Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

*MENGEJAR CITA‑CITA AKADEMIS MENJADI PROFESOR, SEBAGAI WAKIL REKTOR UNIVERSITAS KARTAMULIA*

*MENGEJAR CITA‑CITA AKADEMIS MENJADI PROFESOR, SEBAGAI WAKIL REKTOR UNIVERSITAS KARTAMULIA*

JAKARTA – Tokoh bangsa yang telah mengabdi selama dua periode sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang mewakili provinsi Aceh pada kurun waktu 2014 hingga 2024, Dr. H. Fachrul Razi, M.I.P., M.Si., M.H., M.I.Kom., secara resmi dan sah dilantik serta ditetapkan menduduki jabatan strategis sebagai Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat di lingkungan Universitas Kartamulia, Purwakarta. Penunjukan ini merupakan langkah yang diambil dengan penuh kesadaran sebagai wujud nyata dedikasi tinggi beliau untuk terus berkontribusi memajukan dunia pendidikan tinggi, sekaligus menjadi babak penting dalam perjalanan ikhtiar akademiknya yang senantiasa bercita‑cita untuk meraih jabatan fungsional tertinggi seorang pendidik, yaitu Profesor atau Guru Besar. Hal ini disampaikan secara terbuka kepada awak media di Jakarta, pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026.

Kehadiran sosok yang berpengalaman luas ini di jajaran pucuk pimpinan Universitas Kartamulia menandai terbukanya lembaran sejarah dan babak pembangunan yang baru bagi upaya akselerasi kemajuan perguruan tinggi tersebut. Dengan mengandalkan kekayaan portofolio yang telah teruji dan terbentuk dengan matang di berbagai tingkat, baik nasional maupun cakrawala internasional, Dr. Fachrul Razi diproyeksikan mampu membawa Universitas Kartamulia melangkah menjadi sebuah institusi pendidikan yang mandiri, memiliki daya saing yang setara di kancah global, serta senantiasa melahirkan karya dan manfaat yang berdampak nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat luas.

Rektor Universitas Kartamulia menyambut baik penunjukan ini dan menegaskan bahwa kehadiran beliau merupakan langkah yang sangat krusial dan strategis guna memperkuat serta memperluas jaringan kerja sama kelembagaan, memperlancar diplomasi kampus, serta meningkatkan kualitas dan penyebarluasan citra dan informasi publik mengenai keberadaan serta prestasi yang diraih oleh perguruan tinggi ini.

Menyikapi amanat kepercayaan yang diberikan kepadanya, Dr. Fachrul Razi mengungkapkan sikap optimisme yang tulus serta tekad bulat untuk mendedikasikan seluruh kepakaran yang beliau miliki, jaringan diplomatik yang telah terjalin luas, serta pengalaman panjang dalam dunia komunikasi dan hubungan masyarakat, semata‑mata demi memajukan Universitas Kartamulia ke arah yang lebih baik, lebih berkembang, dan semakin dihormati.

“Dunia perguruan tinggi adalah ladang pengabdian intelektual yang paling mulia. Bergabungnya saya di Universitas Kartamulia ini bukanlah semata‑mata untuk memperluas jangkauan kerja sama serta mengelola kehumasan kampus, melainkan juga merupakan bagian tak terpisahkan dari ikhtiar akademik saya untuk mengabdi sepenuhnya di dunia pendidikan sekaligus mengejar cita‑cita meraih gelar Profesor. Bersama segenap warga kampus, kami ingin menjadikan Universitas Kartamulia atau UKP sebagai Impactful Campus: sebuah kampus yang memiliki dampak nyata, terkoneksi erat dengan dunia global, namun akarnya tetap tumbuh kuat dan kokoh menancap di bumi pertiwi serta di tengah kehidupan masyarakat,” ujar Fachrul Razi, yang juga merupakan lulusan Universitas Indonesia yang terkemuka.

Sebagai figur yang telah mengukir kiprah gemilang di arena politik nasional serta tata kelola negara selama satu dekade penuh, beliau memiliki rekam jejak yang sangat kuat dan terbukti dalam merumuskan kebijakan publik serta menata tata kelola kelembagaan yang baik dan benar. Selama menjabat sebagai Senator DPD RI mewakili Aceh dalam dua periode, yakni tahun 2014–2019 dan 2019–2024, beliau turut berkontribusi secara aktif dan mendalam dalam pembahasan berbagai rancangan undang‑undang, melaksanakan fungsi pengawasan pelaksanaan otonomi daerah, serta memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat yang berasal dari daerah agar didengar dan dipenuhi di tingkat pemerintahan pusat. Di puncak karirnya, beliau dipercaya menjabat sebagai Ketua Komite I serta pimpinan Alat Kelengkapan DPD RI, yang membidangi urusan hukum, politik, pemerintahan dalam negeri, dan otonomi daerah. Berkat pengalaman inilah, beliau sangat menguasai dinamika hubungan antar‑pemerintahan, penyusunan perancangan regulasi yang baik, serta seni negosiasi kelembagaan tingkat tinggi yang menjembatani kepentingan antara pemerintah pusat dan daerah.

