“BENTENG ANNA MUKOMUKO: SAKSI BISU JEJAK KEKUASAAN KOLONIAL INGGRIS TAHUN 1798 DI TEPIAN SUNGAI SELAGAN.
MUKOMUKO — Di tengah hamparan wilayah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, tepatnya di Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko, berdiri kokoh sebuah bangunan tua yang menyimpan lembaran sejarah panjang masa silam. Bangunan tersebut adalah Benteng Anna, sebuah peninggalan bersejarah yang menjadi saksi bisu masuknya pengaruh dan kekuasaan kolonial Inggris di pesisir barat Pulau Sumatera.
Benteng ini didirikan pada tahun 1798, terletak strategis di tepian aliran Sungai Selagan. Lokasi pemilihannya bukan tanpa alasan; pada masa itu, sungai menjadi urat nadi utama lalu lintas perdagangan dan transportasi. Keberadaan Benteng Anna menjadi penanda penting, yang menorehkan babak baru dalam perjalanan sejarah wilayah ini, sekaligus menjadi bukti nyata bagaimana persaingan kekuasaan dan kepentingan ekonomi antarnegara besar pada abad ke-18 telah menjangkau hingga ke pelosok pesisir Sumatera.
Sebagai peninggalan peradaban kolonial Inggris, struktur Benteng Anna memiliki nilai sejarah yang tak ternilai harganya. Ia bukan sekadar bangunan batu yang berdiri tegak, melainkan cerminan dari dinamika politik, pertahanan, dan perdagangan yang terjadi di Nusantara lebih dari dua abad silam. Keberadaannya mengingatkan generasi masa kini tentang bagaimana wilayah Mukomuko kala itu menjadi salah satu titik perhatian penting dalam jaringan perdagangan rempah dan komoditas berharga lainnya yang menjadi rebutan berbagai bangsa asing.
Meskipun telah melewati gempuran waktu, cuaca, dan berbagai peristiwa alam selama lebih dari 200 tahun, Benteng Anna hingga saat ini masih berdiri megah dan terawat dengan baik. Keberadaannya tidak hanya menjadi warisan budaya yang harus dijaga kelestariannya, melainkan juga telah menjelma menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang menarik dan bernilai edukasi di Kabupaten Mukomuko.
Setiap sudut bangunan ini menyimpan cerita, mengajak setiap pengunjung yang datang untuk merenung dan memahami akar sejarah daerahnya. Bagi para pencinta sejarah, pelajar, maupun wisatawan umum, Benteng Anna menawarkan pengalaman tersendiri: menyusuri jejak masa lalu, merasakan atmosfer zaman kolonial, dan menghargai perjalanan panjang yang telah dilalui oleh tanah dan masyarakat Mukomuko hingga mencapai kemajuan seperti yang disaksikan saat ini.
Dengan segala keunikan dan nilai sejarah yang dimilikinya, Benteng Anna tetap menjadi aset berharga bagi Kabupaten Mukomuko. Ia berdiri teguh, tidak hanya sebagai monumen masa lalu, melainkan juga sebagai pengingat bahwa sejarah adalah guru kehidupan, serta menjadi daya tarik yang senantiasa menyambut kedatangan siapa saja yang ingin mengenal lebih dekat kisah perjalanan daerah ini dari masa ke masa.
(HD)































