Momentum Penuh Makna: Wilson Lalengke Terima Kunjungan Forum Bela Negara,Awal Langkah Kolaborasi dan Karya Bersama
Oleh: Hidayat
Suasana kehangatan, kekeluargaan, dan semangat kebangsaan yang tinggi menyelimuti kediaman Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, M.A, pada hari Rabu, tanggal 13 Mei 2026. Pada hari yang penuh berkah dan bersejarah itu, beliau yang dikenal sebagai perwakilan Aktivis Hak Asasi Manusia Internasional Indonesia sekaligus merupakan alumni Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Angkatan 48 tahun 2012, kedatangan tamu kehormatan yang sangat dinanti dan membawa pesan persatuan yang kuat. Rombongan tamu tersebut datang dari Forum Bela Negara (FBN), yang dipimpin langsung oleh Bapak Angga beserta rekan-rekan, sahabat, dan pengurus organisasi yang turut mendampingi dalam kunjungan silaturahmi yang sarat makna strategis ini.
Kedatangan rombongan Forum Bela Negara ke kediaman Wilson Lalengke bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah momentum yang sangat indah, patut disyukuri, dan dicatat sebagai langkah awal yang kokoh dalam menjalin hubungan kerja sama, sinergi, dan persaudaraan antarunsur bangsa yang memiliki visi dan misi sama di atas tanah air tercinta. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana yang sangat akrab, terbuka, serta penuh dengan diskusi-diskusi yang mendalam, substansial, dan berorientasi pada kepentingan bersama demi kemajuan, ketahanan, serta kesejahteraan masyarakat dan negara Indonesia.
Wilson Lalengke, sosok yang dikenal luas dengan dedikasinya yang tinggi dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian, dan hak asasi manusia di kancah nasional maupun internasional, sekaligus memiliki wawasan kebangsaan yang sangat luas dan mendalam berkat bekal pendidikan dan pengalamannya di Lemhanas, menyambut kedatangan rombongan dengan penuh senyum, keramahan, dan penghormatan yang tulus. Beliau memandang kehadiran Bapak Angga dan kawan-kawan sebagai sebuah berkah tersendiri, sekaligus bukti nyata bahwa semangat menjaga dan membela negara terus hidup, tumbuh, dan menyatu di hati setiap anak bangsa yang memiliki kepedulian besar terhadap masa depan Indonesia.
Dalam sambutan dan ucapannya yang disampaikan dengan gaya bahasa yang tegas, lugas, berwibawa, namun tetap hangat dan rendah hati, Wilson Lalengke mengungkapkan rasa syukur yang mendalam serta rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas waktu, perhatian, dan niat mulia yang dibawa oleh seluruh rombongan Forum Bela Negara yang telah meluangkan waktu berharga untuk berkunjung, bersilaturahmi, dan bertukar pikiran di kediamannya.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan yang sangat berharga ini kepada Bapak Angga dan kawan-kawan sekalian semua. Kehadiran kalian di sini adalah sebuah kehormatan besar bagi saya dan keluarga, sekaligus menjadi momentum indah yang patut kita syukuri bersama. Saya sangat berharap dan berkeyakinan penuh, bahwa pertemuan yang kita laksanakan hari ini akan menjadi sebuah awal yang sangat baik, awal yang kokoh, serta awal yang penuh harapan bagi lahirnya berbagai karya nyata, kerja sama yang produktif, dan pengabdian yang bermanfaat bersama ke depannya, demi masyarakat dan negara tercinta,” ucap Wilson Lalengke dengan nada bicara yang tegas, jelas, dan meninggalkan kesan mendalam di hati setiap hadirin.
