Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Polda Bengkulu Gelar Operasi Cipta Kondisi di  Binduriang, Amankan Barang Bukti Narkotika dan Mesin Judi

Warta.in-RejangLebong,Bengkulu. Polda Bengkulu bersama Polres Rejang Lebong melaksanakan kegiatan cipta kondisi melalui penegakan hukum, pemberantasan, dan pemulihan kawasan yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika serta perjudian di wilayah hukum Polres Rejang Lebong, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan diawali dengan apel gabungan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Bengkulu sekitar pukul 07.00 WIB. Apel dipimpin Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY., didampingi Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol. Prianto Teguh Nugroho, S.I.K., M.H., CPM., CPLA., serta pejabat utama Polda Bengkulu dan Kapolres Rejang Lebong AKBP Syahrul Hariady, S.I.K., M.H.

Operasi tersebut melibatkan sekitar 600 personel gabungan dari Polda Bengkulu, Satuan Brimob, dan Polres Rejang Lebong, serta personel Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI.Dalam arahannya, Kapolda Bengkulu menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program prioritas Kapolri dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, khususnya melalui penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkotika dan praktik perjudian.

Kapolda juga menginstruksikan seluruh personel agar melaksanakan tugas sesuai prosedur dan cara bertindak yang telah ditetapkan. Para perwira pengendali diminta mengawasi personel di setiap lokasi sasaran serta menyampaikan perkembangan situasi secara berjenjang, tepat, dan akurat.

Selain itu, keselamatan personel, rekan kerja, dan masyarakat sekitar menjadi perhatian utama selama pelaksanaan operasi.Usai apel, personel gabungan bergerak menuju sejumlah lokasi sasaran operasi di Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong. Sekitar pukul 08.30 WIB, tim gabungan yang dibagi menjadi tiga tim melaksanakan kegiatan penegakan hukum di sejumlah lokasi.

Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti di Dalam  kegiatan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari beberapa lokasi yang menjadi sasaran operasi. Barang bukti yang ditemukan antara lain diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika, peralatan yang diduga berkaitan dengan pengemasan, serta mesin perjudian.

Di lokasi pertama, yakni rumah yang tercatat sebagai sasaran operasi atas nama Junaidi, petugas mengamankan 18 sekop yang terbuat dari pipet plastik, tujuh kaca pireks, tujuh alat isap atau bong berbahan botol plastik, 71 jarum suntik, satu pak plastik klip bening ukuran kecil, satu kotak plastik bening, satu timbangan digital merek Pocket Scale berwarna hitam, tujuh lembar plastik klip ukuran sedang, dua gunting, satu stapler, satu lembar kantong plastik bening, satu stoples berwarna hijau ukuran sedang, serta delapan korek api gas.

Di lokasi kedua, yakni rumah yang tercatat sebagai sasaran operasi atas nama Zainal, petugas mengamankan satu unit iPhone 11 berwarna putih, satu telepon genggam Android merek Realme berwarna hitam, satu set alat isap yang terbuat dari botol plastik bening, dua lembar plastik klip bening yang diduga merupakan sisa pemakaian narkotika jenis sabu, satu lembar KTP atas nama Andri, satu kartu keluarga, serta tiga unit mesin permainan jackpot.

Penyitaan Barang Bukti penemuan dilokasi

Sementara itu, dari lokasi ketiga, yakni rumah yang tercatat sebagai sasaran operasi atas nama Mediansyah, petugas mengamankan empat paket besar yang diduga berisi narkotika golongan I jenis ganja, dibungkus kertas cokelat dan dilapisi lakban bening. Selain itu, turut diamankan satu buku tabungan Bank BRI, satu buku catatan, satu bedcover berwarna cokelat, serta satu perangkat CCTV merek Hilook beserta DVR.

Petugas juga melakukan pemeriksaan di rumah milik Feri. Dari lokasi tersebut, diamankan empat unit telepon genggam dari berbagai merek, uang tunai sebesar Rp415.000, delapan korek api gas, dua pipet yang dimodifikasi menjadi sekop, satu timbangan digital merek CHQ, satu pak plastik klip bening ukuran besar, tiga pak plastik klip ukuran sedang, serta lima pak plastik klip ukuran kecil.

Selain itu, dari lapak jualan yang berdasarkan informasi operasi diduga digunakan sebagai tempat mengonsumsi narkotika jenis sabu, petugas menga mankan empat bal sedotan plastik berwarna putih, satu pak sedotan plastik kecil, delapan lembar kantong plastik bening, dua pak plastik klip ukuran sedang, delapan set alat isap atau bong, 13 korek api gas, 21 kaca pireks, satu perangkat CCTV berwarna hitam,serta satu pipet yang dimodifikasi menjadi sekop.

Di lokasi lain, yakni rumah yang tercatat sebagai sasaran operasi atas nama Jon Eka, petugas mengamankan satu unit airgun laras pendek yang menyerupai pistol Makarov buatan Rusia dan satu unit senapan angin laras panjang.

Dilanjutkan Patroli dan Pendekatan kepada Mas yarakat,Sekitar pukul 10.30 WIB, seluruh tim gabung an kembali ke SPN Polda Bengkulu. Secara umum, situasi selama pelaksanaan kegiatan dilaporkan aman dan kondusif.

Sebagai langkah lanjutan pascaoperasi, Polres Rejang Lebong bersama unsur TNI dan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melaksanakan patroli serta kegiatan cooling system. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, mencegah potensi gangguan kamtibmas, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan tersebut,jajaran Polda Bengkulu dan PolresRejang Lebong menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika dan perjudian serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

(TimRedaksi)

Berita Terkait