Samosir, Dari pencarian literatur digital, ada petunjuk asal Raja Silo leluhur marga Sitanggangl Silo dari Dolok Sohaliapan (sekarang Desa Parlondut Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir). Sudah berbulan bulan ini kami merencanakan untuk mencari Dolok Sohaliapan dan menggali sejarah apakah memang dahulu kala ada marga Sitanggang Silo yang menetap di Dolok Sohaliapan, namun belum sempat terlaksanakan. Tadi sore ketika sedang melayat almarhum Kades Sianting anting, kami berbincang bincang dengan Tulang Malau dari Aek Lan, yang menegaskan Dolok Sohaliapan tersebut memang ada dan letaknya tak jauh dari Desa Sianting anting. Dolok Sohaliapan masuk Desa Parlondut. Dari kediaman alm Kades Sianting anting, kami pun menuju ke Desa Parlondut dan langsung menuju ke Lumban Sitanggang untuk meminta petunjuk dimana Dolok Sohaliapan tersebut. Penghuni Dolok Sohaliapan adalah keturunan marga Malau dan tanah tersebut di berikan oleh marga Sitanggang Bau sehingga sebelum ke Dolok Sohaliapan, agar bertanya dulu ke yang dituakan di Lumban Sitanggang tersebut, demikian saran Tulang Malau. Kami pun bertemu dengan Ibu Sitanggang di Lumban Sitanggang Dusun 2 Desa Parlondut dan membenarkan bahwa jaman dahulu, Dolok Sohaliapan diberikan Sitanggang Bau kepada borunya marga Malau. Dolok Sohaliapan ada di bawah dekat tower, ujar Ibu Sitanggang tersebut. Terus terang, kami sangat terkesima dengan hal yang kami peroleh secara spontan ini, tidak disangka bisa menemukan Dolok Sohaliapan dengan sangat gampang. Akhirnya kami pun tiba di Dolok Sohaliapan dan bertemu dengan keturunan opung Dofur Malau Sipukka Dolok Sohaliapan, ujar Dr drh R Wendeilyna S MSi CMed yang biasa di sapa Wendy, yang di dampingi Romuel Sitanggang. Mungkin 5 atau 6 generasi lah diatas saya, opung yang membuka kampung ini. Hanya ada 3 rumah di Dolok Sohaliapan ini. Namun karena sesuatu hal, ketiga rumah itu terbakar dan sudah tak ada lagi rumah tinggal di Dolok Sohaliapan ini. Opung kami dimakamkan di sini. Kami belum melaksanakan acara adat mengokal holi, jadi opung kami masih berpencar makamnya. Memang cerita yang kami dengar bahwa opung boru kami yang diatas adalah boru Sitanggang Silo. keturunan tulang Sitanggang Silo ada di Pangururan, ujar pak Malau. Kami baru 7 tahun tinggal disini, jika kami tak kembali kesini dan tinggal disini, maka Dolok Sohaliapan pun akan hilang karena semua keturunan opung kami telah merantau. Selanjutnya kamipun berjiarah kemakam opung Dofur Malau Sipukka Dolok Sohaliapan yang ada di belakang rumah pak Malau. Setelah berjiarah, kami menghubungi Sudung Sitanggang keturunan.Opung Tongam Sitanggnag Sipukka Lumban Silo,yang saat ini berada di Jakarta, untuk memberitahu bahwa kami telah menemukan Dolok Sohaliapan dan memang ada leluhur Malau yang mempunyai istri boru Sitanggang Silo namun setelah berkali kali di telfon dengan 2 nomor handphone nya, tak bisa tersambung. Kamipun menyampaikan terimakasih atas keramahan pak Malau dan istrinya boru Nainggolan yang telah menerima kami dan memberikan informasi mengenai sejarah Dolok Sohaliapan. Sayangnya Sdr Sudung Sitanggang tak bisa dihubungi melalui sambungan telfon, sehingga mewakili yang bersangkutan, kami menyampaikan terima kasih ke pak M
alau. Jika nanti Sdr Sudung Sitanggang datang ke Pangururan, akan datang ke Dolok Sohaliapan ini, ujar Wendy Simarmata (red)
Wartawan Investigasi
Pencari Bukti Yang Tersembunyi
KUNJUNGI DOLOK SOHALIAPAN di DESA PARLONDUT, Dr drh R Wendeilyna S MSi CMed, BENARKAH ASALNYA RAJA SILO ?































