Beranda blog Halaman 50

Perkuat Gerakan Sosial dan Keagamaan, DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya Gandeng Rumah Zakat

0

warta.in Bekasi ◊ Jum’at 11 September 2026

*KOTA BEKASI* — Pengurus DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Rumah Zakat Bekasi Raya di Sekretariat Rumah Zakat, Jalan Pahlawan, Duren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jumat (11/9/2026).

Audiensi tersebut dihadiri Ketua DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya, Muhammad Dirham bersama Sekretaris Jim Kuncoro, didampingi Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H.

Pertemuan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergitas antara DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya dengan Rumah Zakat Bekasi Raya, khususnya dalam pelaksanaan berbagai program sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DKM Al Qolam, Muhammad Dirham, memaparkan sejumlah program dan rencana kegiatan DKM, baik di bidang keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.

“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus membangun sinergitas dengan Rumah Zakat. DKM Al Qolam memiliki sejumlah program kegiatan sosial dan keagamaan yang ke depan tentunya membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Dirham.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., mengapresiasi terbangunnya komunikasi antara DKM Al Qolam dengan Rumah Zakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kegiatan sosial dan keagamaan yang selama ini dikembangkan di lingkungan PWI Bekasi Raya dan masyarakat sekitar.

“Kami berharap pertemuan ini tidak berhenti sebatas silaturahmi. Ada sinergitas yang dapat dibangun melalui program-program konkret dan berkelanjutan, terutama kegiatan sosial, keagamaan dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan,” kata Ade.

Menurut Ade, keberadaan DKM Al Qolam tidak hanya diharapkan menjadi wadah kegiatan ibadah, tetapi juga dapat mengambil peran sosial di tengah masyarakat.

“Masjid atau musholla memiliki fungsi yang luas. Selain sebagai tempat ibadah, juga dapat menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan dan kepedulian terhadap sesama. Karena itu, kami mendukung DKM Al Qolam membangun jejaring dan bersinergi dengan lembaga-lembaga yang memiliki visi sosial dan kemanusiaan,” tambahnya.

Sementara itu, Branch Manager Rumah Zakat Bekasi, Ahmad Sadam Bustomi, menyambut baik kehadiran Pengurus DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya. Rumah Zakat menyatakan kesiapan untuk membangun sinergi dalam berbagai kegiatan yang memungkinkan untuk dikolaborasikan.

“Rumah Zakat sangat menyambut baik tujuan kolaborasi ini. Semoga menjadi awal agar syiar dan informasi tentang berbagai program kebaikan kita dapat semakin luas sampai kepada masyarakat,” ungkap Sadam.

Dalam audiensi tersebut, Rumah Zakat juga menyosialisasikan Infak.id, sebagai platform yang dapat digunakan untuk mendukung pengelolaan dan gerakan kebaikan berbasis digital.

Melalui pertemuan tersebut, DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya dan Rumah Zakat Bekasi Raya berharap komunikasi yang telah terbangun dapat ditindaklanjuti dengan sinergi dan program nyata di bidang sosial maupun keagamaan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.

(Alpin A.S)

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

0

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Warta.in
Mataram,NTB – Setelah resmi menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rapat paripurna pertama tentang nota keuangan dan perubahan rancangan peraturan daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 menyerahkan dokumen penjelasan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB di ruang sidang DPRD kantor Gubernur, Jumat (11/09/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal atau Miq Iqbal, dalam penjelasannya yang dibacakan Sekretaris Daerah, Abul Chair menyampaikan, berbagai dinamika dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah menuntut perubahan kebijakan anggaran yang dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi fiskal daerah, sekaligus memastikan program pembangunan tetap berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Di tengah berbagai tantangan fiskal, kita dituntut untuk semakin bijak dalam mengelola keuangan daerah. Setiap kebijakan anggaran harus diarahkan pada program-program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung prioritas pembangunan daerah,” jelas Sekda.

