroko dalam Mengukir Peradaban Bersama*

Jakarta – Di balik setiap baris berita yang kita baca, ada dedikasi tak terhingga dari para pemilik, pengelola, dan insan pers yang bekerja tanpa lelah menjaga nyala kebenaran dan persahabatan antarbangsa. Pers bukan sekadar penyampai warta, melainkan jembatan jiwa yang menghubungkan dua peradaban. Dalam semangat pertautan hati itulah, Pemerintah Kerajaan Maroko melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta menyampaikan niat tulus untuk menganugerahkan apresiasi tertinggi bagi media-media di Indonesia.

Melalui Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, H.E. Dr. Redouane Houssaini, berita membahagiakan ini disampaikan langsung kepada Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, dalam pertemuan hangat pada Senin, 7 September 2026. Pemerintah Kerajaan Maroko menyiapkan Letter of Appreciation khusus bagi media cetak, elektronik, maupun online yang selama ini merawat kemitraan erat bersama Kedubes Maroko, khususnya media yang terhimpun dalam PPWI Media Group beserta jaringannya.

Apresiasi mendalam ini dijadwalkan hadir di tengah perayaan _Moroccan Week_ (Pekan Budaya Maroko) yang siap menyemarakkan Jakarta pada 31 Oktober hingga 6 November 2026. Selama tujuh hari penuh, perhelatan budaya ini akan menyajikan simfoni persahabatan melalui talkshow, pementasan seni-budaya, hingga program Ambassador Goes2Campus.

Namun, perhelatan ini bukan sekadar agenda seremoni. Pemilihan tanggal pelaksanaannya menyimpai makna sejarah yang sangat emosional dan mendalam bagi rakyat Maroko.

31 Oktober diperingati sebagai Hari Persatuan Maroko, menandai momentum berharga ketika Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2797 diadopsi pada 31 Oktober 2025. Resolusi ini memperkokoh pengakuan dunia atas kedaulatan Kerajaan Maroko di wilayah Sahara Maroko.

6 November adalah hari yang diperingati setiap tahun dalam rangka mengingat peristiwa monumental Green March pada 6 November 1975. Saat itu, 350.000 warga sipil sukarelawan berbaris damai dari utara menuju Sahara Maroko di selatan untuk bersatu dengan saudara sebangsa, menyusul keputusan Mahkamah Internasional (International Court of Justice – ICJ) yang menegaskan ikatan sejarah kedaulatan Sultan Maroko.

Momen-momen bersejarah ini menegaskan bahwa perjuangan menjaga integritas bangsa memerlukan dukungan sahabat sejati. Melalui tulisan, liputan, dan narasi yang objektif, pers Indonesia telah menjadi bagian penting dari perjalanan panjang mempererat persaudaraan kedua negara Muslim ini.

Pengakuan dari Kerajaan Maroko adalah bentuk rasa terima kasih yang tulus atas kerja keras, pemikiran, dan ruang publikasi yang telah disumbangkan oleh para pemilik media di tanah air. Karya jurnalistik Anda tidak hanya mengedukasi masyarakat, tetapi juga menjadi pilar penyokong diplomasi damai yang melintasi batas samudera.

Oleh karena itu, Sekretariat Nasional PPWI mengundang seluruh pengelola dan pemimpin media di seluruh Nusantara untuk menyambut tangan persahabatan ini. Ini adalah saatnya media Anda mendapatkan penghormatan yang layak di panggung internasional atas dedikasi yang telah diukir selama ini.

Pendaftaran untuk menerima _Letter of Appreciation_ resmi dari Kerajaan Maroko kini telah dibuka. Para pemilik dan pengelola media cukup melengkapi formulir pendaftaran serta melampirkan tautan (link) pemberitaan terkait Maroko yang pernah dipublikasikan. Pendaftaran dibuka hingga 10 Oktober 2026.

Mari abadikan peran dan kontribusi media Anda dalam lembaran sejarah diplomasi dunia. Silakan daftarkan media Anda melalui tautan resmi di sini: Formulir Pendaftaran Penghargaan Media Maroko (https://forms.gle/tcuAqiF9uFkxLZuM6).

Pena Anda telah merangkai kisah persahabatan; kini biarkan dunia menyampaikan rasa terima kasihnya. Kerjasama dan dedikasi pers Indonesia adalah kebanggaan bersama yang patut dirayakan. Untuk komunikasi dan penjelasan lebih lanjut, silahkan hubungi Sekretariat Nasional PPWI, Julian Caisar di nomor kontak/WA: +62 813-7895-7515. (TIM/Red)

Polsek Tebing Tinggi Bekuk Terduga Pencuri Ruko Peralatan Bangunan

0

MERANTI – Pelarian K alias K berakhir di tangan Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi. Pria yang diduga terlibat dalam pencurian sebuah toko peralatan bangunan di Jalan Tebing Tinggi, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti, itu ditangkap polisi setelah penyelidikan mengarah kepada dirinya.

