Samosir, Dengan mengandalkan satu satunya Rumah Batak di Lumban Silo Pangururan Samosir, juga dengan membuat Silsilah Keluarganya sendiri, itulah yang dijadikan dasar utama untuk diakui sebagai keturunannya langsung, kemudian nama Opung Tongam yang beristrikan boru Sihotang Sorganimusu dijadikan sebagai Sipukka Lumban Silo Pangururan Samosir. Benarkah Opung Tongam sebagai Sipukka Lumban Silo ? Pencarian berbulan bulan yang menghabiskan biaya berpuluh juta rupiah, ternyata masih belum bisa menemukan data otentik, saksi saksi yang mengenal Opung Tongam yang posisinya 4 generasi dari yang sekarang. Pertanyaan berikutnya adalah siapakah sajakah anak kandung dari Opung Tongam itu ? Dari silsilah keluarga yang dibuat oleh salah seorang keturunan Opung Sindak (dimana Opung Sindak diakui sebagai anaknya Opung Tongam) dituliskan bahwa ada 2 anaknya Opung Tongam yaitu Opung Filipus dan Opung Sindak. Mengapa Opung Filipus tidak tinggal di Samosir ? Mengapa keturunan Opung Filipus tidak lakukan acara adat tertinggi di suku Batak yaitu Mangokal Holi Panakok Saring Saring ke Tambak yang baru ? Padahal di tahun 1990, keturunan Opung Tongam sudah lakukan acara adat tersebut tapi tidak mengikutsertakan tulang belulang Opung Filipus dan keturunannya ? Informasi dari yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan dia punya bukti catatan leluhurnya tentang Lumban Silo Tano Ponggol ini. Oleh karenanya, masih perlu waktu, tenaga, biaya lagi untuk menelusuri sejarah Lumban Silo ini. Minimnya kemampuan nalar, kerjasama, kesatuan hati, adab, etika dari keturunan Opung Tongam menjadi kendala terbesar dari upaya pencarian sejarah Lumban Silo ini (red)
Wartawan Investigasi
Pencari Bukti Yang Tersembunyi
Siapakah Sipukka Lumban Silo Pangururan Samosir Yang Terawal ?






























