Wartain Banten | Pemerintahan | 28 Agustus 2025 — Gubernur Banten Andra Soni melakukan peninjauan langsung ke Jalan Poros Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, pada Rabu (27/8). Kunjungan ini merupakan bagian dari langkah awal pelaksanaan Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Banten.
Menurut Andra Soni, jalan poros Desa Karyajaya yang rusak parah sekitar 3,4 kilometer panjangnya. Kondisi tersebut mengganggu aktivitas dan produktivitas anggota masyarakat yang sebagian besar hidup sebagai petani.
“Kami sedang persiapkan mudah-mudahan di Perubahan APBD 2025, jalan poros desa ini bisa dibangun melalui program Bang Andra,” katanya.
Selain dari APBD Provinsi Banten, lanjut Andra Soni, pembangunan jalan poros desa juga akan ada APBD Lebak dan APBD Desa Kertajaya, masing-masing satu kilometer, akan berkontribusi pada pembangunan jalan poros desa, dilakukan bersama.
“Kemudian juga ada komitmen dari masyarakat untuk bergotong royong kaitannya dengan persiapan lahan,” katanya.
Andra Soni menegaskan, tantangan pembangunan ini sangat sulit. Ini karena kemampuan APBD masing-masing sangat terbatas. Oleh karena itu, melalui Banpres, Pemprov Banten juga berkolaborasi dengan pemerintah pusat.
Arlan Marzan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten mengatakan, pembangunan jalan sepanjang 3,4 kilometer akan menelan biaya Rp6,9 miliar di APBD Perubahan Tahun 2025.
“Arahan Pak Gubernur, karena jalan ini melayani lebih dari 150 ha lahan pertanian maka harus menjadi prioritas”
Sesuai perencanaan, konstruksi jalan akan dibangun dengan beton ketebalan 20 cm dan lebar 3 meter. Konstruksi ini diharapkan meningkatkan kekuatan jalan Program Bang Andra, mengingat kondisi tanah dasar konstruksi cukup rusak.
“Yang sering lewat juga kendaraan berat seperti mengangkut kayu, hasil pertanian, dan macam-macam. Mudah-mudahan kalau dengan beton lebih awet,” pungkasnya.
Selama kunjungannya, Gubernur juga berbicara langsung dengan warga Desa Karyajaya. Arsyad, yang tinggal di sana, menyatakan bahwa dia bangga bahwa jalan menuju desanya akan dibangun oleh Pemprov Banten. Masyarakat di daerah ini sangat menantikan perbaikan jalan, jadi dia berharap rencana ini segera dilaksanakan.
“Mudah-mudahan bisa cepat dibangun,” pungkasnya
Program Bang Andra sendiri ditargetkan menyasar ratusan kilometer jalan desa di berbagai kabupaten/kota di Banten. Dengan pendekatan pemerataan pembangunan, program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.(WartainBanten)