Beranda blog Halaman 133

Maksimalkan Pelayanan Pagi kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish di Wilayah Ngimbang

0

Maksimalkan Pelayanan Pagi kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN// Warta.In – Polsek Ngimbang dalam rangka melayani masyarakat melalui kegiatan Commander Wish dipagi hari, dengan beberapa personel untuk hadir memberikan pelayanan di tengah masyarakat pada jam-jam sibuk pagi hari.

Kegiatan Commander Wish di laksanakan di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi, Aiptu Muji. R, Aiptu Djudi, Brigadir Elbiyun dan Brigadir Deni di pertigaan Pasar Ngimbang dan SMA Negeri 1 Ngimbang di Kecamatan Ngimbang pada Hari Kamis (13/08/2026) pukul 05.40 WIB

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K. S.I.K, menjelaskan bahwa Commander Wish Layanan Pagi merupakan program prioritas sekaligus kebijakan utama dari Kapolres Lamongan yang bertujuan menghadirkan personel Polri secara maksimal pada pagi hari untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan rawan kemacetan, penyeberangan anak sekolah, pasar atau pusat kegiatan ekonomi, serta kawasan perkantoran.

Kehadiran personel di lokasi tersebut diharapkan mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas.

Kapolsek Ngimbang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh personel.

Program Commander Wish Layanan Pagi menjadi langkah awal dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif, cepat, dan Presisi melalui kehadiran nyata anggota Polri di tengah masyarakat sejak pagi hari.

Kami harap pelayanan terhadap masyarakat harus lebih maksimal. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan kegiatan layanan pagi ini.” ujarnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan jadikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”pungkasnya ( roy)

Personil Polsek Ngimbang Gencar Gelar Patroli Blue Light Guna Daya Cegah Dan Tangkal 4C Di Daerah Rawan

0

Personil Polsek Ngimbang Gencar Gelar Patroli Blue Light Guna Daya Cegah Dan Tangkal 4C Di Daerah Rawan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Rabu (12/08/2026)pukul 23.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan Anggota jaga Poksek Ngimbang Aiptu Denny, S. H.,Brigadir Elbiyun dan Brigadir Bayu dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang, dan Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K, yang di wakili Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Demi Sukseskan Program Ketahanan Pangan P2B,Polsek Ngimbang Monitoring Tanaman Jagung di Desa Drujugurit

0

Demi Sukseskan Program Ketahanan Pangan P2B, Personil Polsek Ngimbang Monitoring Tanaman Jagung di Desa Drujugurit

LAMONGAN//Warta.in- Komitmen Polri dalam mendukung program strategis nasional kembali ditunjukkan oleh Polsek Ngimbang Pada Hari Rabu (12/08/2026), pukul 10.00 wib

Anggota jaga Polsek Ngimbang turun langsung ke lahan baku Ladang (LBL) milik warga di Desa Drujugurit Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, untuk melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh personil Polsek Ngimbang, Aiptu Denny S.H, didampingi Bhabinkamtibmas di Desa Drujugurit

Pengecekan dilakukan di lahan jagung milik P Rawan seluas 0.400 meter persegi yang berada di Dukuh Gurit RT 04. Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik dengan tinggi rata-rata mencapai sekitar 80 sentimeter, daun berwarna hijau segar, usia tanam sekitar 40 hari, serta tidak ditemukan serangan hama maupun penyakit yang signifikan.

Selain itu, ketersediaan air dinilai mencukupi berkat pemanfaatan air tadah hujan selama musim penghujan. Proses pemupukan telah dilakukan sebanyak dua kali, dengan distribusi pupuk yang berjalan lancar dan mudah diperoleh oleh petani.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S. I. K, dalam keterangannya menyampaikan “Bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah Kapolri dalam rangka mendukung Implementasi 8 Program Prioritas Polri yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor ketahanan dan swasembada pangan”.

Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendampingi dan memastikan program pemerintah berjalan optimal hingga ke tingkat desa, tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Kehadiran Polri di tengah lahan pertanian diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus motivasi bagi para petani untuk terus produktif, demi terwujudnya ketahanan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Jurnalis (roy)

Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Gunungsitoli Barat, Harga Tembus Rp30 Ribu

0

Warta.in, GUNGSITOLI – Warga Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli kembali menjerit. Kelangkaan gas Elpiji 3 Kg bersubsidi terjadi dalam beberapa hari terakhir dan membuat harga di pasaran tembus jauh dari harga normal.

Biasanya Elpiji 3 Kg dijual Rp16 ribu hingga Rp18 ribu per tabung. Namun saat ini warga harus membeli dengan harga Rp25 ribu sampai Rp30 ribu di tingkat pengecer.

“3 hari ini susah cari gas. Kalau ada di warung harganya Rp28 ribu, bahkan ada yang jual Rp30 ribu. Biasanya cuma Rp16 ribu,” kata seorang warga Gunungsitoli Barat, Selasa (12/8/2026).

Kelangkaan ini memicu tanda tanya besar: *Ada apa di balik langkanya Elpiji 3 Kg di Kota Gunungsitoli?* Warga menduga ada penimbunan oleh oknum dan distribusi yang tidak merata.

*Desak Pemerintah Bertindak Tegas*

Kelangkaan dan lonjakan harga ini diduga melanggar aturan distribusi barang bersubsidi. Berdasarkan *Peraturan Presiden No. 104 Tahun 2007* dan *Peraturan BPH Migas No. 6 Tahun 2024*, Elpiji 3 Kg merupakan barang bersubsidi yang peruntukannya khusus untuk rumah tangga miskin, usaha mikro, nelayan, dan petani sasaran.

Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa penjualan Elpiji 3 Kg harus sesuai HET dan melalui pangkalan resmi. Setiap pihak yang menimbun, memperjualbelikan di luar ketentuan, atau menjual di atas HET dapat dikenai sanksi pidana sesuai *Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi* jo *Pasal 62 UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen*.

“Pemkot Gunungsitoli, Pertamina, dan aparat penegak hukum harus turun tangan. Jangan biarkan subsidi negara ini dipermainkan oknum. Segera lakukan sidak ke pangkalan dan tindak tegas pengecer nakal,” tegas warga.

Warga juga mendesak Pemkot Gunungsitoli membentuk tim pengawasan distribusi agar kelangkaan tidak terus berulang dan subsidi tepat sasaran.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak distributor maupun Pertamina terkait penyebab kelangkaan dan langkah penertiban harga di Gunungsitoli Barat.

*Reporter:tim Warta.in*
*Editor: Red*

KelangkaanElpiji HETElpiji Gunungsitoli Pertamina WartaIn*

Ketua RW 030 Mujiono ajak para Warga Perumahan Abdi Negara Residence peduli lingkungan jaga kebersihan

0

Bekasi – Muktiwari Pengurus RW 030 Perumahan Abdi Negara Residence secara resmi mengajak seluruh elemen warga untuk lebih peduli dan aktif menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sekitar 13 Agustus 2026.

 

Ajakan ini diserukan guna mengantisipasi perubahan cuaca sekaligus menciptakan suasana hunian yang lebih sehat, asri, dan nyaman untuk ditinggali.Ketua RW 030 menegaskan bahwa kenyamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari lingkup terkecil, yaitu lingkungan rumah masing-masing.

Melalui sinergi yang kuat antar-warga, diharapkan Perumahan Abdi Negara Residence bisa menjadi role model kawasan hunian yang hijau dan bebas dari tumpukan sampah maupun genangan air.

Waktunya Gerak! RW 030 Ajak Semua Warga Jaga Lingkungan Bersama 📢🌿Lingkungan yang bersih dan sehat berawal dari kepedulian kita sendiri! Pengurus RW 030 Perumahan Abdi Negara Residence mengajak seluruh warga tercinta untuk saling bahu-bahu dalam menjaga kebersihan lingkungan perumahan kita.

Yuk, kita mulai dari langkah kecil:Buang & pilah sampah pada tempatnya dari rumah.

Jaga kebersihan selokan depan rumah agar aliran air lancar.Ikut serta dalam kegiatan kerja bakti rutin di lingkungan RT/RW.Hijaukan pekarangan dengan menanam pohon atau tanaman hias.Kalau bukan kita yang menjaga perumahan kita, siapa lagi? Mari kita wujudkan RW 030 yang bersih, sehat, aman, dan guyub!

