Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

• FKS PALI Bergerak: Efran Bawa Agenda Transparansi ke Dewan Pendidikan

Warta.in//PALI -, Aroma perubahan mulai menyengat dari sudut Sekretariat Dewan Pendidikan Kabupaten PALI, Talang Subur, Pendopo, Talang Ubi. Rabu (10/6/2026), suasana hening di kantor itu pecah oleh langkah tegas Efran, jurnalis kawakan yang kini mengemban mandat sebagai Ketua Forum Komite Sekolah (FKS) Kabupaten PALI. Bukan sekadar kunjungan basa-basi, Efran datang dengan satu misi besar: mendobrak dinding ketertinggalan tata kelola pendidikan di Bumi Serepat Serasan.

Langkah ini adalah kelanjutan dari napas panjang perjuangan Efran yang sebelumnya menegaskan bahwa komite sekolah bukan sekadar alat stempel atau legalitas bagi praktik pungutan liar yang membebani wali murid. Bersama restu dari Ketua FKS Provinsi Sumatera Selatan, Suparman Romans, Efran tancap gas melakukan konsolidasi ke Dinas Pendidikan PALI dan kini menyambangi Dewan Pendidikan.

Di hadapan Ketua Dewan Pendidikan PALI, Haris Munandar, dan anggota Dewan Pendidikan PALI, Suwondo, Efran menegaskan posisinya. Ia tidak ingin FKS hanya menjadi hiasan struktural.

“Kami ingin pendidikan di PALI transparan, akuntabel, dan berintegritas. FKS hadir sebagai jembatan komunikasi yang responsif antara sekolah, wali murid, dan pemerintah. Kami tidak akan membiarkan ada intimidasi atau pembungkaman aspirasi wali murid. Prinsip kami jelas: lugas dalam bicara, tegas dalam aksi, dan tuntas dalam solusi. FKS berkomitmen menjadi kanal independen yang memastikan bahwa setiap kebijakan, anggaran, dan program kerja sekolah dapat dipertanyakan, diverifikasi, dan dipertanggungjawabkan kepada publik. Kami ingin menghapus citra bahwa komite hanyalah pelindung praktik pungutan liar. Sebaliknya, kami hadir untuk mengadvokasi hak siswa dan wali murid, memastikan ketersediaan fasilitas yang layak, serta menjembatani sinergi multisektoral agar mutu pendidikan di PALI benar-benar meningkat secara kualitas, bukan hanya di atas kertas,” ujar Efran dengan nada lugas dan tegas dalam audiensi tersebut.

Pernyataan Efran disambut dengan antusiasme tinggi oleh pihak Dewan Pendidikan. Haris Munandar, Ketua Dewan Pendidikan PALI, menekankan pentingnya kehadiran FKS sebagai mitra strategis yang selama ini dinantikan.

“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik kehadiran FKS yang diinisiasi oleh Saudara Efran. Pada prinsipnya, suara masyarakat melalui lembaga seperti FKS harus kita dengar dan libatkan secara aktif dalam setiap pengambilan kebijakan pendidikan. Jangan sampai ada timbul gejolak atau prasangka negatif di masyarakat yang dipicu oleh ketidaktahuan atau kurangnya komunikasi. Kami di Dewan Pendidikan memandang keberadaan forum ini adalah catatan penting bagi kita semua untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang jauh lebih sehat. Terlebih lagi, kami di Dewan Pendidikan sangat menjaga agar tidak ada tumpang tindih kewenangan atau munculnya dokumen-dokumen kebijakan yang tidak terukur dan berisiko menjadi masalah di kemudian hari. Kehadiran FKS diharapkan dapat menutupi celah komunikasi tersebut, sehingga tata kelola komite lebih tertata, transparan, dan benar-benar mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan,” ungkap Haris Munandar secara mendalam.

Senada dengan Haris, anggota Dewan Pendidikan PALI, Suwondo, menambahkan bahwa pengawasan komite memang perlu diperketat untuk menghindari salah tafsir di masyarakat terkait peran komite. “Sinergi ini penting agar tidak ada lagi citra negatif yang melekat pada komite sekolah. Kita harus luruskan bahwa komite adalah mitra sekolah dalam memajukan pendidikan, bukan sekadar penarik iuran,” tegas Suwondo.

Kepala Dinas Pendidikan PALI pun sebelumnya telah memberikan sinyal dukungan penuh atas inisiatif transparansi ini. Sinergi ini diyakini akan menjadi oase bagi iklim pendidikan di PALI, di mana setiap kebijakan sekolah harus mampu dipertanggungjawabkan kepada publik.

Ketua FKS Sumsel, Suparman Romans, yang memberikan mandat kepada Efran, menegaskan kembali bahwa posisi FKS adalah mitra strategis yang independen. “FKS bukan stempel pungutan liar. Efran memiliki kapasitas untuk memastikan komite sekolah bekerja sesuai tupoksinya, melindungi hak siswa, dan menjadi kanal aspirasi wali murid yang konstruktif,” ujarnya.

Dengan langkah berani dan misi yang jelas, Efran kini memikul tanggung jawab besar. Ia tidak hanya membawa nama organisasi, tetapi juga harapan bagi ribuan wali murid di PALI akan pendidikan yang lebih adil dan transparan.

Visi & Misi Efran (Ketua FKS Kabupaten PALI)

Visi: “Mewujudkan FKSS PALI sebagai Lembaga yang Transparan, Aspiratif, dan Akuntabel demi Terciptanya Ekosistem Pendidikan yang Berkualitas dan Berintegritas di Bumi Serepat Serasan.”

Misi:

1. Meningkatkan Transparansi dan Tata Kelola Organisasi: Mengadopsi prinsip kerja jurnalistik dalam pengelolaan forum dengan memastikan setiap kebijakan, anggaran, dan program kerja dapat dipertanyakan, diverifikasi, dan dipertanggungjawabkan kepada publik serta wali murid.

2. Menjadi Jembatan Komunikasi yang Responsif (Check and Balance): Memerankan FKS sebagai kanal aspirasi yang independen antara sekolah, wali murid, dan pemerintah daerah. Memastikan suara wali murid didengar tanpa ada intimidasi atau pembungkaman, serta mencari solusi yang konstruktif bagi kemajuan sekolah.

3. Advokasi Pendidikan dan Perlindungan Hak Siswa/Wali Murid: Melakukan pengawasan ketat terhadap kebijakan sekolah guna mencegah praktik-praktik yang memberatkan wali murid, serta mengadvokasi ketersediaan fasilitas pendidikan yang layak dan merata di seluruh wilayah Kabupaten PALI.

4. Optimalisasi Sinergitas Multisektoral: Membangun jejaring kerja sama dengan sektor swasta, komunitas masyarakat, dan instansi pemerintah guna mendukung peningkatan mutu pendidikan serta kesejahteraan lingkungan sekolah melalui program-program inovatif.

5. Penguatan Literasi dan Edukasi di Lingkungan Sekolah: Mendorong program literasi bagi siswa dan tenaga pendidik sebagai bentuk kontribusi nyata dari latar belakang jurnalisme, guna menciptakan generasi muda PALI yang kritis, cerdas, dan bermartabat.

Ketua Forum Komite Sekolah (FKS) Kabupaten PALI, Efran, melakukan audiensi dengan jajaran Dewan Pendidikan Kabupaten PALI guna memperkuat sinergi tata kelola pendidikan yang transparan dan akuntabel. Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pendidikan PALI, Haris Munandar, Sekretaris, Aris Mutakin, serta anggota Dewan Pendidikan, Suwondo dan Zainul Abidin.

Berita Terkait