30.2 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026
Beranda blog Halaman 408

Ini Pesan Wakapolda NTB Pada Apel Tanggap Darurat, Ribuan Personel Siap Hadapi Bencana 2025 di NTB

0

Ini Pesan Wakapolda NTB Pada Apel Tanggap Darurat, Ribuan Personel Siap Hadapi Bencana 2025 di NTB

Warta.in
Mataram, NTB – Dalam rangka memastikan kesiapan seluruh personel dan sarana prasarana menghadapi potensi bencana alam, Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., memimpin Apel Gelar Pasukan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 di Lapangan Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Rabu (5/11/2025).

Apel yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia ini dihadiri oleh segenap Pejabat Utama Polda NTB, unsur TNI (AD, AL, dan AU), pejabat Pemerintah Provinsi NTB, Forkopimda, serta stakeholder terkait yang tergabung dalam satuan penanggulangan bencana di wilayah NTB.
Sementara itu, di tingkat pusat, kegiatan serupa dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Kelapa Dua, Jakarta.

Dalam amanat yang dibacakan Wakapolda NTB, Kapolri menekankan pentingnya sinergitas lintas sektor dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Seluruh elemen negara, mulai dari Polri, TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat, harus bahu-membahu dalam mencegah, menangani, dan memulihkan kondisi pasca bencana.

Usai apel, Brigjen Hari Nugroho kepada awak media menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi bencana di wilayah NTB.

“Apel ini adalah bukti kesiapan pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder di NTB untuk bertindak cepat dan tepat dalam pencegahan maupun penanggulangan bencana alam. Tugas ini adalah amanah negara yang harus kita jalankan bersama,” tegasnya.

Wakapolda menyebutkan, berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi di NTB antara lain banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kekeringan, dan gempa bumi. Berdasarkan data BNPB, sejak Januari hingga November 2025, tercatat sekitar 150 kejadian bencana alam di wilayah NTB dengan berbagai tingkat dampak terhadap masyarakat.

“Kami tentu berharap bencana tidak terjadi, namun kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus selalu dikedepankan agar masyarakat terlindungi,” ujarnya.

Ia juga mengutip pesan Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 20 Oktober 2025 lalu:

“Kita diberi kekuasaan oleh rakyat untuk melindungi rakyat dari semua bahaya, termasuk dari badai dan bencana.”

Brigjen Hari Nugroho menambahkan, seluruh komponen di NTB telah menyiapkan ribuan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat. Kesiapan ini diharapkan dapat mempercepat respon tanggap darurat jika sewaktu-waktu bencana terjadi.

“Kami siap menghadapi segala bentuk situasi darurat. Kesiapan ini bukan sekadar formalitas, tapi bentuk komitmen kami melindungi masyarakat dari ancaman bencana,” tutupnya.(sr/hpntb)

Tirta Kanjuruhan Permudah Layanan, Peringati Hari Santri Nasional 2025 di Kantor Pusat

0

Pemerintah, Malang||warta.in – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Tirta Kanjuruhan menggelar acara istimewa di kantor pusatnya pada 22 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi wujud apresiasi perusahaan terhadap semangat dan kontribusi para santri dalam membangun negeri.(4/11/2025)

Selain memperingati hari bersejarah tersebut, Tirta Kanjuruhan juga meluncurkan beberapa program kemudahan layanan pelanggan, sebagai bentuk nyata komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Direktur Utama Tirta Kanjuruhan menyampaikan bahwa momentum Hari Santri menjadi pengingat penting untuk terus menumbuhkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan pengabdian dalam setiap langkah pelayanan publik.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen, perwakilan pondok pesantren, tokoh masyarakat, serta para pegawai Tirta Kanjuruhan yang bersama-sama mengikuti upacara dan doa bersama demi kemajuan perusahaan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat Hari Santri 2025, Tirta Kanjuruhan bertekad untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik dan menjadi mitra masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air di wilayahnya.

Kapolresta Mataram Siap Tanggapi Darurat Bencana 2025 Dalam Apel di Taman Sangkareang

0

Kapolresta Mataram Siap Tanggapi Darurat Bencana 2025 Dalam Apel di Taman Sangkareang

Warta.in
Mataram, NTB – Dalam rangka memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana alam, Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH., memimpin Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Taman Sangkareang, Rabu (05/11/2025).