#RW030Peduli #Abdi NegaraResidence

#JagaLingkungan #WargaKompak #AyoKerjaBakti #LingkunganSehat #PerumahanAsri

URC Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB Sikat Jaringan Curanmor Sekotong 3 Unit Motor Diamankan

0

URC Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB Sikat Jaringan Curanmor Sekotong 3 Unit Motor Diamankan

Warta.in
Mataram,NTB — Unit Reaksi Cepat Puma Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB berhasil membongkar jaringan tindak pidana pencurian kendaraan motor (curanmor) dan penadahan di wilayah hukum Polda NTB. Dalam operasi tangkap tangan yang digelar pada Rabu dini hari (12/8/2026) di kawasan Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat, petugas mengamankan seorang terduga penadah beserta barang bukti tiga unit sepeda motor.
Pengungkapan ini berawal dari laporan warga bernama Drs. Ade Rukman terkait hilangnya satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam di areal parkir Masjid Raudatul Jannah, Pagutan Barat, Kota Mataram, pada pertengahan April lalu. Modus yang digunakan pelaku utama terbilang nekat, yakni masuk melalui pintu samping masjid saat korban sedang melaksanakan ibadah Shalat Asar, mengambil kunci kontak di dalam bangunan, lalu melarikan kendaraan korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB, Kombes Pol. Arinsandi, S.H., S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan Unit Reaksi Cepat Puma ini merupakan hasil pengembangan intensif dari tersangka utama curanmor berinisial M alias Ram yang saat ini tengah diproses di Polsek Mataram.
“Berdasarkan petunjuk dan arahan yang kami terapkan, Tim Puma Jatanras di bawah pimpinan Kanit Puma AKP Agus Eka Artha, S.H., bergerak cepat melakukan penelusuran jaringan distribusi barang hasil curian tersebut. Hasilnya, petugas berhasil melacak keberadaan barang bukti yang dikuasai oleh terduga penadah berinisial IMA di wilayah Sekotong,” ujar Kombes Pol. Arinsandi.

Dari penggeledahan di kediaman pelaku IMA, tim tidak hanya menemukan sepeda motor Bead milik korban, tetapi berhasil menyita dua unit sepeda motor lainnya yang diduga kuat berasal dari tindak kejahatan serupa, di antaranya 1 unit Yamaha Mio Soul GT 125 warna ungu dan 1 unit Honda Beat Street warna hitam. Saat ini terduga penadah beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda NTB guna proses hukum dan pengembangan jaringan lebih lanjut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K. M.M, mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan curanmor, terutama di area-area publik dan tempat ibadah.
“Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak lengah dalam mengamankan barang berharga milik pribadi. Pastikan kendaraan selalu dalam keadaan terkunci ganda saat diparkir, dan hindari meninggalkan kunci kontak maupun dokumen penting seperti STNK di area yang mudah dijangkau oleh pelaku kejahatan,” imbaunya.

Kabid Humas juga menegaskan agar masyarakat tidak ragu melapor ke kantor kepolisian terdekat apabila melihat atau mencurigai adanya aktivitas penadahan maupun kendaraan tanpa identitas yang jelas di lingkungannya. Polda NTB berkomitmen untuk terus menindak tegas segala bentuk tindak kejahatan guna menjaga kondusifitas dan keamanan masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat, tutupnya. (sr/hpntb)

Ribuan Warga Turun kejalan Meriahkan Gebyar Semarak Agustusan 2026 di Kecamatan Sukakarya 

0

BEKASI. WARTA.IN.SUKAKARYA — Semangat kemerdekaan terasa di Kecamatan Sukakarya. Ribuan warga memadati halaman Kantor Kecamatan Sukakarya untuk mengikuti berbagai lomba dalam rangkaian Gebyar Semarak Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Rabu 12/8/2026.

Acara secara resmi dibuka Plt Camat Sukakarya, Bahrul Ulum yang juga menjabat Kabid TIK Dinas Kominfosantik Kabupaten Bekasi.

