Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

•PALI Bergerak! Aksi Tanam Cabai Massal Dimulai dari Kecamatan Tanah Abang• 

Warta.in//PALI, SUMATERA SELATAN – Dalam langkah nyata menjaga stabilitas harga pangan dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) secara resmi meluncurkan Gerakan Tanam Cabai massal. Kegiatan yang dipusatkan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tanah Abang, Desa Tanah Abang Selatan, Kecamatan Tanah Abang ini berlangsung pada Kamis (1/10/2026).

Langkah agresif ini diambil sebagai strategi taktis pemerintah daerah dalam mengamankan ketersediaan pasokan komoditas cabai secara mandiri, sekaligus menjadi pilar utama dalam mendukung program nasional terkait pengendalian laju inflasi di tingkat kabupaten.

Target Seribu Bibit di Dua Lokasi Strategis Dalam aksi tanam perdana ini, sebanyak 550 bibit cabai langsung ditanam memanfaatkan lahan produktif di bagian belakang kantor BPP Tanah Abang. Tidak berhenti di situ, program ini juga menyasar perluasan area tanam dengan menyiapkan 450 bibit cabai tambahan yang akan segera ditanam di lahan kosong di dalam kompleks Rumah Sakit Pratama Tanah Abang.

Jenis komoditas yang dipilih berfokus pada dua varian yang paling tinggi tingkat konsumsi dan fluktuasi harganya di pasar, yaitu cabai keriting dan cabai rawit. Melalui kombinasi ini, Pemkab PALI berharap dapat memotong rantai ketergantungan pasokan dari luar daerah yang kerap memicu lonjakan harga.

Ajakan Mengubah Lahan Tidur Menjadi Lahan Produktif Bupati PALI yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Haryono, SH, MM, menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah stimulus untuk mendorong gerakan mandiri pangan yang lebih masif di tengah masyarakat.

“Gerakan tanam cabai ini kita lakukan sebagai upaya konkret dalam pengendalian inflasi dan menjaga ketersediaan cabai di tingkat lokal. Kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, instansi pemerintah, hingga sektor swasta untuk mencontoh gerakan ini dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah maupun kantor masing-masing,” ujar pak Haryono dalam arahannya.

Haryono menambahkan, optimalisasi lahan pekarangan dan area perkantoran yang selama ini dibiarkan kosong akan secara signifikan meningkatkan angka produksi cabai lokal. Jika produksi internal sudah mencukupi, kestabilan harga di pasar akan lebih mudah dikontrol karena pasokan selalu terjaga tanpa terpengaruh biaya distribusi dari luar wilayah.

Sinergi Kuat Bersama Aparat Keamanan Keberhasilan program ini juga mendapat sokongan penuh dari jajaran kepolisian setempat. Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, SH, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengawal sekaligus mengedukasi warga agar ikut bergerak menyukseskan program ketahanan pangan ini.

“Kami dari Polsek Tanah Abang mendukung penuh Gerakan Tanam Cabai yang diinisiasi oleh Pemkab PALI ini. Kami mengimbau dan mengajak masyarakat luas untuk bergerak bersama, mengubah lahan-lahan kosong di sekitar tempat tinggal menjadi lahan yang produktif demi kesejahteraan keluarga dan lingkungan,” tegas AKP Arzuan.

Melalui sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, instansi pertanian, fasilitas kesehatan, hingga aparat penegak hukum, Gerakan Tanam Cabai di Kecamatan Tanah Abang ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten PALI untuk melakukan hal serupa, demi mewujudkan Kabupaten PALI yang tangguh pangan dan bebas inflasi.

 

(Randi)

Berita Terkait