Dalam postur rancangan APBD Tahun Anggaran 2026, pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp5,68 triliun lebih atau mengalami kenaikan sebesar 1,08 persen dibandingkan APBD Murni Tahun Anggaran 2026 yang sebelumnya sebesar Rp5,62 triliun lebih.

Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp6,52 triliun lebih atau bertambah sekitar Rp319 miliar lebih dibandingkan APBD Murni Tahun Anggaran 2026.

Adapun dalam rancangan perubahan tersebut terdapat defisit anggaran sebesar Rp399 miliar lebih yang akan ditutup melalui pembiayaan netto bersumber dari penerimaan pembiayaan, termasuk Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), serta pengeluaran pembiayaan untuk pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo.

Pemprov menegaskan, kebijakan anggaran harus dikelola secara transparan, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan daerah.

“Perubahan ini untuk tujuan bersama dalam akselerasi pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan dan pengembangan destinasi wisata berkualitas berkelanjutan”, tambahnya.

Saat ini, lanjutnya pembenahan tata kelola pemerintahan dalam mitigasi korupsi akibat kelemahan sistem dilakukan berbasis risiko. (sr/dkisntb)

Galuh kekeuh sidak disdik Kota,begini penjelasan bagian aset

0

Kota Sukabumi – Keberadaan aset hasil bongkaran dari program revitalisasi 14 Sekolah Dasar (SD) di Kota Sukabumi menjadi sorotan publik dan perbincangan hangat di lingkungan pendidikan. Aset berupa kusen, besi, baja ringan, hingga material lain hasil pembongkaran bangunan sekolah dipertanyakan keberadaan dan pengelolaannya.

Daniel, yang menangani bidang aset pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, menjelaskan bahwa sebagian aset hasil bongkaran telah diamankan dan didata. Ia bahkan memperlihatkan sejumlah material yang telah terkumpul sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

Menurut Daniel, aset yang telah diamankan meliputi kusen, besi tertentu, dan material lainnya. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah aset berupa besi dan baja yang belum seluruhnya diangkut karena masih dalam proses pengambilan dari lokasi revitalisasi sekolah.

“Kami sudah berupaya mengamankan aset pendidikan yang ada. Untuk beberapa material seperti besi dan baja memang masih dalam tahap pengambilan dari lokasi pekerjaan. Karena itu, proses pengamanan aset belum sepenuhnya selesai,” ujarnya.

Daniel menegaskan pihaknya akan terus melakukan penelusuran dan pengawasan terhadap seluruh aset hasil bongkaran agar tidak terjadi penyimpangan.

“Apabila ada informasi atau temuan di lapangan yang berkembang di luar data yang kami miliki, akan terus kami telusuri. Aset yang sudah diamankan juga tetap dijaga,” tambahnya.

Di sisi lain, anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Galuh, menyatakan masih mempertanyakan keberadaan aset berupa besi dan baja hasil bongkaran dari revitalisasi 14 SD tersebut. Menurutnya, pengelolaan aset negara harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya tetap mempertanyakan besi dan baja bekas bongkaran dari 14 SD ini berada di mana. Semua aset daerah harus jelas pencatatan dan keberadaannya,” tegas Galuh.

Politisi Komisi III tersebut juga menyatakan akan melakukan pengawasan langsung terhadap pengelolaan aset pendidikan dengan berkoordinasi dan melakukan inspeksi ke Dinas Pendidikan Kota Sukabumi.

“Saya akan terus mengawasi persoalan ini dan dalam waktu dekat berencana melakukan sidak ke Dinas Pendidikan Kota Sukabumi untuk memastikan pengelolaan aset berjalan sesuai aturan,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, proses pengangkutan dan pendataan sebagian aset hasil bongkaran revitalisasi sekolah masih berlangsung. DPRD meminta Dinas Pendidikan memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik guna menghindari munculnya spekulasi serta memastikan seluruh aset daerah tercatat dan dikelola sesuai ketentuan yang berlaku.(Alfi yonimar)

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

0

Warta In

“Tanjung Enim,muara enim,11 September 2026,” PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, terus memperkuat budaya inovasi dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan perusahaan melalui Continuous Improvement Project (CIP) Award 2026.

