Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

SDN Lojejer 01 Jember Dapat Revitalisasi Rp809 Juta, Perbaikan Ruang Diharapkan Tingkatkan Kenyamanan Belajar

Warta.in, Jember — Upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman terus dilakukan di SDN Lojejer 01, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Pada tahun anggaran 2026, sekolah tersebut mendapatkan bantuan program revitalisasi senilai Rp809.620.000 yang bersumber dari APBN.

Kepala SDN Lojejer 01, Sringatin, S.Pd., membenarkan adanya bantuan tersebut. Ia menjelaskan, program revitalisasi dilaksanakan dengan sistem swakelola dan mencakup perbaikan sepuluh ruang, yakni tujuh ruang kelas, satu ruang kepala sekolah, serta satu ruang guru dan ruang laboratorium komputer.

“Alhamdulillah, tahun ini sekolah kami mendapatkan bantuan revitalisasi. Bantuan ini memang sangat kami perlukan karena kondisi beberapa bangunan sudah mengalami kerusakan,” ujar Sringatin.

Menurutnya, sejumlah ruang kelas mengalami kebocoran, sementara kondisi atap beberapa bangunan mulai rapuh. Bahkan, di ruang laboratorium komputer, plafon pernah jatuh saat kegiatan belajar mengajar sedang tidak berlangsung.

Beruntung, kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban. Pengalaman itu semakin menguatkan pentingnya perbaikan sarana dan prasarana sekolah demi menunjang keselamatan warga sekolah.

SDN Lojejer 01 saat ini memiliki 255 siswa. Sebagian besar tingkat kelas terdiri atas dua rombongan belajar (rombel), sedangkan kelas VI masih memiliki satu rombel. Dengan jumlah siswa tersebut, keberadaan ruang belajar yang layak menjadi kebutuhan penting agar kegiatan pendidikan dapat berlangsung lebih optimal.

Ketua panitia revitalisasi, Mujib, menyampaikan bahwa progres pekerjaan hingga saat ini telah mencapai sekitar 50 persen. Ia memastikan pengerjaan masih berjalan sesuai rencana, dengan target penyelesaian selama 150 hari kerja.

“Alhamdulillah, selama pekerjaan berlangsung hingga sekarang tidak ada kendala berarti, baik dari sisi tenaga kerja maupun ketersediaan material. Semuanya berjalan lancar,” kata Mujib.

Pembelajaran Tetap Berjalan di Tengah Renovasi

Meski sejumlah ruang sedang diperbaiki, kegiatan belajar mengajar di SDN Lojejer 01 tetap berlangsung. Pihak sekolah mengatur penggunaan ruang yang masih layak serta memanfaatkan rumah beberapa wali kelas yang berada tidak jauh dari lingkungan sekolah.

Langkah tersebut dilakukan karena hanya empat ruang kelas yang dinilai masih cukup kokoh dan layak digunakan selama proses revitalisasi berlangsung.

Sringatin menjelaskan, siswa kelas III, IV, dan V, masing-masing rombel A dan B, untuk sementara belajar dengan pengaturan ruang bersama. Sementara itu, siswa kelas VI tetap menempati ruang tersendiri, sedangkan siswa kelas I dan II mengikuti pembelajaran di rumah wali kelas masing-masing yang berada di sebelah utara dan selatan sekolah.

Ket foto : Kepala Sekolah SDN Lojejer 01 bersama ketua panitia Revitalisasi.

“Kami berusaha agar kegiatan belajar anak-anak tetap berjalan. Rumah wali kelas yang digunakan juga memiliki tempat cukup luas sehingga bisa dimanfaatkan sementara selama proses perbaikan,” jelasnya.

Pengaturan tersebut menjadi salah satu upaya sekolah untuk menjaga keberlangsungan pembelajaran sekaligus memberikan ruang bagi pelaksanaan pekerjaan revitalisasi.

Berharap Sarana Lebih Layak dan Rombel Bertambah

Melalui bantuan revitalisasi tahun 2026, keluarga besar SDN Lojejer 01 berharap seluruh ruang yang diperbaiki nantinya dapat menunjang kegiatan belajar mengajar dengan lebih aman, nyaman, dan tenang.

Pihak sekolah juga berharap kondisi sarana dan prasarana yang semakin baik dapat mendukung peningkatan pelayanan pendidikan serta membuka peluang bertambahnya jumlah siswa pada tahun ajaran mendatang.

Sringatin menuturkan, salah satu harapan ke depan adalah agar setiap tingkat kelas dapat memiliki dua rombongan belajar, sehingga kebutuhan ruang dan pengelolaan pembelajaran bisa lebih tertata.

Mewakili seluruh dewan guru, ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Bupati Jember Muhammad Fawait atas dukungan terhadap satuan pendidikan di Kabupaten Jember.

“Semoga bantuan ini membawa berkah dan manfaat bagi sekolah kami, terutama bagi anak-anak yang sedang menempuh pendidikan. Insyaallah, sarana yang lebih baik ini bisa mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Jember,” pungkas Sringatin.

Berita Terkait