Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, SPPG Tambakjati 2 Seleksi Ketat Calon Relawan
SUBANG |Warta In Jabar – Yayasan Pemuda Subang Mahardika melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tambakjati 2 resmi menggelar tahapan seleksi wawancara bagi calon relawan pada Senin (27/4/2026). Langkah ini merupakan bagian dari persiapan intensif untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah.

Bertempat di Dapur SPPG Tambakjati 2, Dusun Tegal Koneng, Desa Tambakjati, seleksi ini tidak hanya sekadar formalitas. Pihak penyelenggara menggandeng langsung tim dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai penguji untuk memastikan standar kualitas sumber daya manusia yang akan terjun langsung dalam pelayanan gizi masyarakat.

Kepala SPPG Tambakjati 2, Dimas, menjelaskan bahwa rekrutmen ini melewati proses penyaringan yang cukup ketat. Dari total sekitar 180 pendaftar, hanya 47 orang yang akan dinyatakan lolos untuk mengisi posisi krusial seperti bagian pemorsian makanan hingga kebersihan sarana distribusi (cuci ompreng).
”Kami menerapkan tiga tahapan utama: seleksi administrasi, tes wawancara, serta tes kesehatan. Tujuannya jelas, kami ingin relawan yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam dan komitmen terhadap visi gizi nasional,” ujar Dimas saat memberikan keterangan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para pimpinan unit SPPG lainnya di wilayah Subang, yakni Akbar (SPPG Tambakjati 1), Afrizal (SPPG Tanjung Rasa), dan Husnul (SPPG Gardu Rancabango). Kehadiran mereka menunjukkan adanya sinergi antarwilayah dalam memastikan distribusi program MBG berjalan seragam dan profesional.
Selain fokus pada pemenuhan nutrisi, rekrutmen ini membawa angin segar bagi perekonomian lokal. Dengan memprioritaskan masyarakat di lingkungan setempat, program ini secara nyata membantu menekan angka pengangguran di wilayah Kecamatan Patokbeusi.
Bagi para pelamar yang belum beruntung dalam seleksi kali ini, manajemen SPPG berpesan agar tetap optimis. Mengingat program ini terus berkembang, pembangunan dapur-dapur baru di wilayah Kabupaten Subang diprediksi akan terus bertambah di masa mendatang, sehingga peluang untuk berkontribusi masih terbuka lebar.




