Berbagai lomba digelar mulai dari gerak jalan, fashion show, e-sport, hingga lomba rakyat lainnya. Panitia juga menyediakan hadiah langsung dan puluhan doorprize untuk peserta.

“Walaupun Sukakarya letaknya di ujung utara Kabupaten Bekasi, antusiasme warga tidak kalah. Hari ini ada ribuan peserta gerak jalan, 21 peserta fashion show, dan lomba e-sport. Saya berharap kegiatan ini bisa terus jadi energi positif bagi masyarakat,” ujar Bahrul Ulum.

*Lintas Instansi dan Komunitas Turut Meriahkan*

Peserta berasal dari berbagai unsur. Mulai dari PGRI, sekolah, perwakilan 7 desa di Sukakarya, kepolisian, SPPG, hingga organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.

“Ini bukti koordinasi antar stakeholder di Sukakarya berjalan baik dan kompak,” kata Bahrul.

Untuk memeriahkan acara, panitia menyiapkan sekitar 50 item hadiah. Di antaranya sepeda listrik, handphone, dan tablet. Hadiah tersebut merupakan dukungan dari Bank BJB, sejumlah perusahaan di wilayah Sukakarya, serta para kepala desa.

Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Kasi PMD Kecamatan Sukakarya, Yus Yusmana, mengaku kaget dengan tingginya partisipasi warga.

“Untuk gerak jalan awalnya kami siapkan 1000 kupon doorprize. Tapi ternyata yang datang lebih dari 2000 peserta. Akhirnya kupon kami tambah sesuai jumlah peserta,” ungkap Yus.

Menurutnya, kemeriahan tahun ini tidak lepas dari ide dan arahan langsung Plt Camat Sukakarya.

“Alhamdulillah semua rangkaian berjalan lancar. Doorprize sudah dibagikan langsung. Untuk pemenang lomba lainnya akan diumumkan saat acara puncak HUT RI ke-81 nanti,” pungkasnya.

Bahrul menambahkan, munculnya bakat anak muda di lomba e-sport seperti Mobile Legends dan Football menunjukkan potensi besar warga Sukakarya. Ia berharap gebyar semacam ini bisa digelar rutin setiap tahun sebagai ruang hiburan dan kegiatan positif bagi masyarakat.

Dr. Dadang Supriatna, S.Ip.M.Si. Bupati Bandung, Meresmikan TKN Kertasari (TK Negeri) Pertama di Kab.Bandung

0

Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Rabu, 12 Agustus 2026. WARTA. IN

TKN ( TK ) Negeri Kertasari, Desa Tarumajaya, merupakan TKN Pertama di Kabupaten Bandung, yang di resmikan Dr. Dadang Supriatna, S. Ip. M. Si. Bupati Bandung, Rabu, 12 Agustus 2026.

Wajib Belajar 13 tahun, dimulai dari TK, ke depan akan ada TKN 31 Kecamatan di Kabupaten Bandung, Papar Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung.

55 M. TUKIN ASN berasal dari PAD, harusnya ASN faham tugas dan fungsinya, harus seimbang Profesional, Lanjut Kang DS.

TKN, prioritas utama untuk keluarga Tidak Mampu, dan saya titip, TKN Kertasari, di rawat, dengan baik, dan fasilitas yang tersedia mendukung proses belajar mengajar untuk mensukseskan program Wajib Belajar 13 tahun, Pungkas Kang DS.

Hadir dalam acara tersebut, Asep Iksan, SE. Kades Tarumajaya, Kades Se- Kecamatan Kertasari, Asep Kusumah, S. Sos. M. Si. Kadis Pendidikan Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, S. Pd. I. MM. Bunda PAUD Kabupaten Bandung, Ayi Rohiman, S. Ip. Kades Giri Mulya, Asep Ikhsan, SE. S. Pd. MM. Ketua F. Demokrat DPRD Kabupaten Bandung, Dr. John FRESLY, SH. LLM. Dosen Pascasarjana, Sarjana  FISIP UNPAD.