Penangkapan dilakukan Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di Jalan Parit Besar, Kelurahan Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir.

Tim Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Sapta Anwar, S.H., bergerak setelah mengantongi informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. K alias K kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Tebing Tinggi untuk menjalani pemeriksaan serta proses penyidikan.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, pengungkapan kasus bermula dari laporan pencurian yang terjadi di sebuah ruko di Jalan Tebing Tinggi.

“Kasus ini berhasil diungkap setelah personel melakukan penyelidikan terhadap laporan pencurian yang terjadi di sebuah ruko di Jalan Tebing Tinggi,” ujar Gede Adi kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).

Kasus tersebut sebelumnya dilaporkan oleh S, pemilik toko, setelah mendapati pintu belakang rukonya terbuka pada Rabu (19/8/2026) pagi. Saat diperiksa, sejumlah barang di dalam toko telah raib.

Barang yang hilang antara lain empat mesin pompa air merek Sinizu, satu mesin pompa air submersible, satu chainsaw merek Husqvarna 288, serta dua unit handphone. Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp21,5 juta.

Laporan polisi dibuat pada 29 Agustus 2026. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan sejumlah petunjuk, termasuk rekaman CCTV.

Dari rangkaian penyelidikan tersebut, polisi memperoleh titik terang mengenai identitas terduga pelaku hingga akhirnya melakukan penangkapan di wilayah Rangsang Pesisir.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya rekaman CCTV, topi merah bertuliskan TBL, satu unit chainsaw merek Husqvarna 288, serta potongan kawat besi sepanjang sekitar 50 sentimeter.

“Barang bukti yang diamankan menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap perkara tersebut secara terang,” kata Gede Adi.

Setelah diamankan, K alias K langsung dibawa ke Polsek Tebing Tinggi. Penyidik selanjutnya melakukan pemeriksaan untuk mendalami keterlibatan yang bersangkutan dalam kasus tersebut sekaligus menelusuri keberadaan barang-barang lain yang dilaporkan hilang.

K alias K disangkakan melanggar Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Masyarakat yang mengetahui atau menjadi korban tindak kejahatan dapat segera melaporkan kepada kepolisian melalui layanan darurat 110.

( Rilis Humas Polres Meranti ).

DANKODAERAL X CUP U-15 MERIAHKAN HUT KE-81 TNI AL DI JAYAPURA

0

DANKODAERAL X CUP U-15 MERIAHKAN HUT KE-81 TNI AL DI JAYAPURA

Jayapura, 11 September 2026 – Komandan Kodaeral X, Mayor Jenderal TNI (Mar) Sugianto, S.Sos., M.M., M.Tr.Opsla., menghadiri Turnamen Dankodaeral X Cup U-15 Tahun 2026 Hari ke-3 dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Angkatan Laut, bertempat di Lapangan Trisila Kodaeral X, Jayapura, Papua, Kamis (11/9).

Turnamen sepak bola kelompok usia U-15 tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 TNI Angkatan Laut sekaligus menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga. Selain meningkatkan kemampuan dan sportivitas, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarpemain, pelatih, serta masyarakat yang turut menyaksikan jalannya pertandingan.

Pada pertandingan pertama, GSI Kota Jayapura berhasil meraih kemenangan atas Beach Star Hamadi dengan skor 1–0. Sementara itu, pertandingan kedua mempertemukan Tunas Muda Hamadi dengan SMPN 9 FC, yang berakhir dengan skor 6–2 untuk kemenangan Tunas Muda Hamadi.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodaeral X, Mayor Jenderal TNI (Mar) Sugianto, S.Sos., M.M., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa turnamen sepak bola U-15 bukan semata-mata tentang mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun karakter dan menjaring potensi atlet muda Papua.

“Junjung tinggi sportivitas, bermain dengan penuh semangat dan tetap menjaga persaudaraan. Menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi yang terpenting adalah bagaimana adik-adik dapat belajar disiplin, bekerja sama, dan menghargai lawan,” pesan Komandan Kodaeral X.

Lebih lanjut, Komandan Kodaeral X berharap Turnamen Dankodaeral X Cup U-15 dapat memberikan pengalaman berharga bagi para peserta serta menjadi langkah awal dalam mengembangkan potensi sepak bola generasi muda di Papua.