Apel siaga ini digelar serentak di seluruh Indonesia dan diikuti berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, BPBD, Basarnas, PMI, BMKG, hingga perwakilan kelompok masyarakat dan relawan. Suasana apel berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan antar-stakeholder penanggulangan bencana.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Mataram membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor serta kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi bencana di seluruh wilayah Indonesia.

“Apel ini digelar untuk memastikan kesiapan kita di Kota Mataram, baik dari segi personel maupun sarana dan prasarana dalam menghadapi bencana alam. Kesiapsiagaan adalah kunci untuk melindungi keamanan dan keselamatan masyarakat,” tegas Kombes Pol. Hendro Purwoko.

Kapolresta Mataram menambahkan, ada delapan poin penting yang menjadi arahan Kapolri dalam apel tanggap darurat bencana tahun ini, di antaranya:

Melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana secara berkelanjutan bersama BMKG dan pihak terkait.

Menyampaikan imbauan kamtibmas dan informasi potensi bencana kepada masyarakat.

Memastikan kesiapan personel, sarana, dan logistik, termasuk peralatan evakuasi dan kendaraan operasional.

Melaksanakan simulasi tanggap darurat secara rutin sebagai sarana edukasi publik.

Mengutamakan kecepatan, ketepatan, dan profesionalitas dalam proses evakuasi, penyaluran bantuan, dan rehabilitasi.

Menjalankan tugas dengan empati dan humanis agar masyarakat merasa aman dan terlindungi.

Melaksanakan setiap tahapan penanggulangan bencana sesuai prosedur serta melakukan evaluasi berkelanjutan.

Memperkuat koordinasi dan sinergitas antara TNI, Polri, BNPB, Basarnas, PMI, BMKG, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.

“Delapan poin arahan ini harus menjadi pedoman kita dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana, agar penanganan di lapangan bisa cepat, tepat, dan terpadu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolresta Mataram menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BMKG dan BPBD Kota Mataram untuk memperkuat sistem komunikasi dan peringatan dini bencana di wilayah hukumnya.

“Kami terus mendorong semua pihak agar aktif berkoordinasi dan membangun kesiapan bersama. Semoga bencana tidak terjadi, tetapi kesiapsiagaan tetap harus menjadi prioritas,” tutupnya.

Apel tersebut menegaskan komitmen bersama seluruh unsur di Kota Mataram dalam menjaga keselamatan warga, sekaligus memperlihatkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama menghadapi segala bentuk potensi bencana.(sr/hpm)

0

 

Warta.in
Mataram, NTB – Dalam rangka memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana alam, Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH., memimpin Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Taman Sangkareang, Rabu (05/11/2025).

Apel siaga ini digelar serentak di seluruh Indonesia dan diikuti berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, BPBD, Basarnas, PMI, BMKG, hingga perwakilan kelompok masyarakat dan relawan. Suasana apel berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan antar-stakeholder penanggulangan bencana.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Mataram membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor serta kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi bencana di seluruh wilayah Indonesia.

“Apel ini digelar untuk memastikan kesiapan kita di Kota Mataram, baik dari segi personel maupun sarana dan prasarana dalam menghadapi bencana alam. Kesiapsiagaan adalah kunci untuk melindungi keamanan dan keselamatan masyarakat,” tegas Kombes Pol. Hendro Purwoko.

Kapolresta Mataram menambahkan, ada delapan poin penting yang menjadi arahan Kapolri dalam apel tanggap darurat bencana tahun ini, di antaranya:

Melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana secara berkelanjutan bersama BMKG dan pihak terkait.

Menyampaikan imbauan kamtibmas dan informasi potensi bencana kepada masyarakat.

Memastikan kesiapan personel, sarana, dan logistik, termasuk peralatan evakuasi dan kendaraan operasional.

Melaksanakan simulasi tanggap darurat secara rutin sebagai sarana edukasi publik.

Mengutamakan kecepatan, ketepatan, dan profesionalitas dalam proses evakuasi, penyaluran bantuan, dan rehabilitasi.

Menjalankan tugas dengan empati dan humanis agar masyarakat merasa aman dan terlindungi.

Melaksanakan setiap tahapan penanggulangan bencana sesuai prosedur serta melakukan evaluasi berkelanjutan.

Memperkuat koordinasi dan sinergitas antara TNI, Polri, BNPB, Basarnas, PMI, BMKG, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.

