Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Air Tak Mengalir tapi Tagihan Jalan Terus, Warga Kelurahan Pasar Bhayangkara Protes Kinerja PDAM Tirta PALI!

Warta.in//PALI, 27 Juli 2026 – Gelombang protes warga terhadap kualitas pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta PALI Anugerah kembali mencuat. Kali ini, warga di lingkungan Kampung Rambutan RT 19, Kelurahan pasar Bhayangkara tepatnya di belakang RSUD lama, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), secara terbuka mengeluhkan distribusi air bersih yang macet total namun tagihan bulanan tetap berjalan.

Salah satu warga berinisial (N) yang tidak mau di sebutkan namanya tersebut menjelaskan kepada media Kabiro warta.in//Pali, kurang lebih 11 rumah yang mengalami hal yang serupa dengan nya, ia meluapkan kekecewaannya karena hak warga mendapatkan air bersih tidak terpenuhi, sementara kewajiban membayar biaya beban meteran terus ditagih secara rutin.

Air Mubazir di Tempat Lain, Rumah Warga Kering Kerontang Warga menilai ada ketidakadilan dan salah urus dalam sistem distribusi air. Di saat pipa-pipa menuju rumah warga di RT 19 kering kerontang, di beberapa titik lokasi lain justru terlihat air bersih mengalir bebas dan terbuang mubazir. “Air di rumah kami tidak kunjung mengalir, tapi setiap bulan selalu diminta bayar tagihan. Ini sangat merugikan kami sebagai konsumen,” keluh warga setempat dalam narasi yang beredar.

Bermacam cara Laporan Warga ada yang melalui akun WhatsApp dan messenger sering di abaikan dengan alasan kondisi air lagi susah saat kemarau, Kinerja PDAM TIRTA PALI ANUGERAH Dipertanyakan Hal yang paling disayangkan warga adalah lambatnya respons dari pihak manajemen operasional. (N) mengaku sudah melaporkan permasalahan teknis ini kepada pihak terkait agar dilakukan pengecekan langsung pada amper meteran air miliknya. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan nyata atau petugas yang datang ke lokasi untuk memeriksa kerusakan.

Sikap pasif dari pihak penyedia jasa air bersih ini memicu kritik tajam dari masyarakat luas. Kualitas kinerja, profesionalisme penanganan keluhan pelanggan, hingga kebijakan tarif beban dari PDAM Tirta PALI kini dipertanyakan besar-besaran oleh publik.

Warga mendesak jajaran direksi PDAM Tirta PALI dan Pemerintah Kabupaten PALI untuk segera turun tangan membenahi masalah ini. Mereka meminta adanya transparansi, perbaikan jaringan pipa, serta kompensasi atau penghapusan tagihan selama air tidak mengalir, demi rasa keadilan bagi masyarakat kecil.

 

(M.R)

Berita Terkait