Penyelenggaraan turnamen ini sekaligus menjadi bagian dari semangat HUT ke-81 TNI Angkatan Laut untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pembinaan generasi muda melalui olahraga.

Operasi Razia Narkoba di Talang Donok: Pelaku Berhasil Kabur, 40 Paket Diduga Sabu & 3 Sepeda Motor Disita.

0

Warta.in-Lebong, Bengkulu.

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lebong melakukan penggerebekan terkait dugaan peredaran narkotika di Desa Talang Donok, Kecamatan Topos, pada Selasa dini hari (8/9/2026). Meskipun para pelaku berhasil kabur sebelum ditangkap, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 40 paket diduga sabu dan tiga unit sepeda motor,Jum’at (11/9/26).

Penggerebekan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkoba di wilayah tersebut. Setelah tim melakukan pengintaian, operasi pun segera dilaksanakan. Namun saat petugas mendekati lokasi rumah sasaran, terdengar suara orang melarikan diri ke arah bagian belakang bangunan. Tim yang didampingi Penjabat Kepala Desa beserta suaminya segera melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil lolos.

Kasat Reserse Narkoba Polres Lebong, Iptu Nur Huda, menjelaskan bahwa dari lokasi tersebut berhasil disita barang bukti berupa 40 paket diduga sabu — terdiri dari 39 paket ukuran kecil dan satu paket berukuran sedang — serta tiga unit sepeda motor yang diduga milik para pelaku.

“Karena target operasi berhasil melarikan diri, Pj Kades Talang Donok beserta suaminya dan empat warga yang berada di lokasi dimintai keterangan di Polsek Rimbo Pengadang selaku saksi peristiwa,” ujar Nur Huda.

Berdasarkan keterangan para saksi, diperkirakan terdapat empat orang yang berada di dalam rumah tersebut saat digerebek, namun semuanya sudah lebih dulu melarikan diri. Hingga saat ini, identitas para pelaku sudah diketahui dan pihak kepolisian terus melakukan pengejaran.

Isu Uang Rp,60 Juta Diluruskan: Tidak Benar, Tidak Ada Transaksi.

Di tengah beredarnya informasi terkait dugaan penyerahan uang damai sebesar Rp,60 juta yang dikaitkan dengan warga yang dimintai keterangan, Kasat Resnarkoba memberikan penjelasan sekaligus meluruskan kabar tersebut.

Nur Huda menjelaskan bahwa karena Pj Kades Talang Donok adalah perempuan, maka suaminya, Ahmad Tanto, diminta hadir untuk menyaksikan jalannya penggerebekan bersama empat warga sekitar yang dijadikan saksi. Keempat warga tersebut berstatus saksi, bukan tersangka, dan setelah keterangan diambil, semuanya diperbolehkan pulang.

“Perlu diluruskan: keempat orang ini adalah saksi, bukan pihak yang diamankan. Terkait isu uang Rp60 juta, saya pastikan informasi itu tidak benar. Silakan konfirmasi langsung kepada keluarga saksi dan Pak Tanto,” tegasnya.

Ahmad Tanto pun memberikan klarifikasi terkait hal tersebut. Ia membenarkan adanya penggerebekan dan dirinya beserta warga dimintai keterangan, namun membantah tegas soal adanya penyerahan uang.

“Saya beserta keluarga dan warga lainnya tidak pernah memberikan uang seperti yang beredar. Kami siap dikonfirmasi kapan saja, dan saat ini kami juga turut membantu mencari keberadaan pelaku,” Jelas Ahmad Tanto (Suami dari Pjs Kades).

Pernyataan senada disampaikan Opan Jaya, kakak kandung salah satu saksi, bersama keluarga lainnya. Mereka menegaskan tidak ada sepeser pun uang yang diserahkan, baik kepada Ahmad Tanto maupun kepada pihak kepolisian.

“Kami tidak ada pemberian uang sepeser pun, baik kepada suami Pj Kades maupun kepada pihak Polri,” tegas Opan Jaya.

Pihak kepolisian menegaskan tetap berkomitmen penuh untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Lebong, dan operasi pengejaran terhadap para pelaku yang melarikan diri masih terus dilakukan.

(Tim Redaksi).