“Delapan poin arahan ini harus menjadi pedoman kita dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana, agar penanganan di lapangan bisa cepat, tepat, dan terpadu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolresta Mataram menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BMKG dan BPBD Kota Mataram untuk memperkuat sistem komunikasi dan peringatan dini bencana di wilayah hukumnya.

“Kami terus mendorong semua pihak agar aktif berkoordinasi dan membangun kesiapan bersama. Semoga bencana tidak terjadi, tetapi kesiapsiagaan tetap harus menjadi prioritas,” tutupnya.

Apel tersebut menegaskan komitmen bersama seluruh unsur di Kota Mataram dalam menjaga keselamatan warga, sekaligus memperlihatkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama menghadapi segala bentuk potensi bencana.(sr/hpm)

Gegara Aniaya YT Usai Ditagih Uang Barang, BL Alias MS Dilaporkan ke Polres Toraja Utara

0

TORAJA UTARA – Maksud hati menolong malah ditodong bagai air susu dibalas air tuba. Inilah yang dialami YT (33) seorang ibu Ibu Rumah Tangga warga Jalan Taman Makam Pahlawan Kecamatan Rantepao, Rabu (5/11/2025).

YT diduga diperlakukan semena mena hingga dianiaya usai menagih pembayaran barang yang dipesan tahun lalu oleh seorang ibu rumah tangga berinisial BL Alias MS.

Saat ditemui di Mapolres Toraja Utara usai memberikan keterangan, YT selaku korban dan pelapor menjelaskan bahwa dirinya sudah berusaha sebaik mungkin melakukan penagihan uang barang yang dipesan oleh BL setahun lalu tapi malah diperlakukan kasar sampai mengalami luka benjolan di kepala.

“Kejadiannya pada tanggal 2 November 2025 di seputaran pasar pagi, Jalan Abdul Gani, Kelurahan Malango Kecamatan Rantepao. Dimana saat itu saya hendak menagih uang penjualan barang yang saya suplai tahun lalu,” ungkap YT

Tapi di saat saya bertanya bagaimana itu uang barang, eh saya dengan itu ibu malah bertengkar dan saya didorong sampai terjatuh lalu kepala saya terbentur ke bawah tembok beton, sambung YT.

Selain itu kata YT, akibat didorong sampai terjatuh, kepalanya mengalami luka benjolan sehingga kejadian tersebut di laporkan ke SPKT Polres Toraja Utara.

“Kepala saya mengalami luka benjol dan langsung melaporkannya ke SPKT Polres Toraja Utara pada tanggal 2 November 2025. Itu juga sudah dilakukan visum,” beber YT.

Dari hasil pemeriksaan dokter juga, YT selaku korban diberikan obat penghilang rasa nyeri.

Pada tanda bukti laporan YT ke SPKT Polres Toraja Utara, BL Alias MS dilaporkan atas dugaan tindak pidana penganiayaan.

Untuk diketahui jika saat berita ini tayang, terduga pelaku penganiayaan belum diamankan.

Kapolres dan Bhayangkari KLU Bersinergi Gowes Kamtibmas Cegah Stunting, Bantu Kursi Roda

0

Kapolres dan Bhayangkari KLU Bersinergi Gowes Kamtibmas Cegah Stunting, Bantu Kursi Roda

Warta.in
Tanjung KLU, NTB – Di tengah pelaksanaan program unggulan Gowes Kamtibmas. Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Ny. Heny Agus Purwanta.

Menyambangi kediaman Mistalip (66), warga Dusun Lendang Setinggi, Desa Batu Rakit, Kecamatan Bayan, yang menderita kelumpuhan akibat stroke.

Kunjungan tersebut menjadi momen haru ketika Kapolres menyerahkan bantuan kursi roda untuk membantu aktivitas Mistalip sehari-hari.
Tangis bahagia keluarga pun pecah, menjadi simbol kuat dari kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Melihat tangis bahagia Bapak Mistalip saat menerima kursi roda menjadi kekuatan bagi saya dan anggota untuk terus berbagi manfaat bagi masyarakat Lombok Utara,” ujar AKBP Agus Purwanta, Sabtu (1/11).

Kapolres menjelaskan, Gowes Kamtibmas merupakan program unggulan Polres Lombok Utara yang dirancang sebagai sarana menyapa langsung masyarakat, mendengarkan aspirasi, sekaligus memantau kondisi sosial dan keamanan di lapangan.

