Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

*Jejak Pengabdian Abadi: Duka Mendalam Berpulangnya Aipda Riko Mustika, Anggota Satbinmas Polres Mukomuko*

Jejak Pengabdian Abadi: Duka Mendalam atas Berpulangnya Aipda Riko Mustika, Anggota Satbinmas Polres Mukomuko.

MUKOMUKO, 4 Juni 2026 – Kabar duka cita yang amat mendalam dan mengguncang perasaan segenap keluarga besar Kepolisian Resor Mukomuko, serta masyarakat luas di seluruh wilayah Kabupaten Mukomuko, datang menyapa hati pada sore hari yang penuh kesedihan, tepatnya Rabu, 3 Juni 2026. Seorang putra terbaik bangsa, anggota kepolisian yang dikenal memiliki dedikasi tinggi, kejujuran yang tak tergoyahkan, dan senantiasa mengabdi dengan sepenuh jiwa dan raga, Aipda Riko Mustika, telah berpulang ke rahmatullah dalam suasana yang mendatangkan duka tak terkira. Kepergian beliau yang begitu cepat dan tak terduga meninggalkan luka mendalam serta kenangan indah bagi keluarga tercinta, rekan-rekan sejawat di institusi, dan seluruh warga masyarakat yang pernah merasakan ketulusan hati dan pelayanan prima dari sosok yang bijaksana ini.

Peristiwa berpulangnya almarhum bermula sekitar pukul 17.20 WIB, ketika Aipda Riko Mustika ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri, terbaring lemah tanpa daya, di sebuah kios tempat penjualan pupuk pertanian yang berlokasi di lingkungan Desa Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko. Tempat tersebut merupakan usaha milik Tiwi Utami, dan keberadaan almarhum diketahui pertama kali oleh adik ipar beliau yang tiba di lokasi kejadian, lalu mendapati kondisi almarhum sudah tidak lagi berdaya dan tak menunjukkan tanda-tanda kesadaran sedikit pun. Melihat keadaan yang sangat mengkhawatirkan dan penuh ketegangan tersebut, upaya pertolongan segera dilakukan dengan gerak cepat dan penuh kehati-hatian, dan jenazah almarhum pun langsung dilarikan menuju Puskesmas Lubuk Pinang guna mendapatkan penanganan medis secepat mungkin, dengan harapan besar agar nyawa beliau masih dapat diselamatkan dan dikembalikan kepada keluarga yang sangat mencintai dan menyayanginya.

Kepala Kepolisian Sektor Lubuk Pinang, Iptu. Kurtani, S.H., melalui keterangan resmi yang disampaikan langsung oleh Bripka Panca Rudini yang telah tiba di lokasi penanganan medis tepat sekitar pukul 17.45 WIB pada hari yang sama, Rabu, 3 Juni 2026, membenarkan sepenuhnya kebenaran peristiwa yang penuh kepiluan ini. Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan oleh dokter jaga yang bertugas di Puskesmas Lubuk Pinang, dr. Ibnu, setelah melakukan serangkaian pemeriksaan medis menyeluruh, pengecekan tanda-tanda vital, serta upaya pertolongan maksimal yang telah dicurahkan sekuat tenaga, dipastikan bahwa Aipda Riko Mustika telah menghembuskan nafas terakhirnya dengan tenang sekitar pukul 17.40 WIB, tak lama setelah tiba di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut. Segala bentuk upaya medis telah dilakukan sekuat tenaga, penuh keahlian, dan ketelitian yang tinggi demi mempertahankan nyawa beliau, namun takdir Tuhan Yang Maha Kuasa telah berkata lain, dan jiwa yang baik, suci, dan penuh pengabdian itu pun berpulang dengan damai ke pangkuan-Nya.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang telah dilakukan oleh tim medis di lokasi maupun di puskesmas, diduga kuat almarhum mengalami kondisi medis serius berupa pecah pembuluh darah, yang terjadi secara tiba-tiba, mendadak, dan tanpa gejala yang terlihat jelas maupun keluhan kesehatan yang sempat disampaikan sebelumnya. Hingga saat ini, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan yang lebih mendalam dan rinci agar dapat diketahui dengan pasti, jelas, dan sah penyebab yang melatarbelakangi berpulangnya rekan kami yang sangat kami cintai, kami hormati, dan kami banggakan ini. Kami masih terus melakukan penelusuran fakta serta mengumpulkan segala keterangan yang diperlukan dari berbagai pihak untuk melengkapi data dan laporan kejadian tersebut,” ungkap Bripka Panca Rudini dengan nada suara yang bergetar, terasa berat, dan penuh kesedihan mendalam, mewakili seluruh perasaan duka, kehilangan, dan keprihatinan yang sedang melanda seluruh jajaran kepolisian di wilayah setempat.