Selain itu, beliau dikenal luas sebagai sosok akademisi sekaligus politisi yang sangat aktif dan luwes dalam pergaulan internasional serta menguasai jaringan diplomasi global dengan sangat baik. Sering kali, nama beliau dipercaya mewakili bangsa Indonesia dalam berbagai forum antar‑parlemen internasional, konferensi perdamaian dan pembahasan hak asasi manusia, hingga simposium pemerintahan yang digelar di benua Asia, Eropa, maupun Amerika Serikat.

Koneksi yang beliau bangun meluas hingga mencakup berbagai lembaga penelitian berskala dunia, organisasi internasional —termasuk lembaga‑lembaga yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa‑Bangsa serta lembaga swadaya masyarakat internasional— hingga universitas‑universitas ternama di berbagai negara yang dapat dibuka peluangnya untuk kerja sama penelitian bersama, pertukaran pelajar, serta kunjungan dosen tamu atau visiting professor. Penguasaan beliau dalam studi politik dan hubungan internasional juga memampukan dirinya untuk memfasilitasi terjalinnya dialog strategis serta kemitraan yang setara antarnegara.

Latar belakang ilmu yang beliau tempuh secara multidisiplin, mencakup bidang ilmu komunikasi maupun ilmu politik, menjadikan sosok ini pribadi yang sangat adaptif dan komunikatif dalam berbagai situasi. Gelar magister yang beliau sandangi, termasuk gelar M.I.Kom., semakin memperkuat kompetensi beliau dalam manajemen media, penanganan citra atau brand image, komunikasi krisis yang tepat, serta strategi pemasaran dan publikasi yang tepat guna bagi dunia pendidikan tinggi. Beliau juga memiliki hubungan kerja sama yang harmonis dan baik dengan berbagai pimpinan redaksi, insan jurnalis, serta lembaga penyiaran, baik yang berskala nasional maupun daerah, yang tentu saja dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan paparan publik dan nama baik Universitas Kartamulia di mata masyarakat. Beliau juga dikenal giat menulis artikel opini bernuansa ilmiah, serta sering diundang menjadi narasumber utama di berbagai media elektronik maupun cetak nasional untuk membedah isu‑isu politik, pemerintahan, dan hukum yang sedang berkembang.

Di luar kiprahnya di dunia politik dan kepentingan akademik, beliau juga tidak melupakan peran dalam pembinaan generasi muda dan dunia olahraga. Kepercayaan diberikan kepadanya untuk menjabat sebagai Wakil Ketua Umum I Pengurus Muaythai Indonesia (PBMI), serta terlibat aktif dalam kepengurusan dan pembinaan organisasi olahraga lainnya di tingkat nasional maupun daerah, yang utamanya berfokus pada penemuan dan pengembangan bakat atlet‑atlet muda yang berpotensi menjadi kebanggaan bangsa.

Dengan lengkapnya rekam jejak pengabdian yang mencakup dunia pemerintahan, jaringan hubungan internasional, pengelolaan kehumasan, hingga pembinaan pemuda dan olahraga, kehadiran Dr. H. Fachrul Razi menduduki jabatan Wakil Rektor IV ini diproyeksikan akan membawa perubahan yang sangat berarti dan signifikan bagi kemajuan Universitas Kartamulia. Penunjukan ini memiliki implikasi strategis yang luas, mulai dari akselerasi kerja sama internasional yang membuka pintu selebar‑lebarnya bagi kolaborasi riset serta pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka berskala internasional, penguatan merek kampus serta mengangkat citra Universitas Kartamulia di tingkat nasional melalui pengelolaan hubungan masyarakat yang responsif dan berstandar mutu tinggi, hingga terjalinnya kemitraan strategis antara sektor publik dan dunia industri yang akan mempermudah terciptanya sinergi antara Universitas Kartamulia dengan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, serta dunia usaha dan industri.

(Tim Redaksi)

Berita Terkait