“Program ini menjadi ruang bagi kami untuk mendengar masukan masyarakat, baik yang ditujukan untuk Polri maupun pemerintah daerah. Kami juga menitipkan pesan kamtibmas kepada warga agar bersama-sama menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” katanya.

Kegiatan di Desa Batu Rakit menandai kunjungan ke-24 dari total 43 desa di Lombok Utara yang menjadi sasaran Gowes Kamtibmas. Dalam kesempatan itu, Polres Lombok Utara juga memberikan puluhan paket sembako dan membuka layanan kesehatan gratis bagi warga, termasuk para lansia.

“Dari target 50 lansia, ternyata ada 76 yang hadir. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap layanan sosial Polri,” tambah Kapolres.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Ny. Heny Agus Purwanta mengatakan, Bhayangkari hadir untuk melengkapi kegiatan Gowes Kamtibmas melalui berbagai program sosial dan edukatif, mulai dari pemeriksaan kesehatan, edukasi pencegahan stunting, hingga berbagi Eco Enzyme untuk mendukung ketahanan pangan dan gerakan Asta Cita Presiden Prabowo.

“Kami melihat langsung kebahagiaan penerima kursi roda. Ini bukan sekadar bantuan fisik, tapi bentuk kepedulian sosial yang meringankan beban keluarga,” ujarnya.

Heny juga menyoroti persoalan stunting di Desa Batu Rakit yang mencapai 84 balita — tertinggi di Lombok Utara. “Kami ingin mengajak para ibu dan remaja perempuan untuk aktif dalam gerakan cegah stunting, meningkatkan gizi keluarga, dan menghindari pernikahan dini,” tegasnya.

Bhayangkari, lanjutnya, terus berkolaborasi dengan Posyandu dan penggerak perempuan desa dalam upaya menumbuhkan budaya sehat dan mandiri. Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan garam beryodium untuk mencegah penyakit gondok yang masih banyak ditemui di wilayah pedesaan.

Kepala Desa Batu Rakit, Rismana, menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian dan kehadiran Polres Lombok Utara di desanya.

“Warga sangat bersyukur bisa bertemu langsung dengan Bapak Kapolres dan rombongan. Bantuan kursi roda sangat berarti bagi keluarga penerima, dan program Gowes Kamtibmas membuat kami merasa lebih dekat dengan Polri,” ujarnya.

Menurutnya, program yang digagas Kapolres Lombok Utara itu merupakan inovasi pertama sejak Kabupaten Lombok Utara mekar dari Lombok Barat.

“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut agar desa-desa di Lombok Utara semakin berdaya dan masyarakatnya lebih sejahtera,” kata Rismana. ( sr/hpntb)

 

Oktober 2025, Inflasi Banten Capai 2,75 Persen: Tertinggi di Kabupaten Pandeglang

0

Wartain Banten | Artikel | Inflasi | 05 November 2025  — Menurut data BPS yang dirilis pada tanggal 3 November 2025, Provinsi Banten mengalami inflasi year on year (y-on-y) sebesar 2,75 persen pada Oktober 2025 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 108,51. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Pandeglang, yakni 3,39 persen dengan IHK 108,23.

Pada Oktober 2025, Provinsi Banten mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) sebesar 2,75 persen, dengan inflasi year-to-date (y-to-d) mencapai 1,78 persen dan month-to-month (m-to-m) sebesar 0,57 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Oktober 2024, dengan inflasi y-on-y sebesar 1,94 persen, y-to-d 0,93 persen, dan m-to-m 0,14 persen.

Seluruh lima kabupaten/kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Banten mengalami inflasi y-on-y. Kabupaten Pandeglang mencatat inflasi tertinggi sebesar 3,39 persen dengan IHK 108,23, sedangkan Kota Tangerang menjadi yang terendah dengan inflasi 2,54 persen dan IHK 108,22.

Kenaikan harga tercatat pada sembilan kelompok pengeluaran, terutama perawatan pribadi dan jasa lainnya (10,17 persen) serta makanan, minuman, dan tembakau (4,98 persen) yang menjadi faktor utama pendorong inflasi. Dua kelompok pengeluaran lainnya mengalami penurunan harga, namun tidak cukup untuk menahan laju inflasi.