CIP Award merupakan program apresiasi sekaligus kompetisi yang memberikan penghargaan atas implementasi Continuous Improvement Project (CIP) terbaik dari berbagai divisi. Proyek yang telah dilaksanakan selama periode 2025 tersebut dinilai melalui proses yang komprehensif dan terstandarisasi untuk mengidentifikasi inisiatif yang memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan.

Ajang ini sekaligus menjadi wadah bagi insan Bukit Asam untuk meningkatkan kualitas eksekusi proyek, mengembangkan gagasan inovatif, serta mengasah kemampuan dalam menyampaikan hasil melalui storytelling. Berbagai praktik unggulan yang dihasilkan juga diharapkan dapat dibagikan dan direplikasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh unit kerja lainnya.

Corporate Secretary Division Head PTBA Eko Prayitno mengatakan, kemampuan untuk terus beradaptasi dan menyempurnakan proses kerja menjadi bagian penting dalam menghadapi dinamika bisnis.

“Continuous improvement tidak berhenti pada lahirnya sebuah ide, tetapi bagaimana gagasan tersebut diterapkan secara konsisten, menghasilkan dampak nyata, dan dapat dikembangkan lebih lanjut. Karena itu, CIP Award menjadi bentuk apresiasi sekaligus ruang untuk berbagi praktik terbaik yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan,” ujar Eko.

Menurut Eko, keterlibatan seluruh insan perusahaan menjadi kunci dalam membangun lingkungan kerja yang inovatif. Setiap gagasan, baik yang berkaitan dengan operasional maupun proses bisnis, memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi solusi yang lebih efektif.

“Semangat untuk berinovasi dan menyempurnakan cara kerja perlu hadir dalam keseharian. Semakin banyak gagasan yang dikembangkan, diuji, dan diterapkan, semakin besar pula peluang perusahaan menemukan solusi untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, produktivitas, dan kualitas proses bisnis,” katanya.

Ketua TIBIA, Tegar Resdiansyah, mengatakan ajang tersebut juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk berbagi pengalaman serta pembelajaran dari berbagai inisiatif yang telah dijalankan.

“CIP Award menjadi ruang bagi insan PTBA untuk menunjukkan inisiatif yang telah memberikan dampak sekaligus berbagi pembelajaran dengan rekan-rekan di unit kerja lain. Kami berharap kompetisi ini semakin menumbuhkan semangat untuk menghadirkan solusi dan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan,” ujar Tegar.

Sementara itu, Koordinator CIP Award TIBIA, Dian Lazuardy BA, menjelaskan bahwa proses penilaian mencakup berbagai aspek, tidak hanya hasil akhir proyek. Penilaian dilakukan secara komprehensif dan terstandarisasi agar setiap improvement dapat dievaluasi secara objektif.

“CIP Awards 2026 merupakan ajang apresiasi dan kompetisi atas implementasi continuous improvement (CIP) terbaik dari seluruh divisi sepanjang tahun 2025, dengan penilaian yang komprehensif dan terstandarisasi yang dinilai oleh juri eksternal maupun internal. Kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas inovasi, eksekusi, storytelling, praktik terbaik (best practice), sekaligus membangun budaya continuous improvement dan kompetisi yang sehat di lingkungan perusahaan,” ujar Dian Lazuardy.

PTBA berharap, pelaksanaan CIP Award 2026 semakin memperkuat kebiasaan untuk mencari cara kerja yang lebih efektif dan menghasilkan solusi secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan transformasi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, daya saing, dan penciptaan nilai. Ke depan, ruang kolaborasi dan kompetisi yang sehat akan terus dikembangkan agar gagasan-gagasan terbaik dapat tumbuh menjadi praktik yang memberikan manfaat lebih luas bagi perusahaan.