*Model Ideal Diplomasi Tetangga: Hubungan Maroko-Spanyol dan Penguatan Stabilitas Geopolitik Global*

0

*Model Ideal Diplomasi Tetangga: Hubungan Maroko-Spanyol dan Penguatan Stabilitas Geopolitik Global*

Rabat – Dinamika hubungan internasional di kawasan Laut Tengah kembali menunjukkan preseden penting bagi perdamaian dunia. Kementerian Luar Negeri, Kerjasama Afrika, dan Warga Maroko di Luar Negeri memberikan penegasan komprehensif mengenai perkembangan terbaru hubungan bilateral antara Kerajaan Maroko dan Kerajaan Spanyol. Dalam pernyataan resminya, Maroko menegaskan komitmennya untuk terus membina hubungan berbasis kesetaraan, saling percaya, pemahaman politik, serta kemitraan strategis di bidang ekonomi dan keamanan.

Sikap kedaulatan Maroko ini mencapai puncaknya sejak dilakukannya Deklarasi Bersama pada 7 April 2022, pascapertemuan bersejarah antara pimpinan tertinggi Maroko, Yang Mulia King Mohammed VI dan Perdana Menteri Spanyol, H.E. Pedro Sanchez. Deklarasi ini membuka babak baru hubungan kedua negara yang bertumpu pada dialog berkelanjutan, kemitraan saling menguntungkan, serta penghormatan atas kedaulatan masing-masing.

Pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Maroko yang dikeluarkan pada Kamis, 10 September 2026, menekankan hal penting bahwa berkat pendekatan yang proaktif dan tenang, kedua negara mampu mengidentifikasi perbedaan tanpa terjebak dalam upaya menciptakan fakta sepihak (fait accompli). Capaian nyata terlihat jelas di sektor ekonomi, di mana Spanyol menjadi mitra ekonomi utama Maroko, sementara Maroko berdiri sebagai mitra dagang terbesar kedua bagi Spanyol di luar kawasan Uni Eropa. Di bidang keamanan, kolaborasi erat kedua negara telah berhasil membongkar berbagai jaringan terorisme dan kejahatan lintas negara, meminimalisasi potensi ancaman keamanan di kawasan Semenanjung Iberia dan Afrika Utara.

Terkait isu migrasi dan insiden yang terjadi pada Juli 2026 lalu, Maroko menegaskan perlunya investigasi menyeluruh untuk mengungkap fakta secara objektif. Pemerintah Maroko menyesalkan adanya narasi kaku dari segelintir lingkaran politik dan media di Spanyol yang memanfaatkan isu Maroko demi kepentingan politik domestik dan kontestasi pemilu.

Maroko secara tegas menolak dijadikan komoditas politik (political pawn) maupun kambing hitam dalam perselisihan internal negara tetangganya. Kementerian Luar Negeri Maroko mengingatkan bahwa kedekatan geografis adalah realitas yang abadi yang tidak mungkin diubah. Keberanian serta visi para pemimpin politiklah yang mampu mengubah geografi tersebut menjadi aset masa depan, bukan justru membutakan strategi diplomasi yang berujung pada kecurigaan kronis.

Perkembangan diplomasi di kawasan Afrika Utara dewasa ini mendapat sambutan hangat dari Indonesia. Wilson Lalengke, Presiden Indonesia-Sahara-Morocco Brotherhood (Persisma), menyampaikan rasa sukacita dan apresiasi yang mendalam atas kemajuan hubungan Maroko-Spanyol dalam mengatasi berbagai tantangan bersama.

Wartawan senior Indonesia ini menilai bahwa dinamika hubungan Maroko dan Spanyol merupakan contoh teladan (role model) yang sangat luar biasa bagi dunia internasional dalam menyelesaikan sengketa kawasan, isu perbatasan, maupun dinamika migrasi antarnegara.

“Persisma merasa bangga dan bersyukur melihat bagaimana Kerajaan Maroko di bawah kepemimpinan King Mohammed VI mengedepankan kebijaksanaan, transparansi, dan ketegangan diplomatik yang elegan. Model kemitraan Maroko-Spanyol ini membuktikan bahwa perbedaan tidak harus berujung pada konflik, melainkan dapat diselesaikan melalui dialog yang jujur, saling menghormati, dan pragmatisme yang berorientasi pada kesejahteraan bersama,” ujar Wilson Lalengke dari Jakarta, Jumat, 11 September 2026.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketum PPWI itu menambahkan bahwa sikap Maroko yang menolak dijadikan alat politik domestik oleh pihak luar menunjukkan kematangan bernegara yang patut dicontoh oleh negara-negara lain di dunia, terutama dalam mengelola kawasan perbatasan yang rentan benturan geopolitik.

Pendekatan diplomasi yang ditunjukkan oleh Maroko dan Spanyol sejalan dengan pandangan para pemikir besar dunia mengenai hubungan antarnegara dan etika ketetanggaan. Filsuf Jerman abad ke-18, Immanuel Kant (1724-1804), dalam karyanya _Toward Perpetual Peace_ (Menuju Perdamaian Abadi), menekankan prinsip _Hospitality_ (Keramahan Universal) dan pentingnya hukum antarnegara yang saling mengikat demi mencegah permusuhan permanen.

