NIAS BARAT, Warta.in – Publik Nias Barat kembali dibohongi dengan kata-kata indah.
Pada `15 Juni 2026`, di depan kamera `NIASBARAT24`, `Sokhiaro Daeli, SE` selaku `Anggota DPRD` dengan lantang menyebut RSUD Onolimbu “fisiknya sudah baik” dan “sudah siap”. Nama `Cerah Medika` pun dipuji setinggi langit.
Tapi 29 hari kemudian…
Video dokumentasi kami `14 Juli 2026 pukul 18:35 WIB` menampar semua pujian itu.
Proyek `Peningkatan Kelas RSUD Cerah Medika Onolimbu` senilai `Rp138.286.818.003,-` `Dana DAK 2025` yang dikerjakan `KSO TURELOTO – NARA – SANGKURIANG` faktanya masih seperti ini:
Meja Informasi & Administrasi Kosong. Tidak ada petugas. Tidak ada pelayanan.
Ruang Perawatan Kosong melompong. Tidak ada ranjang. Tidak ada alat. Tidak ada pasien.
3.Koridor Sepi. Hanya gema langkah kaki.
Ini `RSUD` atau `Museum Bangunan Kosong`?
Kontrak kerja `295 hari` sejak `10 Juni 2025` sudah lewat. Uang `138,2 Miliar` uang rakyat sudah cair. Tapi hasilnya? Zonk.
Pertanyaan Untuk PPK Dinkes Nias Barat:
1.Standar “sudah siap” versi anda seperti apa?
2.Rp138,2 Miliar` sudah dibayarkan untuk progres berapa persen?
3.Kapan rakyat Nias Barat bisa berobat di sini? Atau ini hanya proyek pencitraan?
Tuntutan Tegas Kami:
Cukup sandiwara!
BPK RI` – Turun audit sekarang!
KPK & Kejati Sumut` – Selidiki dugaan korupsi Dana DAK!
Kontraktor` – Jelaskan kemana uang 138 miliar itu!
Rakyat tidak butuh pujian. Rakyat butuh Rumah Sakit.
Jangan jadikan penderitaan rakyat sebagai proyek bancakan.