Bersamaan PKK TARUMAJAYA FEST 2026 | Penghargaan Siswa Berprestasi | PMT Bumil dan Balita | Gelar Produk UMKM Lokal | Kreasi Seni Budaya | Pemberian Alat Kesehatan Ke Setiap Dusun | Sembako Pasar Murah | Pelayanan Adminduk | Cek Kesehatan Gratis | Pembayaran Pajak PBB / Kendaraan |. WARTA. IN Biro Bandung.

8 Bulan 2026 Berlalu, 12 Program Bupati Nias Barat Diduga Gagal Total

0

Warta.in, NIAS BARAT – Tahun 2026 sudah berjalan 8 bulan. Namun di Kabupaten Nias Barat, 12 program unggulan yang menjadi visi misi Bupati Eliyunus Waruwu *diduga gagal total* di lapangan.

Alih-alih menghadirkan perubahan, Pemkab Nias Barat justru meninggalkan deretan proyek mangkrak, keterlambatan anggaran, dan pelayanan dasar yang tidak berjalan.

Kekecewaan mendalam ini disuarakan warga. Salah seorang pelaku usaha lokal di Nias Barat menegaskan bahwa roda pemerintahan saat ini hanya berjalan di atas kertas tanpa memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.

“Masyarakat Nias Barat hari ini seperti membeli kucing dalam karung. Kami hanya disuapi janji manis setiap hari, sementara di lapangan, program-program strategis bupati rontok satu per satu. Ini bukan sekadar kegagalan administratif, ini adalah pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat,” ujarnya, Senin (11/8/2026).

12 Program Yang Diduga Gagal Total:

1. Pengadaan Bibit Babi Dana Desa Ketapang TA 2025 via Perumda Tanomo*: Diduga gagal total. Sejumlah desa melaporkan bantuan ternak babi justru mati sebelum memberikan hasil.
2. Pembukaan Lahan Sawah Antar-Kecamatan*: Masih berupa “proyek di awan-awan” tanpa realisasi fisik di lapangan.
3. Perkebunan Jagung Ketahanan Pangan 2025*: Pengeluaran anggaran di berbagai desa terbukti jauh lebih besar pasak dari pada tiang dibanding hasil panen.
4. Pengadaan Bibit Unggul*: Hingga Agustus 2026, bibit yang dijanjikan belum kunjung didistribusikan kepada petani.
5. Jalan Alternatif Sisobawino – Hilibadalu – Hilisangawola*: Pembangunan infrastruktur krusial ini mandek dan tidak selesai.
6. Keterlambatan Pencairan Dana Desa*: Sudah memasuki bulan Agustus, namun pencairan baru menyentuh Tahap 1, melumpuhkan sirkulasi ekonomi desa.
7. Mangkraknya 3 Proyek IPA Air Bersih TA 2025*: Proyek Instalasi Pengolahan Air di Desa Hiliuso Moi, Desa Lahagu, dan Desa Bawozamaiwo tidak dapat difungsikan. Air bersih masih menjadi mimpi bagi warga.
8. Penelantaran Aset RSU Pratama Lologolu*: Gedung dan fasilitas medis milik Pemda dibiarkan menganggur dan tidak dioperasikan.
9. Dugaan Mark-Up RSU Cerah Medika TA 2025*: Proyek dengan anggaran fantastis ini belum selesai dan memicu kecurigaan publik terkait indikasi korupsi.
10. *Kompleks Wisata Kamadu Beach Menjadi Pajangan*: Restoran serta fasilitas kolam renang milik Pemda telantar tanpa pengelolaan.
11. *Injeksi Dana Mubazir Perumda Tanomo*: Sudah dua tahun disuntik dana APBD, BUMD ini gagal menyumbang Pendapatan Asli Daerah dan gagal membuka lapangan kerja.
12. *Penerbitan SPK PPPK Angkatan Ke II*: Belum kunjung dikeluarkan dan PPPK-PW sudah 8 bulan belum kunjung dapat gajian.

Di saat miliaran rupiah aset daerah dibiarkan membusuk menjadi pajangan, warga Hiliuso Moi, Lahagu, serta Bawozamaiwo harus menjerit demi setetes air bersih.

