29.1 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Ketua MAKI Jatim Rencanakan Pameran “Surga Kopi Indonesia”, Dorong Branding Jember sebagai Sentra Kopi dan UMKM

Warta.in, Jember – Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur, Heru, mengumumkan rencana penyelenggaraan pameran bertajuk “Surga Kopi Indonesia” dalam konferensi pers yang digelar di Cafe Rumput, Sabtu sore, 25 April 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 15–17 Mei 2026 di Alun-alun Jember.

Pameran tersebut akan mengusung tema “Jatim Sukses di Kopi, Tembakau, dan UMKM” serta menjadi ajang kolaborasi lintas sektor, melibatkan berbagai instansi pemerintah dan pelaku usaha dari sejumlah daerah.

“Sebanyak 12 organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan tiga OPD dari Kabupaten Jember akan turut ambil bagian dalam kegiatan ini,” ujar Heru.

Tak hanya itu, sejumlah institusi dan pemerintah daerah juga dipastikan berpartisipasi, di antaranya Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Jember, Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Buleleng (Bali), Kabupaten Lombok Timur (NTB), hingga PTPN I Regional 5.

Heru menegaskan, pameran ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat posisi Jember sebagai salah satu sentra unggulan kopi, tembakau, dan cerutu di Indonesia.

“Ini menjadi momentum penting untuk menguatkan branding Jember sebagai salah satu pusat kopi dan tembakau nasional,” tegasnya.

Ket Foto : Logo pameran yang ditunjukkan oleh Heru MAKI di hadapan insan Pers.

Partisipasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam kegiatan ini juga cukup signifikan. Peserta berasal dari berbagai daerah, seperti Banyuwangi, Jember, Lumajang, Surabaya, Sidoarjo, Nganjuk, Madiun, hingga Tulungagung. Selain itu, perwakilan Republik Kopi dari Pondok Puasa juga dijadwalkan ikut meramaikan pameran.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM, panitia menyediakan sekitar 60 persen stan secara gratis. Sementara itu, stan untuk OPD, BUMN, dan BUMD akan dikenakan biaya.

“Panitia memberikan perhatian khusus kepada pelaku UMKM agar mereka memiliki kesempatan lebih luas dalam mengakses pasar dan mengembangkan usahanya,” jelas Heru.

Selain pameran, rangkaian kegiatan pendukung juga telah disiapkan, salah satunya Jember Fun Run 5K yang menargetkan partisipasi antara 1.200 hingga 2.500 peserta guna meningkatkan kunjungan masyarakat.

Menariknya, agenda ini akan digelar bersamaan dengan Karnaval SCTV di lokasi yang sama, sehingga diharapkan mampu mendongkrak jumlah pengunjung secara signifikan.

Pada hari terakhir, Minggu, 17 Mei 2026, akan digelar deklarasi anti-bullying yang melibatkan sekitar 3.200 pelajar mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah luar biasa (SLB).

“Deklarasi ini merupakan bagian dari upaya mengampanyekan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari perundungan, sekaligus menarik perhatian nasional,” tambahnya.

Rencananya, pameran akan dibuka langsung oleh Bupati Jember pada 15 Mei 2026 pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari LSM Laskar Jahanam Jember serta berbagai elemen masyarakat.

Lokasi pameran akan dipusatkan di area lapangan basket dan futsal Alun-alun Jember. Panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti panggung utama, sistem tata suara, serta area pujasera gratis bagi pengunjung.

Dengan berbagai rangkaian kegiatan tersebut, pameran “Surga Kopi Indonesia” diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga mampu memperkuat ekosistem ekonomi lokal serta mengangkat potensi unggulan Jember ke tingkat nasional.

Berita Terkait