Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Ketua IMI Purwakarta Apresiasi Napak Wates #5, Ribuan Tracker Ramaikan Hari Jadi Purwakarta

Warta.in, Purwakarta – Di tengah raungan suara mesin ribuan motor trail yang memadati kawasan Cikao Park, Kabupaten Purwakarta, Minggu (19/7/2026), tampak seorang pria duduk tenang di kursi tenda panitia. Dengan sikap santai namun tetap menunjukkan tatapan tajam dan penuh perhatian, ia mengamati lalu lalang para peserta yang datang dari berbagai daerah.

Sosok tersebut adalah Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Purwakarta, Lambert Lilipaly, yang akrab disapa Bung Lambert.

Kehadirannya di arena Napak Wates #5 Purwakarta Tracker menjadi bentuk dukungan nyata terhadap suksesnya penyelenggaraan kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Purwakarta ke-195 dan Kabupaten Purwakarta ke-58 Tahun 2026.

Bung Lambert hadir didampingi jajaran pengurus IMI Kabupaten Purwakarta. Kehadirannya bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi juga memberikan semangat kepada panitia dan ribuan peserta yang datang dari berbagai komunitas motor trail atau tracker di seluruh Indonesia.

Dalam keterangannya, Bung Lambert menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan berskala nasional tersebut.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia Napak Wates #5. Penyelenggaraan kegiatan ini sangat luar biasa, mulai dari persiapan, pengaturan peserta, hingga pelaksanaan di lapangan. Semua berjalan dengan baik dan menunjukkan bahwa Purwakarta mampu menjadi tuan rumah event otomotif yang besar dan berkualitas,” ujar Bung Lambert.

Menurutnya, Napak Wates bukan hanya menjadi ajang adu ketangkasan dan penyaluran hobi para pecinta motor trail, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarkomunitas tracker dari berbagai daerah di Indonesia.

“Ini adalah ajang silaturahmi akbar bagi para pecinta motor trail. Mereka datang dari berbagai provinsi dan daerah, bertemu dalam semangat persaudaraan, sportivitas, serta kecintaan terhadap dunia otomotif,” katanya.

Lebih jauh, Bung Lambert menilai kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Ribuan peserta dan pengunjung yang hadir secara langsung menggerakkan roda ekonomi lokal, mulai dari sektor kuliner, penginapan, hingga pelaku usaha kecil dan menengah.

“Efek ekonomi dari kegiatan seperti ini sangat terasa. Banyak pelaku UMKM lokal membuka stan dan dagangannya laris diserbu pengunjung. Warga yang berada di sekitar lokasi kegiatan maupun di sepanjang lintasan juga ikut merasakan manfaatnya. Inilah salah satu nilai tambah dari sebuah event otomotif yang dikemas dengan baik,” jelasnya.

Puluhan stan UMKM yang menjajakan beragam produk kuliner khas Purwakarta, minuman, aksesori, hingga perlengkapan otomotif tampak dipadati pengunjung sepanjang kegiatan berlangsung.

Kehadiran ribuan tracker dari berbagai daerah turut meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat selama acara berlangsung.

Bung Lambert berharap Napak Wates dapat terus menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan mampu menarik lebih banyak peserta pada penyelenggaraan berikutnya.

“Saya berharap tahun depan Napak Wates kembali digelar dengan persiapan yang lebih matang dan jumlah peserta yang semakin banyak. Event seperti ini bukan hanya membesarkan dunia otomotif di Purwakarta, tetapi juga menjadi sarana promosi daerah, memperkuat sektor pariwisata, serta menggerakkan ekonomi masyarakat. Semoga Napak Wates terus berkembang dan menjadi kebanggaan Purwakarta.” Jelas Ketua IMI Purwakarta.

Menutup keterangannya, Bung Lambert mengajak seluruh komunitas otomotif untuk terus menjaga keselamatan berkendara, menjunjung tinggi sportivitas, serta bersama-sama menjaga nama baik Kabupaten Purwakarta sebagai daerah yang ramah terhadap kegiatan otomotif dan wisata.

“Bravo Napak Wates #5! Bravo Purwakarta! Purwakarta Istimewa…!,” pungkas Bung Lamber bersemangat. (ds)

Berita Terkait