29.5 C
Jakarta
Rabu, Juni 3, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

*Duka Mendalam atas Berpulangnya Aipda Riko Mustika, Anggota Polsek Lubuk Pinang yang Berbakti pada Negeri*

“Duka Mendalam atas Berpulangnya Aipda Riko Mustika, Anggota Polsek Lubuk Pinang yang Berbakti pada Negeri”.

MUKOMUKO, 3 Juni 2026 – Kabar duka cita yang mendalam dan mengguncang hati segenap keluarga besar Kepolisian Resor Mukomuko serta masyarakat luas datang pada sore hari ini, Rabu (3/6/2026). Seorang anggota kepolisian yang dikenal berdedikasi, jujur, dan senantiasa mengabdi dengan sepenuh hati, Aipda Riko Mustika, telah berpulang ke rahmatullah dalam suasana penuh ketidaksengajaan dan kesedihan mendalam, meninggalkan duka yang tak terhingga bagi keluarga, rekan sejawat, dan seluruh warga yang pernah mengenal baik sosok beliau.

Peristiwa berpulangnya almarhum bermula sekitar pukul 17.20 WIB, ketika Aipda Riko Mustika ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di sebuah kios pupuk yang berlokasi di Desa Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko. Tempat tersebut merupakan usaha milik Tiwi Utami, dan keberadaan almarhum diketahui pertama kali oleh adik ipar beliau yang tiba di lokasi kejadian, lalu mendapati kondisi almarhum sudah tidak lagi berdaya dan tak menunjukkan tanda-tanda kesadaran sedikit pun. Melihat keadaan yang sangat mengkhawatirkan tersebut, upaya pertolongan segera dilakukan dengan sigap, dan almarhum pun langsung dilarikan menuju Puskesmas Lubuk Pinang guna mendapatkan penanganan medis secepat mungkin dan harapan agar nyawa beliau masih dapat diselamatkan.

Kepala Kepolisian Sektor Lubuk Pinang, melalui keterangan resmi yang disampaikan oleh Bripka Panca Rudini yang tiba di lokasi penanganan medis tepat sekitar pukul 17.45 WIB, membenarkan sepenuhnya peristiwa yang penuh kesedihan ini. Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan oleh dokter jaga yang bertugas di Puskesmas Lubuk Pinang, dr. Ibnu, setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dan upaya pertolongan maksimal, dipastikan bahwa Aipda Riko Mustika telah menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 17.40 WIB, tak lama setelah tiba di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut. Seluruh upaya medis telah dilakukan sekuat tenaga dan dengan sepenuh keahlian, namun takdir Tuhan telah berkata lain, dan jiwa yang baik itu pun berpulang dengan damai.

“Berdasarkan pemeriksaan awal yang telah dilakukan oleh tim medis, diduga kuat almarhum mengalami kondisi medis berupa pecah pembuluh darah, yang terjadi secara tiba-tiba dan tanpa gejala yang terlihat jelas sebelumnya. Hingga saat ini, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dan mendalam agar dapat diketahui dengan pasti penyebab yang melatarbelakangi berpulangnya rekan kami yang kami cintai dan kami hormati ini. Kami masih melakukan penelusuran dan mengumpulkan segala keterangan yang diperlukan untuk melengkapi data tersebut,” ungkap Bripka Panca Rudini dengan nada suara yang bergetar dan penuh kesedihan, mewakili seluruh perasaan duka yang melanda jajaran kepolisian setempat.

Sepanjang masa pengabdiannya di lingkungan Kepolisian Resor Mukomuko, khususnya sebagai bagian dari keluarga besar Polsek Lubuk Pinang, sosok Aipda Riko Mustika dikenal sebagai seorang anggota kepolisian yang patuh pada aturan, tegas dalam menjalankan tugas, namun senantiasa lembut dan santun dalam bergaul dengan siapa saja, baik dengan rekan sesama anggota kepolisian maupun dengan seluruh lapisan masyarakat yang menjadi tanggung jawab pelayanannya. Beliau adalah contoh nyata dari pengabdian tulus seorang abdi negara, yang selalu menempatkan kepentingan umum, keamanan, dan kenyamanan masyarakat di atas kepentingan pribadi, serta senantiasa hadir menjadi pelindung dan pengayom di tengah warga Desa Ranah Karya dan sekitarnya. Kehadiran beliau selama ini telah memberikan rasa aman, damai, dan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat terhadap institusi kepolisian, dan jejak kebaikan yang telah beliau tinggalkan akan terus hidup dan terkenang selamanya di hati setiap orang yang pernah berinteraksi dan bekerja sama dengan beliau.

Saat ini, jenazah almarhum Aipda Riko Mustika telah dibawa dan disemayamkan di kediaman keluarga sebagai rumah duka, guna diberikan penghormatan terakhir, didoakan, dan disaksikan kepergiannya oleh keluarga tercinta, kerabat dekat, tetangga, serta seluruh rekan sejawat yang ingin menyampaikan rasa hormat sekaligus belasungkawa mendalam atas kepergian beliau. Suasana duka yang sangat mendalam begitu terasa menyelimuti kediaman duka, di mana setiap orang yang datang turut merasakan kehilangan besar akan sosok yang baik, rajin, dan penuh tanggung jawab ini.

Pihak Kepolisian Resor Mukomuko, jajaran Polsek Lubuk Pinang, serta seluruh elemen keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia, dengan ini menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya, tulus, dan sepenuh hati atas berpulangnya Aipda Riko Mustika, sosok yang telah memberikan bakti terbaiknya bagi negara dan masyarakat. Kami semua turut bersedih atas kehilangan besar ini, dan memanjatkan doa yang sepenuh jiwa, semoga Allah Yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan rahmat, ampunan, dan karunia-Nya yang luas kepada almarhum, mengampuni segala khilaf dan salah yang pernah terjadi selama masa hidup dan pengabdiannya, serta menempatkan jiwa beliau di tempat yang paling mulia dan indah di sisi-Nya, bersama orang-orang yang beriman dan beramal saleh.

Kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan, kami turut merasakan kesedihan yang mendalam ini, dan berharap agar senantiasa diberikan kekuatan lahir maupun batin, ketabahan hati, serta kesabaran yang tak terhingga dalam menghadapi cobaan berat ini. Kepergian beliau adalah kehilangan besar bagi kita semua, namun kebaikan, keteladanan, dan semangat pengabdian yang telah beliau tunjukkan akan terus menjadi warisan berharga yang senantiasa menginspirasi kami semua untuk melanjutkan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya, seperti apa yang selalu beliau lakukan semasa masih mengemban amanah. Selamat jalan, wahai pahlawan pengayom masyarakat. Pengabdianmu akan selalu dikenang, dan namamu akan terus terukir indah dalam lembaran sejarah pengabdian kepolisian di tanah Mukomuko.

(TIM REDAKSI)

Berita Terkait