Wartain Banten | Pemerintahan | 2 Agustus 2026 — PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten resmi memperkenalkan identitas baru melalui peluncuran logo baru di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Sabtu (1/8/2026) malam. Kehadiran logo baru tersebut menjadi simbol transformasi Bank Banten dalam memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Peluncuran logo baru Bank Banten dilakukan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni dan disaksikan oleh ratusan masyarakat. Momentum tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur sekaligus komitmen bersama dalam membangun Bank Banten sebagai lembaga keuangan milik masyarakat Banten.
Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami beserta jajaran, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala daerah atau perwakilannya.
Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa logo baru Bank Banten bukan hanya perubahan tampilan, tetapi menggambarkan semangat baru dalam menghadapi tantangan dan peluang ekonomi ke depan.
Menurutnya, identitas baru tersebut membawa pesan tentang kepercayaan, kekuatan, dan harapan besar agar Bank Banten semakin dekat serta dicintai oleh seluruh masyarakat.
“Kita semua mempunyai keyakinan Bank Banten ke depan akan semakin dicintai oleh seluruh masyarakat Banten. Dengan semangat kerja yang tinggi, harapan itu pasti akan menjadi kenyataan,” kata Andra
Logo baru Bank Banten mengusung bentuk “Tumpang Susun Tiga” dengan perpaduan warna biru muda, biru, dan biru tua (navy). Filosofi tersebut mencerminkan nilai kepercayaan, stabilitas, integritas, serta optimisme terhadap pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan.
Warna biru muda menggambarkan kelembutan, kedamaian, kejernihan, kepercayaan, dan keterbukaan. Warna biru merepresentasikan kreativitas, ketenangan, kesetiaan, kredibilitas, serta stabilitas. Sedangkan warna biru tua melambangkan otoritas, kekuatan, kecerdasan, integritas, dan kewibawaan.
Selain mengandung nilai modernitas, desain logo baru Bank Banten juga mengangkat unsur kearifan lokal. Bentuk atap “Tumpang Susun Tiga” yang menjadi inspirasi logo mencerminkan budaya Indonesia, kemampuan beradaptasi, serta nilai sejarah dan religius yang melekat dalam kehidupan masyarakat.
Tiga garis utama pada logo tersebut menggambarkan tiga peran utama Bank Banten, yakni sebagai penghimpun dana masyarakat (funding), penyalur kredit (lending), dan penyedia layanan jasa keuangan (services).
Sementara simbol panah yang mengarah ke atas menggambarkan pertumbuhan, kemajuan, kesuksesan, serta peningkatan nilai yang menjadi harapan bagi perkembangan Bank Banten di masa depan.
Andra Soni menegaskan bahwa Bank Banten merupakan aset bersama yang harus diperkuat oleh seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keberadaan Bank Banten harus mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan ekonomi daerah.
“Bank ini bukanlah milik Gubernur, bukan sekedar milik pemerintah, tapi Bank ini adalah milik kita semua. Oleh karena itu menjadi kewajiban kita untuk memajukan Bank Banten, agar Bank Banten bisa menjadi tonggak, menjadi penggerak ekonomi di Provinsi Banten,” tegasnya.
Ia berharap Bank Banten dapat terus meningkatkan perannya dalam mendukung perekonomian masyarakat, terutama melalui pembinaan dan penguatan sektor UMKM.
Dengan pelayanan yang semakin dekat dan jangkauan yang semakin luas, Bank Banten diharapkan mampu menjadi mitra strategis masyarakat dalam mengembangkan usaha serta meningkatkan kesejahteraan.
“Yang terpenting kemanfaatan Bank Banten dirasakan oleh seluruh masyarakat Banten,” katanya.
Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota di Banten untuk bersama-sama memperkuat Bank Banten sebagai bank kebanggaan daerah.
Menurutnya, optimalisasi peran Bank Banten dalam pengelolaan keuangan daerah akan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten.
“Mari kita tumbuh dengan penuh kebersamaan,” ajaknya.(WartaiinBanten)






