Sepanjang masa pengabdiannya yang penuh makna di lingkungan Kepolisian Resor Mukomuko, khususnya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari keluarga besar Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas), sosok Aipda Riko Mustika dikenal luas sebagai seorang anggota kepolisian yang sangat patuh pada aturan, disiplin tinggi, tegas namun bijaksana dalam menjalankan setiap tugas negara, namun senantiasa lembut hati, ramah, dan santun dalam bergaul dengan siapa saja. Sikap beliau yang rendah hati terlihat jelas dalam interaksi baik dengan rekan sesama anggota kepolisian maupun dengan seluruh lapisan masyarakat yang menjadi tanggung jawab pembinaan dan pelayanannya. Sebagai bagian dari Satbinmas yang memiliki tugas pokok dan fungsi utama membina hubungan harmonis, menjaga kedekatan, serta membangun kepercayaan yang kokoh antara institusi kepolisian dan masyarakat, beliau adalah contoh nyata, teladan hidup dari pengabdian tulus seorang abdi negara. Beliau selalu menempatkan kepentingan umum, rasa aman, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan, serta senantiasa hadir menjadi pelindung, penasihat, dan pengayom yang siap sedia di tengah warga Desa Ranah Karya dan seluruh wilayah kecamatan sekitarnya. Kehadiran beliau yang tenang, bijak, dan penuh perhatian selama ini telah memberikan rasa aman, kedamaian, dan kepercayaan yang sangat tinggi dari masyarakat terhadap institusi kepolisian, dan jejak kebaikan serta keteladanan yang telah beliau tinggalkan akan terus hidup, abadi, dan terkenang selamanya di hati setiap orang yang pernah berinteraksi, bekerja sama, maupun sekadar mengenal sosok beliau.

Saat ini, jenazah almarhum Aipda Riko Mustika telah dibawa kembali ke kediaman keluarga untuk disemayamkan dengan hormat dan penuh kasih sayang di rumah duka, guna diberikan penghormatan terakhir, didoakan kebaikan dan ampunan, serta disaksikan kepergiannya yang penuh haru oleh keluarga tercinta, kerabat dekat, tetangga sekitar, para sahabat, serta seluruh rekan sejawat dari berbagai satuan kerja yang ingin menyampaikan rasa hormat setinggi-tingginya sekaligus belasungkawa yang mendalam atas kepergian beliau yang begitu berarti. Suasana duka yang sangat mendalam, hening, dan penuh keprihatinan begitu terasa menyelimuti kediaman duka, di mana setiap orang yang datang melayat turut merasakan betapa besarnya kehilangan ini, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi dan masyarakat luas, atas berpulangnya sosok yang baik, rajin, jujur, dan penuh tanggung jawab ini.

Pihak Kepolisian Resor Mukomuko, segenap jajaran Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas), serta seluruh elemen keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia, dengan penuh ketulusan dan rasa kehilangan yang mendalam, menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya, tulus, dan sepenuh hati atas berpulangnya Aipda Riko Mustika, sosok yang telah memberikan bakti terbaik, tenaga, pikiran, dan waktunya bagi kemajuan negara dan kesejahteraan masyarakat. Kami semua turut bersedih hati, berduka cita, dan merasakan kehilangan besar ini, serta senantiasa memanjatkan doa yang sepenuh jiwa dan raga, semoga Allah Yang Maha Kuasa, Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, senantiasa melimpahkan rahmat, kasih sayang, ampunan, serta karunia-Nya yang seluas-luasnya kepada almarhum, mengampuni segala khilaf, kesalahan, maupun kekurangan yang pernah terjadi selama masa hidup dan pengabdiannya, serta menempatkan jiwa beliau di tempat yang paling mulia, indah, dan penuh kenikmatan di sisi-Nya, bersama orang-orang yang beriman, beramal saleh, dan diterima segala amal kebajikannya.

Kepada seluruh keluarga, istri, anak-anak, dan kerabat yang ditinggalkan, kami turut merasakan kesedihan yang mendalam ini sepenuh hati, dan berharap serta berdoa agar senantiasa diberikan kekuatan lahir maupun batin, ketabahan hati yang kokoh, serta kesabaran yang tak terhingga dalam menghadapi dan melewati cobaan berat yang sangat menyakitkan ini. Kepergian beliau adalah kehilangan besar bagi kita semua, namun segala kebaikan, keteladanan, semangat juang, dan nilai-nilai luhur pengabdian yang telah beliau tunjukkan dan wariskan akan terus menjadi bekal berharga, semangat, dan inspirasi yang abadi bagi kami semua untuk melanjutkan tugas, tanggung jawab, dan amanah negara dengan sebaik-baiknya, sepenuh hati, dan penuh integritas, seperti apa yang selalu beliau lakukan dan ajarkan semasa masih mengemban amanah. Selamat jalan, wahai pahlawan pengayom masyarakat, wahai abdi negara yang setia. Pengabdianmu yang tulus dan ikhlas akan selalu dikenang, namamu akan terus terukir indah, dan jasamu akan abadi tersimpan rapi dalam lembaran sejarah pengabdian kepolisian di tanah Mukomuko tercinta.

(HD)

[td_block_3 limit="30" custom_title="Berita Terkait" category_id="_more_author" ajax_pagination="load_more" time_ago="yes" show_modified_date="yes" tdc_css="eyJhbGwiOnsiZGlzcGxheSI6IiJ9fQ=="]