Sebuah pertanyaan besar wajib kita gantungkan di depan kantor bupati: *Untuk siapa sebenarnya APBD Nias Barat ini bekerja? Untuk kemakmuran rakyat, atau hanya untuk memperkaya segelintir elite di atas panggung janji?

“Kegagalan sistemik di 12 sektor ini bukan lagi sekadar masalah teknis keterlambatan proyek. Ini adalah krisis multidimensi yang berdampak langsung pada dapur ribuan keluarga di Nias Barat.”

Publik kini menuntut transparansi penuh, audit BPK, dan pertanggungjawaban nyata dari Bupati Eliyunus Waruwu sebelum sisa waktu jabatannya habis tak berbekas.

Reporter: tim Warta.in
Editor: Red

8BulanGagal SkandalAPBDNisBarat AuditBPK NiasBarat WartaIn

 

“Sepak Bola Pemersatu, Sinergi Pemdes Betung Barat dan Selatan Semarakkan HUT RI ke-81”

0

Warta.in//PALI, 12 Agustus 2026 – Semangat kemerdekaan dan kebersamaan begitu terasa di Desa Betung Barat. Sebelum partai puncak Final Sepak Bola Kades Cup digelar, sebuah pertandingan persahabatan (eksibisi) yang mempertemukan Pemerintah Desa (Pemdes) Betung Barat dan Pemdes Betung Selatan sukses menarik perhatian ratusan warga yang memadati area lapangan GELORA (PUTARAN KELING).

Laga yang berlangsung sengit namun penuh keakraban ini dipimpin langsung oleh kedua kepala desa masing-masing. Kepala Desa Betung Barat, Bapak Rozali, A.Md, memimpin langsung skuad perangkat desanya. Sementara itu, Kepala Desa Betung Selatan, Bapak H. Darlani, yang akrab disapa Pak Empong, juga turun langsung mengomandoi timnya di lapangan hijau.

Momentum Perekat Hubungan Antar-Desa Pertandingan eksibisi ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan menjadi wadah penting untuk memperkuat tali silaturahmi. Di tengah momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, kedua pemerintah desa ingin memberikan contoh nyata tentang pentingnya sinergi dan kolaborasi antar-wilayah tetangga.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kompetisi Kades Cup ini adalah pesta rakyat yang harus membawa kebahagiaan. Lewat laga persahabatan ini, kami berharap hubungan baik, koordinasi, dan kekompakan antara perangkat desa Betung Barat dan Betung Selatan semakin solid ke depannya,” ujar Bapak Rozali, A.Md di sela-sela kegiatan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Bapak H. Darlani (Empong). Beliau menegaskan bahwa kehadiran para kepala desa dan perangkatnya di lapangan adalah bentuk totalitas dalam memeriahkan hari kemerdekaan. “Kalah atau menang itu nomor dua. Yang paling utama adalah kompak, sehat, dan bersama-sama menghibur masyarakat dalam merayakan HUT RI ke-81 ini,” pungkasnya.

Kemeriahan laga ini juga semakin lengkap dengan kehadiran Camat Abab, Bapak Mohamad Reza Pahlevi. Kehadiran orang nomor satu di Kecamatan Abab ini menjadi bukti dukungan moral yang kuat terhadap inisiatif positif yang ditunjukkan oleh Pemdes Betung Barat dan Pemdes Betung Selatan.

Jalannya Pertandingan yang Penuh Canda Tawa Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung memperagakan permainan yang atraktif. Sorak-sorai penonton pecah ketika kedua kepala desa saling berhadapan berebut si kulit bundar. Meskipun faktor fisik menjadi tantangan bagi para perangkat desa yang terbiasa di meja kerja, semangat juang mereka tidak kalah dengan pemain profesional.

Aksi saling serang dan beberapa momen jenaka di lapangan menjadi hiburan segar bagi warga yang menonton. Pertandingan ini sukses mencairkan suasana dan menjadi pembuka yang sangat meriah sebelum tensi ketat partai Final Sepak Bola Kades Cup dimulai. Hingga laga usai, seluruh pemain dari kedua desa saling bersalaman, berpelukan, dan melakukan sesi foto bersama sebagai simbol abadi persaudaraan masyarakat Betung Raya.

 

(Muhamad Randi)