Pertemuan ini menjadi wadah pertemuan dua kekuatan besar yang sama-sama bergerak di jalur pengabdian kepada negara, meski dengan corak, fokus, dan pendekatan yang saling melengkapi. Di satu sisi, Wilson Lalengke membawa bekal pemikiran luas mengenai hak asasi manusia, nilai-nilai kemanusiaan, serta wawasan ketahanan nasional yang komprehensif. Di sisi lain, Forum Bela Negara merupakan wadah yang menghimpun potensi masyarakat untuk menanamkan dan menguatkan rasa cinta tanah air, kesetiaan kepada negara, serta kesiapan berperan aktif dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa. Pertemuan kedua kekuatan ini dinilai banyak pihak sebagai langkah strategis yang sangat tepat di tengah dinamika zaman yang terus berkembang, di mana persatuan, kesatuan, dan gotong royong antar elemen bangsa menjadi kebutuhan mutlak.
Selama pertemuan berlangsung, berbagai gagasan brilian, pandangan, serta masukan berharga saling bertukar dan melebur menjadi satu pemahaman yang utuh. Berbagai isu strategis yang menyangkut kehidupan berbangsa dan bernegara dibahas secara mendalam, kritis, namun tetap konstruktif, dengan tujuan tunggal yaitu bagaimana agar setiap potensi yang ada dapat disalurkan secara maksimal untuk kebaikan bersama. Semangat yang membara dari para peserta pertemuan ini menunjukkan bahwa rasa tanggung jawab terhadap kelangsungan hidup bangsa masih sangat kuat, dan keinginan untuk berkontribusi nyata masih menjadi pendorong utama setiap langkah yang diambil.
Keberadaan Wilson Lalengke sebagai alumni Lemhanas Angkatan 48 tahun 2012 memberikan warna tersendiri dalam setiap pandangan yang disampaikan. Bekal pendidikan ketahanan nasional yang diterimanya menjadikan beliau sosok yang tidak hanya memahami isu-isu sosial dan kemanusiaan, tetapi juga memahami secara utuh bagaimana menjaga keseimbangan antara hak individu dan kewajiban negara, antara kebebasan dan tanggung jawab, serta bagaimana memastikan bahwa setiap langkah pengabdian senantiasa berada dalam koridor hukum, norma, dan kepentingan nasional. Hal ini sangat selaras dengan prinsip-prinsip yang diusung oleh Forum Bela Negara, sehingga terciptalah kesepahaman yang sangat indah dan kokoh di antara kedua belah pihak.
Sementara itu, Bapak Angga selaku pemimpin rombongan menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya yang tinggi terhadap sosok Wilson Lalengke. Ia menilai bahwa kehadiran Wilson merupakan aset berharga bagi bangsa Indonesia, yang pemikirannya, pengalamannya, dan jejak pengabdiannya sangat dibutuhkan untuk saling melengkapi gerakan-gerakan kebangsaan yang ada. Kunjungan ini, menurutnya, adalah langkah konkret untuk menyatukan visi, memperkuat jaringan persaudaraan, serta membangun landasan kerja sama yang akan melahirkan program-program kerja yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas di berbagai daerah.
Dengan berakhirnya pertemuan yang penuh makna dan kebahagiaan ini, terbukalah lembaran baru yang cerah dan penuh harapan. Janji kerja sama, komitmen untuk saling mendukung, serta semangat untuk berkarya bersama telah diletakkan di atas meja sebagai kesepakatan suci. Kini, seluruh pihak yang terlibat bersiap untuk menerjemahkan semangat pertemuan ini menjadi langkah-langkah nyata, aksi konkret, dan karya-karya agung yang akan menjadi bukti bahwa persatuan, sinergi, dan cinta tanah air mampu melahirkan kekuatan besar bagi kejayaan Indonesia.
Wilson Lalengke menutup pertemuan itu dengan kembali menegaskan harapannya yang besar, bahwa benih-benih kebaikan yang ditanam hari ini akan tumbuh menjadi pohon besar yang rindang dan bermanfaat bagi semua, sejalan dengan cita-cita luhur membangun bangsa yang beradab, berkeadilan, dan sejahtera.
(Pewarta: Hidayat)































