Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Revitalisasi Rp1,06 Miliar, SDN Tegalwaru 01 Mayang Benahi Seluruh Ruang Kelas

Warta.in, Jember — Kondisi bangunan yang sebelumnya mengalami kerusakan di sejumlah bagian kini mulai dibenahi melalui program revitalisasi sekolah tahun anggaran 2026. SDN Tegalwaru 01, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendapatkan bantuan senilai Rp1.064.612.215 untuk memperbaiki ruang kelas dan sejumlah fasilitas penunjang pendidikan.

Saat ini, proses rehabilitasi masih berlangsung. Selama pembangunan, sebanyak 109 siswa dari kelas I hingga kelas VI harus mengikuti kegiatan belajar mengajar di masjid yang berada di dekat sekolah. Meski harus menyesuaikan tempat dan jadwal belajar, pihak sekolah berupaya agar kegiatan pendidikan tetap berjalan.

Kepala SDN Tegalwaru 01, Nurjannatin, S.Pd., yang akrab disapa Bu Tin, mengatakan seluruh siswa untuk sementara dipindahkan ke masjid yang berjarak sekitar 100 meter dari sekolah.

“Selama pembangunan, anak-anak dipindahkan ke masjid sebelah,” ujar Bu Tin saat ditemui di lokasi pembangunan, Jumat (16/10/2026).

Untuk mengatur kegiatan belajar mengajar, pihak sekolah menerapkan sistem dua sif. Siswa kelas I, II, dan III masuk pada sif pertama mulai pukul 07.00 hingga 10.30 WIB. Sementara itu, siswa kelas IV, V, dan VI mengikuti pembelajaran pada sif kedua, mulai pukul 11.00 hingga 13.30 WIB.

Waktu di antara pergantian sif dimanfaatkan untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengaturan tersebut dilakukan agar kegiatan belajar tetap terlaksana selama ruang kelas menjalani perbaikan.

Bu Tin menjelaskan, pembangunan sekolah dilaksanakan menggunakan skema swakelola tipe I. Dalam program tersebut, anggaran sebesar Rp1.064.612.215 dialokasikan untuk merehabilitasi enam ruang kelas, ruang kepala sekolah, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), perpustakaan, serta toilet.

Menurutnya, perbaikan ini sangat dibutuhkan mengingat kondisi bangunan sebelum direhabilitasi cukup memprihatinkan. Sejumlah bagian gedung mengalami kerusakan akibat usia bangunan, mulai dari lembaran asbes yang pecah, plafon yang rusak, hingga kayu pintu dan jendela yang keropos. Kondisi lantai di beberapa bagian juga telah mengelupas.

Kerusakan tersebut membuat kondisi ruang belajar kurang nyaman dan berpotensi mengganggu keselamatan siswa maupun guru. Karena itu, revitalisasi diharapkan dapat menghadirkan lingkungan sekolah yang lebih layak untuk mendukung kegiatan pendidikan.

Bu Tin bersama jajaran dewan guru menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas bantuan revitalisasi sekolah tahun anggaran 2026. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, atas dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Jember.

Pihak sekolah berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar, sesuai dengan rencana, serta selesai tepat waktu tanpa kendala berarti. Dengan demikian, para siswa dapat kembali belajar di ruang kelas yang telah diperbaiki tanpa harus menyesuaikan diri dengan keterbatasan tempat belajar sementara.

Bagi keluarga besar SDN Tegalwaru 01, revitalisasi ini bukan sekadar memperbaiki bangunan yang rusak. Lebih dari itu, program tersebut menjadi harapan untuk menghadirkan suasana belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung semangat siswa dalam menuntut ilmu.

Di balik setiap ruang kelas yang diperbaiki, tersimpan harapan agar anak-anak di SDN Tegalwaru 01 memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik, tumbuh dengan penuh semangat, dan meraih masa depan yang lebih cerah.

Berita Terkait