(Zulkifli)

Aman Aman aja Ijin PT next web lengkap kabid perizinan

0

Kota sukabumi, steatmean kabid perizinan perihal PT next web ini penambalan Daya atau mengupdate tower tersebut bahwa dengan pihak binamarga langsung Di konfirmasi Oleh kabid perizinan Kota sukabumi.

Dalam hal ini ijinnya lengkap tidak Ada permasalahan terkait ,masalah signal Di tower indosat ini Karna sudah berizin Dan ini mengupgrade signal Saja.,ucap kabid perizinan Kota sukabumi

Kabid perizinan Kota sukabumi sudah sangat maksimal Dalam tingkat pengawasan Dan hal ini ,tidak Ada masalah apalagi ijinnya lengkap Kami sudah mengecek semuanya Dan Aman Aman Saja.,tandasnya

Hasil Uji BPOM, Ayam Dimasak Bumbu Kuning Penyebab Keracunan MBG di Tana Toraja

0

TANA TORAJA – Hasil uji sampel makanan dari dapur MBG di SPPG Batupapan 1 yang akibatkan para siswa keracunan di Makake kabupaten Tana Toraja ditemukan positif mengandung bakteri Escherichia Coli pada lauk ayam yang dimasak bumbu kuning, Jumat (11/9/2026).

Hasil uji sampel tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja, Yosefina yang dikonfirmasi via WhatsApp pada hari ini Jumat (11/9/2026).

Yosefina menjelaskan bahwa hasil uji tersebut berdasarkan surat Kepala BPOM di Makassar No.T-PW.04.08.50B.09.26.756 tanggal 9 September 2026 Perihal Penyampaian Laporan Hasil Uji Sampel Keracunan Pangan yang ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja.

Laporan Hasil Pengujian Sampel KLB keracunan Pangan SMP 1 , SMP 2 dan SDN 5, SDN 9 didapatkan hasil uji sampel cemaran Mikrobiologi dan Uji Cemaran Kimiawi.

“Berdasarkan hasil uji BPOM di Makassar bahwa pada Nasi putih, Tempe Mendoan, Sayur tumis jagung + Wortel + Labu Siam, Ikan Nila, dengan parameter uji yakni E- Coli, Angka Staphylococcus areus, Salmonella, Methanil Yellow, Sianida dan Nitrit, hasil uji Negatif ( Memenuhi syarat ),” jelas Yosefina

Sementara pada sampel ayam masak bumbu kuning, yang dikonsumsi SMP dan SD, kata Yosefina, ditemukan positif mengandung bakteri Escherichia Coli.

“Pada sampel ayam bumbu kuning yang dikonsumsi SMP, hasil ujinya positif mengandung bakteri Escherichia Coli 5,7 x 10³ CFU/g. Kemudian pada sampel ayam yang dikonsumsi SD, Positif mengandung bakteri Escherichia Coli 5,3 x 10³ CFU/g,” beber Yosefina.

Kemudian pada makanan buah Irisan Melon, melalui uji cemaran mikrobiologi/bakteri hasilnya negatif, dan uji cemaran kimiawi Sianida hasilnya juga Negatif, lalu Nitrit hasil uji positif dalam kadar yang kecil.

Dari semua bagian makanan yang dikonsumsi siswa SMP dan SD tersebut, kata Yosefina bahwa berdasarkan hasil ujinya, yang dapat menyebabkan gejala keracunan makanan yang dikonsumsi seperti gejala diare, mual, muntah, dan sakit perut

“Adanya cemaran mikrobiologi/ bakteri Escherichia Coli pada sampel yang diuji (ayam masak bumbu kuning), ini yang dapat menyebabkan salah satu gejala keracunan makanan yang dikonsumsi seperti diare, mual, muntah dan sakit perut,” sebut Yosefina.

