25.9 C
Jakarta
Jumat, Januari 16, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

TMMD ke-126 di Pandeglang, Wagub Banten Tingkatkan Infrastruktur dan Konektivitas Desa

Wartain Banten | Pemerintahan | 06 November 2025  — Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan pentingnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digelar oleh Kodim 0601 Pandeglang untuk terus dikembangkan. Menurutnya, program ini menjadi salah satu kunci percepatan pemerataan pembangunan hingga tingkat desa.

Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri penutupan TMMD ke-126 Tahun 2025 di Desa Cikentung, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (6/11/2025).

“Desa berkembang rata-rata sulit diakses karena kondisi jalan atau geografisnya. Namun dengan TMMD, hambatan akses dapat dikurangi sehingga masyarakat lebih mudah beraktivitas dan terhubung dengan pusat ekonomi maupun pelayanan publik pembangunan infrastruktur jalan,” kata Dimyati

Dimyati menekankan bahwa TMMD diarahkan untuk mendorong desa agar berkembang dan naik kelas menjadi desa maju, sesuai target pemerintah pusat dan daerah. Salah satu caranya adalah melalui peningkatan konektivitas infrastruktur, penyediaan sarana air bersih, dan fasilitas umum yang menunjang kelancaran distribusi hasil pertanian dan peternakan masyarakat.

Selain itu, Wagub Banten berharap masyarakat setempat dapat memelihara hasil kegiatan TMMD sehingga manfaat pembangunan fisik maupun nonfisik dapat dirasakan secara optimal dan berkelanjutan.

“Salah satu kunci utama keberhasilan pembangunan daerah adalah terpeliharanya semangat kebersamaan antara seluruh komponen masyarakat. Untuk itu, diperlukan keberlanjutan kemitraan yang harmonis,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, yang hadir pada penutupan TMMD, menyatakan bahwa TMMD ke-126 menjadi penutup kegiatan pada tahun anggaran 2025. Program yang berlangsung dari 8 Oktober hingga 6 November 2025, bertujuan mempercepat kemajuan desa dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat dengan membuka akses fasilitas umum dan sosial.

“Pembangunan ini akan menggerakkan roda perekonomian serta mempermudah mobilitas warga dalam beraktivitas sehari-hari yang dibangun berdasarkan kebutuhan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan 150 personel TNI, Polri, pegawai pemerintah, serta partisipasi 40 warga per hari. Kegiatan fisik meliputi perkerasan jalan 660 meter, pembukaan jalan 970 meter, pembangunan 14 unit box culvert, rehabilitasi satu rumah tidak layak huni, dan pembangunan lima sumur bor.

Sementara kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan hukum, ketertiban, kesehatan, pencegahan stunting dan narkoba, KB, bela negara, lingkungan hidup, wawasan kebangsaan, serta pertanian, peternakan, posyandu PTM, dan pencegahan kenakalan remaja.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menekankan bahwa program ini juga akan menggerakkan roda perekonomian dan mempermudah mobilitas warga sesuai kebutuhan masyarakat.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum