Warta.in//PALI, 27 Juli 2026 – Enam tahun lalu, langkah Mesi Saputri (21) untuk menggapai cita-citanya menjadi seorang guru harus terhenti. Hantaman pandemi Covid-19 pada tahun 2020 memaksa perempuan asal Pengabuan, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ini putus sekolah saat baru duduk di kelas 10 SMA. Kehidupan terus berjalan, Mesi kemudian menikah dan fokus mengurus buah hatinya, sementara sang suami bekerja di Palembang sebagai operator alat berat.

Meski demikian, asa untuk kembali belajar tidak pernah padam dalam doa Mesi. Harapan yang sempat mati itu kini bangkit kembali berkat program Sekolah Kembali, sebuah inisiatif tanggung jawab sosial dari PT Pertamina EP (PEP) Adera Field. Perusahaan yang merupakan bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 ini memberikan kesempatan kedua bagi warga putus sekolah di sekitar wilayah operasi mereka.
Melalui kolaborasi dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nurul Ilmi dan PKBM Tiga Dewa, Mesi bersama 70 warga PALI lainnya difasilitasi untuk mengikuti pendidikan nonformal Paket C. Tidak sekadar mengejar ijazah setara SMA, para peserta yang mayoritas berusia 20–25 tahun ini juga dibekali dengan pelatihan keterampilan praktis, salah satunya adalah menjahit.
Perjuangan Mesi membuahkan hasil manis. Pada pertengahan Juni 2026, ia dinyatakan lulus ujian Paket C. Kini, Mesi sedang bersiap mendaftarkan diri ke jenjang perguruan tinggi dengan mengambil jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
“Kalau tidak ada program Sekolah Kembali dari PEP Adera, mungkin saya tidak bisa melanjutkan sekolah. Sekarang saya mau lanjut berkuliah di jurusan PGSD, dari kecil saya ingin menjadi guru dan mengajar,” ungkap Mesi dengan penuh syukur.
Menariknya, dampak program ini langsung dirasakan Mesi dalam kehidupan sehari-hari. Sembari menunggu proses pendaftaran kuliah, ia memanfaatkan keterampilan menjahit yang didapat dari pelatihan untuk membuka usaha kecil-kecilan di rumahnya. Dari jasa mengecilkan celana hingga membuat baju, Mesi kini mampu mengantongi pendapatan tambahan sekitar Rp400.000 per bulan.
Komitmen Tumbuh Bersama Masyarakat Program Sekolah Kembali ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten PALI. Staf Khusus Bupati PALI, Supran Mastura, menyampaikan terima kasih atas kontribusi nyata Pertamina dalam membuka akses pendidikan dan pengembangan keahlian bagi anak-anak yang sebelumnya terhambat.
Sementara itu, Manager Community Involvement and Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan untuk tumbuh beriringan bersama masyarakat sekitar wilayah operasi.”Di balik mereka yang belum sempat mengenyam pendidikan, selalu ada mimpi yang menunggu untuk diwujudkan. Pertamina EP Adera Field hadir untuk mengembalikan harapan itu, memberikan kesempatan kedua bagi mereka agar dapat meraih mimpi yang sempat tertunda,” tutur Iwan.
Sebagai informasi, PEP Adera Field berada di bawah naungan PHR Zona 4 yang mengoperasikan tujuh wilayah kerja di Sumatra bagian selatan. Melalui program berkelanjutan seperti Sekolah Kembali, perusahaan terus berupaya memberikan dampak positif jangka panjang, baik di sektor pendidikan maupun peningkatan ekonomi mandiri masyarakat.





























