30.9 C
Jakarta
Kamis, Maret 12, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

SILATURAHMI ULAMA-UMARA: JEMBATAN SINERGI UNTUK KEUTUHAN DAN KEAMANAN BANGSA

Acara yang Dihadiri Penasehat Khusus Presiden Bidang Keamanan Nasional Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, serta Ketua Umum Nasional Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bertepatan dengan acara silaturahmi yang diadakan, hadir pula tokoh penting negara yaitu Penasehat Khusus Presiden Bidang Keamanan Nasional, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., beserta Ketua Umum Nasional Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA. Kegiatan ini akan mendapatkan liputan khusus dan naik sebagai berita penting dalam memperkuat sinergi antar elemen bangsa.

Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, fungsi silaturahmi antara ulama dan umara memiliki peran krusial dalam menjaga keutuhan bangsa dan kemakmuran masyarakat. Berbagai fungsi penting tersebut antara lain:

1. Membentuk Masyarakat yang Cerdas dan Toleran

Kerja sama yang solid antara ulama dan umara menjadi landasan untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas, kritis, dan penuh rasa toleransi. Ulama berperan memberikan pemahaman yang benar dan komprehensif tentang nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil’alamin, sementara umara berperan menciptakan kebijakan yang mendukung kerangka kerja persatuan dan kesatuan antar komponen bangsa.

2. Menghadapi Tantangan Ideologi Transnasional

Sinergi yang terjalin dengan baik mampu membantu membendung pengaruh ideologi transnasional yang bersifat disruptif dan berpotensi menimbulkan polarisasi di tengah masyarakat. Melalui komunikasi yang efektif dan jalinan kerjasama yang kuat, ulama dan umara dapat bersama-sama melindungi bangsa dan negara dari ancaman yang dapat merusak persatuan.

3. Menjaga Persatuan dan Keutuhan Bangsa

Keduanya memiliki peran komplementer dalam menjaga persatuan dan keutuhan NKRI. Ulama memberikan panduan moral dan spiritual kepada masyarakat agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, sedangkan umara menciptakan regulasi dan kebijakan yang melindungi masyarakat dari dampak negatif informasi salah dan konten provokatif yang dapat memecah belah bangsa.

4. Membangun Kepercayaan Publik

Kerja sama yang solid dan efektif antara ulama dan umara menjadi bukti konkrit tentang komitmen bersama dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa. Hal ini berdampak positif pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah serta lembaga keagamaan sebagai dua pilar penting dalam kehidupan berbangsa.

5. Mengoptimalkan Pengawasan

Dengan kerja sama yang saling menghargai, ulama dan umara dapat melakukan pengawasan yang efektif terhadap jalannya roda pemerintahan dan dinamika masyarakat. Kedua elemen ini dapat saling mengingatkan untuk senantiasa berbuat kebajikan serta mencegah terjadinya kemungkaran di berbagai lini kehidupan.

Dalam sejarah panjang bangsa Indonesia, sinergi antara ulama dan umara telah terbukti efektif dalam meraih kemerdekaan serta menjaga persatuan bangsa di berbagai masa tantangan. Oleh karena itu, penting bagi kedua pihak untuk terus memperkuat kerja sama dan silaturahmi dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi bangsa di era modern ini (TIM/RED)

Berita Terkait