*POLRES MUKOMUKO RESMIKAN BEDAH RUMAH DAN SALURKAN SANTUNAN ANAK YATIM DI LUBUK PINANG*

0

*POLRES MUKOMUKO RESMIKAN BEDAH RUMAH DAN SALURKAN SANTUNAN ANAK YATIM DI LUBUK PINANG, WUJUD KEPEDULIAN NYATA POLRI DI TENGAH MASYARAKAT*

MUKOMUKO, 11 SEPTEMBER 2026 — Wujud kepedulian dan kehadiran nyata Kepolisian Republik Indonesia di tengah masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Mukomuko melalui kegiatan sosial yang penuh makna, berupa peresmian program bedah rumah serta penyerahan santunan kepada anak-anak yatim di wilayah hukum Polsek Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko.

Kegiatan yang sarat akan kebaikan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 10 September 2026, bertepatan sekitar pukul 09.30 WIB hingga selesai, bertempat di Desa Sumber Makmur SP.8, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko. Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Mukomuko, Wakapolres Mukomuko beserta Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Mukomuko, para pejabat utama Polres Mukomuko, Kapolsek Lubuk Pinang, Kepala Desa Sumber Makmur, serta masyarakat luas dan anak-anak yatim di lingkungan setempat.

Peresmian rumah yang telah direnovasi melalui program bedah rumah tersebut menjadi salah satu bukti nyata kepedulian Polres Mukomuko dalam meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menghadirkan harapan dan kenyamanan baru bagi keluarga penerima manfaat. Melalui kegiatan ini, Polri berupaya menghadirkan dampak positif secara langsung di tengah masyarakat, mendorong terciptanya hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman sebagai tempat berlindung dan tumbuh berkembang.

Selain peresmian bedah rumah, kegiatan yang penuh kehangatan tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim di Desa Sumber Makmur. Pemberian santunan ini bukan sekadar bantuan materi semata, melainkan bentuk perhatian tulus dan kepedulian mendalam dari keluarga besar Polres Mukomuko kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan, kasih sayang, serta harapan agar mereka tetap tumbuh dengan semangat, berilmu, dan kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., dalam amanatnya menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen Polres Mukomuko untuk senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat. Kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum, tetapi juga melalui langkah-langkah nyata yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.

“Polri harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, mendengarkan kebutuhan yang dirasakan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Kegiatan bedah rumah dan penyerahan santunan kepada anak yatim ini adalah wujud kepedulian tulus sekaligus bukti nyata kehadiran Polres Mukomuko untuk masyarakat, bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli dan berbagi,” tegas Kapolres Mukomuko dengan nada yang tulus dan berwibawa.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian yang sangat penting dalam membangun jembatan kasih sayang dan kepercayaan antara Polri dengan masyarakat. Sinergi yang erat, kebersamaan yang tulus, serta semangat gotong royong yang terjalin diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, sehingga tercipta kemitraan yang kokoh, harmonis, dan saling mendukung dalam menjaga serta membangun wilayah bersama.

Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban, kehangatan, dan disambut dengan rasa syukur serta kegembiraan oleh masyarakat Desa Sumber Makmur. Kehadiran jajaran pimpinan Polres Mukomuko bersama seluruh elemen masyarakat pada momentum ini juga menjadi pengingat dan penguat semangat gotong royong, kepedulian terhadap sesama, serta nilai-nilai kemanusiaan yang luhur untuk terus dijaga dan dikembangkan.

Melalui kegiatan ini, Polres Mukomuko kembali menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan dan ketertiban semata, tetapi juga menghadirkan kemanfaatan sosial, kepedulian, dan kehadiran yang bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah hukum Polres Mukomuko. Semoga langkah kecil ini menumbuhkan kebaikan yang lebih besar dan bermanfaat bagi banyak orang.

(Tim Redaksi / Polres Mukomuko)

PWI Bekasi Raya Serukan Doa untuk Lima Jurnalis: Solidaritas Tak Berhenti di Ruang Redaksi

0

warta.in Bekasi ◊ Jum’at, 11 September 2026

BEKASI – Solidaritas insan pers tidak mengenal sekat organisasi maupun perusahaan media. Ketika keselamatan rekan seprofesi dipertaruhkan, para jurnalis kembali berdiri dalam satu barisan.

Semangat itulah yang mengemuka dalam doa bersama untuk lima jurnalis yang hingga kini masih dalam proses pencarian. Tidak hanya anggota PWI Bekasi Raya, doa dan dukungan turut datang dari para jurnalis lintas media dan organisasi di wilayah Bekasi Raya.

Doa bersama dipimpin Ustadz Hendra Raharja dari Majelis Jangkar Samudra Ujung Harapan Bekasi, sebagai bentuk ikhtiar dan solidaritas kemanusiaan bagi keselamatan kelima jurnalis tersebut.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., mengajak seluruh insan pers dan masyarakat untuk bersama-sama mengetuk pintu langit, memohon agar kelima jurnalis diberikan perlindungan dan keselamatan.

“Semoga mereka selalu dalam lindungan Allah SWT, diberikan keselamatan, dimudahkan seluruh proses pencariannya, dan segera ditemukan dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Ade.

Lima jurnalis yang menjadi perhatian dalam aksi solidaritas tersebut yakni Muhammad Bagus Khoirunas dari Pewarta Foto Antara, Arie Basuki dari Pewarta Foto Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari Pewarta Foto iNews, Daus dari Anadolu Agency, serta Donal, jurnalis freelance.

Menurut Ade, keselamatan jurnalis bukan semata-mata persoalan organisasi profesi ataupun perusahaan media tempat mereka bekerja. Lebih dari itu, persoalan tersebut merupakan panggilan kemanusiaan bagi seluruh insan pers.

Di balik setiap berita terdapat manusia yang bekerja di lapangan. Mereka membawa kamera, alat perekam, dan catatan untuk menyampaikan informasi kepada publik, sekaligus menghadapi berbagai risiko dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Teman-teman jurnalis Bekasi Raya menunjukkan bahwa solidaritas pers masih hidup. Kita boleh berbeda media dan organisasi, tetapi ketika menyangkut keselamatan rekan seprofesi, kita harus bersatu,” tegas Ade.

Ia berharap seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dapat terus melakukan upaya secara maksimal hingga keberadaan kelima jurnalis tersebut dapat segera diketahui.

Ade juga mengajak anggota PWI Bekasi Raya, komunitas pers, organisasi wartawan, perusahaan media, serta seluruh jejaring jurnalis untuk terus memberikan dukungan moral dan doa kepada keluarga yang sedang menantikan kabar.

Kamera boleh berbeda. Logo media boleh berbeda. Kartu pers boleh berbeda. Tetapi ketika keselamatan seorang jurnalis dipertaruhkan, kemanusiaan menyatukan semuanya.

Solidaritas pers bukan hanya hadir ketika sebuah berita menjadi perhatian publik. Solidaritas justru menemukan maknanya ketika seorang kawan berada dalam keadaan yang paling membutuhkan dukungan.

Hari ini, doa menjadi salah satu ikhtiar untuk menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri.

Lima jurnalis. Lima keluarga yang menunggu kabar. Dan ribuan doa tertuju pada satu harapan: mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat.

“Pulanglah dengan selamat. Kawan-kawan jurnalis Bekasi Raya menunggu.”

(Alpin A.S)

Roelia Aulia Sapoetri Sabet Medali Emas, Harumkan Nama Purwakarta di Sribaduga Championship 2026

0

Warta.in, Purwakarta — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Kabupaten Purwakarta. Roelia Aulia Sapoetri, siswi SMP Negeri 3 Purwakarta, berhasil menyabet medali emas pada kategori Gala Tunggal Putri Kelas 45 kilogram dalam ajang Kejuaraan Terbuka Jawa Barat Purwakarta Sribaduga Championship 2026.

