“POLRES MUKOMUKO BERGERAK CEPAT: JEMBATAN MERAH PUTIH PRESISI DIBANGUN KEMBALI DI RETAK MUDIK, KESELAMATAN WARGA MENJADI PRIORITAS UTAMA.
MUKOMUKO, 28 AGUSTUS 2026 — Kepolisian Resor (Polres) Mukomuko kembali menunjukkan kepedulian nyata dan kehadirannya yang penuh makna di tengah masyarakat, dengan bergerak cepat membangun serta memperbaiki Jembatan Merah Putih Presisi yang terletak di wilayah Retak Mudik, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan institusi Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban umum, melainkan juga hadir untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar warga, khususnya yang menyangkut keselamatan dan kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari.
Pembangunan dan perbaikan menyeluruh ini dilaksanakan melalui jajaran Polsek Sungai Rumbai, setelah pihaknya melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan mendapati kondisi jembatan lama yang sudah sangat memprihatinkan serta tidak lagi layak dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Lantai jembatan yang terbuat dari kayu sudah banyak lapuk, tipis, dan rapuh, sehingga kekuatannya untuk menahan beban sangat diragukan. Sementara itu, bagian pinggir jembatan sama sekali tidak memiliki pelindung, sehingga setiap warga yang melintas selalu merasa cemas dan takut, serta berisiko tinggi terjatuh ke bawah sungai.
Atas arahan langsung Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., Kapolsek Sungai Rumbai, Ipda Benikno Aquino, S.H., segera mengambil langkah tegas dan cepat untuk mengatasi permasalahan tersebut tanpa menunda waktu. Personel kepolisian pun langsung turun ke lokasi, bahu-membahu dan bergotong royong bersama warga sekitar untuk mengerjakan perbaikan secara menyeluruh. Seluruh papan lantai yang sudah lapuk dan rusak diganti dengan material baru yang jauh lebih kuat dan tahan lama, sementara di kedua sisi jembatan dipasang pagar pembatas berbahan besi yang kokoh dan menjamin keselamatan setiap orang yang melintas.
“Kami melihat kondisi jembatan sebelumnya sudah sangat memprihatinkan. Papan-papannya sudah lapuk, tidak kuat lagi menahan beban, dan yang lebih berbahaya belum ada pelindung di pinggirnya. Masyarakat setiap hari melintas dengan rasa takut dan cemas bisa jatuh kapan saja. Karena itulah kami segera bergerak cepat, bekerja sama dengan warga. Papan-papan lama yang lapuk kami ganti, lalu kami pasang pagar pembatas dari besi agar masyarakat yang lewat merasa aman, tenang, dan terhindar dari risiko terjatuh,” ungkap Ipda Benikno Aquino, S.H., dengan tulus dan penuh tanggung jawab.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa pekerjaan pembangunan dan perbaikan ini murni merupakan inisiatif serta swadaya dari jajaran Polres Mukomuko, sebagai wujud nyata kehadiran Polri yang selalu hadir di tengah masyarakat. Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi bukti bahwa keberadaan Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan serta ketertiban umum semata, melainkan juga hadir secara nyata untuk turut membantu menyelesaikan segala persoalan yang menyangkut kepentingan dan keselamatan warga, sekecil apa pun hal itu.
“Kami berharap Jembatan Merah Putih Presisi ini nantinya dapat bermanfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, memperlancar segala aktivitas harian warga Retak Mudik maupun warga sekitar. Saya pun mengajak seluruh warga, mari kita jaga dan rawat bersama fasilitas yang telah dibangun ini agar tetap awet dan bisa dipakai dalam jangka waktu panjang,” tambahnya dengan harapan yang tulus.
Kini, setelah selesai dikerjakan dengan penuh semangat dan kerja sama yang erat antara pihak kepolisian dan masyarakat, Jembatan Merah Putih Presisi berdiri kokoh dengan lantai yang kuat dan pagar pembatas yang aman. Risiko kecelakaan berkurang secara drastis, dan warga pun tak lagi merasa cemas saat melintas. Langkah cepat yang diambil Polres Mukomuko bersama warga ini menjadi bukti nyata semangat Polri Presisi — selalu hadir tepat waktu, mendengar keluh kesah rakyat, dan memberikan solusi yang nyata sampai tuntas, demi keamanan, ketertiban, serta kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.
(HD / Tim Redaksi)





