Kant menyatakan bahwa kedekatan geografis memaksa manusia dan bangsa-bangsa untuk saling berdampingan secara damai. Keberhasilan Maroko dan Spanyol mengelola perbatasan Laut Tengah menunjukkan penerapan konkret dari filosofi Kantian ini, di mana batas wilayah tidak dijadikan tembok pemisah, melainkan jembatan kerja sama.

Sementara itu, dalam filsafat hubungan internasional yang berakar pada pemikiran Realisme Etis (_Ethical Realism_), seperti yang dicetuskan oleh Reinhold Niebuhr (1892-1971), diplomasi yang efektif menuntut kejujuran intelektual dan kemampuan untuk melihat kepentingan bersama di atas ego politik jangka pendek. Ketika sebuah negara mampu menundukkan retorika populisme demi menjaga stabilitas kawasan, hal tersebut merupakan cerminan dari akal sehat (_common sense_) dan keberanian politik yang tertinggi.

Langkah strategis Kerajaan Maroko dalam mempertahankan dialog yang tenang dan objektif bersama Spanyol mempertegas posisinya sebagai pilar stabilitas di kawasan Mediterania. Keberhasilan model diplomasi ini memberikan harapan baru bahwa dinamika geopolitik global dapat dikelola secara bermartabat, damai, dan saling menguntungkan. (TIM/Red)

Kapolda NTB Turun Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Gili Trawangan

0

Kapolda NTB Turun Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Gili Trawangan

Warta.in
Mataram, NTB – Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan kembali diwujudkan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda NTB, turun langsung ke Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kabupaten Lombok Utara, untuk memimpin pendistribusian air bersih bagi masyarakat, Kamis (10/09/2026).

Sebanyak 15 ribu liter air bersih disalurkan kepada warga yang dalam beberapa hari terakhir mengalami kesulitan mendapatkan air akibat dampak kekeringan.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari rangkaian koordinasi yang sebelumnya dilakukan Polda NTB bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan sejumlah stakeholder terkait. Koordinasi itu membahas langkah penanganan kondisi kekeringan sekaligus memastikan kebutuhan air bersih masyarakat di Gili Trawangan tetap terpenuhi.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan, sebelumnya Polda NTB telah menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan stakeholder terkait untuk membahas dampak kekeringan di Desa Gili Indah, khususnya kondisi masyarakat Gili Trawangan yang kesulitan memperoleh air bersih.

Tidak berhenti pada koordinasi dengan pemerintah daerah, Polda NTB kemudian melanjutkan langkah tersebut dengan berkoordinasi bersama perusahaan yang menangani pasokan air bersih bagi masyarakat Gili Trawangan.

Dari hasil koordinasi tersebut, PT TCN menyatakan kesediaannya untuk kembali mengoperasikan pasokan air bersih bagi masyarakat. Langkah itu dilakukan berdasarkan hasil rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Pemerintah Provinsi NTB, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK).

“Hari ini Kapolda turun langsung melakukan pendistribusian air bersih bagi warga di Gili Trawangan. Hal ini sebagai tindak lanjut dari hasil koordinasi yang dilakukan Polda NTB sebelumnya, sambil menunggu kesiapan perusahaan yang mengelola pasokan air bersih di wilayah tersebut beroperasi kembali,” ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Menurutnya, pendistribusian air bersih tersebut bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga bagian dari upaya Polri memberikan pelayanan nyata kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

“Beberapa hari terakhir masyarakat di beberapa wilayah Gili Trawangan sulit mendapatkan air bersih. Untuk menjaga agar kamtibmas tidak terganggu, Polda NTB melakukan pendistribusian 15 ribu liter air bersih. Selain pendistribusian air bersih, berbagai koordinasi juga terus dilakukan Polda NTB sebagai langkah penanganan kekeringan di wilayah tersebut,” jelasnya.

Kehadiran langsung Kapolda NTB di tengah masyarakat menjadi pesan bahwa persoalan kebutuhan dasar warga mendapat perhatian serius. Di tengah kondisi sulit akibat kekeringan, Polri tidak hanya hadir melalui aspek keamanan, tetapi juga memberikan bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kombes Pol. Kholid berharap langkah tersebut dapat memberikan dampak positif dan meringankan beban masyarakat Gili Trawangan yang sedang menghadapi kesulitan air bersih.

“Kehadiran Polri di masa sulit seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ini juga membuktikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah,” pungkasnya.(sr/hpntb)