Kejuaraan tersebut berlangsung di GOR Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, Jumat (11/9/2026). Dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh tekanan, Roelia mampu menunjukkan mental bertanding yang kuat hingga akhirnya menundukkan atlet asal Kabupaten Karawang dengan skor tipis 5–4.

Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa atlet muda Purwakarta memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat regional. Bukan hanya soal kemampuan teknis, keberhasilan Roelia juga menunjukkan pentingnya keberanian, konsentrasi, disiplin, dan mental pantang menyerah di tengah ketatnya persaingan.

Medali emas ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, pembina, serta masyarakat Kabupaten Purwakarta. Prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah kemenangan dalam satu kejuaraan, tetapi menjadi pijakan bagi Roelia untuk terus berkembang dan menorehkan prestasi yang lebih tinggi.

Apresiasi juga disampaikan kepada Kang Asep, selaku pendidik sekaligus pelatih dari Perguruan Perisai Diri (PD) Purnawarman, yang selama ini turut memberikan pembinaan, pendampingan, serta motivasi kepada para atlet muda.

“Selamat atas keberhasilan Roelia Aulia Sapoetri meraih medali emas. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, latihan, dan mental bertanding. Semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan kembali mengukir prestasi pada kejuaraan berikutnya,” ungkapnya.

Keberhasilan Roelia menjadi pengingat bahwa prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Di balik sebuah medali, terdapat proses panjang berupa latihan, kedisiplinan, pengorbanan, dukungan orang tua, sekolah, pelatih, serta keberanian untuk menghadapi lawan di arena pertandingan.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar dan generasi muda Purwakarta lainnya untuk berani mengembangkan potensi, berkompetisi secara sehat, serta menjunjung tinggi sportivitas.

Selamat Roelia Aulia Sapoetri. Terus berlatih, terus berjuang, dan terus harumkan nama Kabupaten Purwakarta!

Ditangkap di Toraja Utara Gegara Sabu, AC Ternyata Karyawan di Salah Satu THM Karaoke

0

TORAJA UTARA – Warga asal Luwu berinisial AC yang ditangkap oleh Satnarkoba Polres Toraja Utara pada hari Senin (7/9/2026), ternyata berprofesi sebagai seorang karyawan di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Kecamatan Kesu’, Jumat (11/9/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, juga menyebutkan jika AC itu bekerja sebagai karyawan di THM dan biasa main sebagai DJ

Hal itu juga dibenarkan oleh Pt selaku owner dari THM tempat AC bekerja saat dikonfirmasi langsung via WhatsApp, pada hari Kamis (10/9/2026) malam.

Selain itu, Pt juga menyebutkan jika AC sudah 8 bulan kerja dan masih sebagai karyawan saat ditangkap.

“Iya karyawan ku. Masih kerja di tempat ku itu na di tangkap ki,” kata Pt

Sementara terkait AC sampai terlibat persoalan Narkoba, Pt pun menjelaskan jika dirinya tidak tahu kalau sampai terlibat kasus narkoba begitu.

“Iya pak, jika dia pakai itu barang begitu, itu saya tidak tahu karena saya jarang muncul ke Cafe,” beber Pt.

Namun saat dikonfirmasi lanjut, apakah di tempat usahanya tidak ada lagi karyawan lainnya yang diduga berafiliasi dengan AC, Pt belum berani mengatakan bahkan menjamin ada atau tidak ada begitupun sebaliknya.

“Iyah pak minta maaf di, kalau itu tidak bisa ku pastikan. Nanti ku bilang tidak baru kenyataan tidak seperti yang ku bilang ke kita,” jelasnya

Dan selaku Owner atau pemilik usaha, Pt berharap AC bisa sadar.

“Harapan kami semoga tobat tidak di ulang lagi,” ketusnya