Secara keseluruhan, inflasi Banten masih tergolong terkendali karena berada di bawah 3 persen. Pemerintah daerah diimbau untuk terus memperkuat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna menjaga stabilitas harga menjelang akhir tahun.(WartainBanten)

MBG di Madrasah Aliyah An-Nur Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung Jawa Barat

0

Maruyung, Rabu 5 Oktober 2025, Warta In. MBG di Madrasah Aliyah An-Nur Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, disambut antusias siswa, staff sekolah dan guru. Kami erasa senang MBG telah bisa kami terima, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Prabowo atas Program MBG, semiga Bapak sehat selalu, panjang umur dan di mudahkan segala urusannya, dalam memimpin Bangsa Indonesia, tutur siswa yang mewakili rekan-rekannya.

Demikian juga staff sekolah dan guru, mengucapkan terima kasih kepada Pak Prabowo atas Program MBG, yang sekolah kamu terima, semoga Pak Prabowo sehat selalu. Turus Ibu guru, mewakili rekan guru dan Staff Sekolah.

Terlihat dengan jelas, murid semangat dalam belajar, gizinya terpenuhi di dalam siswa menggapai masa depannya, tegas guru. Sementara siswa lebih semangat belajar,  antusiasme yang tinggi dalam menggapai masa depan dari program MBG, jelas siswa mewakili rekan-rekannya. Terima kasih Pak Prabowo, atas Program MBG. Ibnu S Warta.In. Biro Bandung.

Transformasi PETI melalui Panen Bersama Budidaya Ikan Nila di Desa Tanjung Agung

0

Tanjung Agung,Muara Enim.Warta In. 03 November 2025 –* PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terus menunjukkan komitmennya dalam upaya mewujudkan transformasi ekonomi masyarakat, pascatambang melalui berbagai program pemberdayaan berkelanjutan. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan Panen Bersama Budidaya Ikan Nila yang digelar oleh Kelompok Budidaya Ikan Putra Susukan, binaan PTBA, di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.

Kegiatan panen bersama ini merupakan bagian dari Program Transformasi PETI (Pertambangan Tanpa Izin) tahun 2025 yang memiliki tujuan untuk mengalihkan aktivitas masyarakat dari kegiatan pertambangan ilegal menuju sektor ekonomi produktif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Acara panen ini dihadiri oleh Dedy Saptaria Rosa, Sustainability Division Head PT Bukit Asam Tbk; Yusuf, selaku Kasi Pemerintahan mewakili Pemerintah Desa Tanjung Agung; Ajis Purnomo, Sustainable Community Development Section Head PTBA; serta Putra Zaman, Ketua Kelompok Budidaya Ikan Putra Susukan.

Dalam sambutannya, Ketua Kelompok Putra Susukan, Putra Zaman, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PT Bukit Asam atas dukungan yang telah diberikan sejak awal program berlangsung.

 “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan PT Bukit Asam kepada kami hingga kami bisa meningkatkan produktivitas usaha kami, serta dalam acara ini kami dapat menunjukkan hasil dari usaha kami sebagai bentuk komitmen kami atas bantuan yang diberikan PT Bukit Asam. dalam usaha Transformasi PETI dan memakmurkan masyarakat kami,” ujarnya.

Sementara itu, dari pihak PTBA, Dedy Saptaria Rosa selaku Sustainability Division Head menyampaikan apresiasi kepada seluruh kelompok binaan yang terlibat dalam kegiatan ini. “PT Bukit Asam berusaha untuk berkontribusi pada masyarakat serta masyarakat dapat merasakan manfaat dari kontribusi kami, seperti budidaya ikan ini potensinya sangat luas karena ikan termasuk bahan konsumsi utama dalam masyarakat kita, juga tidak menutup kemungkinan kita menjangkau pasar yang lebih luas seperti abon ikan dan lainnya, hingga dapat meningkatkan kapasitas produksi usaha kita juga sebagai bentuk usaha mengurangi aktivitas illegal mining yang ada,” ujar Sustainability Division Head.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap kelompok usaha ini, PT Bukit Asam menyalurkan bantuan 10.000 bibit ikan nila. Sebanyak 4.000 ekor dibagikan untuk dikelola oleh kolam mitra binaan lainnya, sementara 6.000 ekor dikelola oleh Kelompok Putra Susukan. Dalam satu kali masa panen, kelompok ini mampu menghasilkan sekitar 1 ton ikan nila yang dipasarkan ke masyarakat sekitar, penjual eceran, pasar tradisional, serta rumah makan lokal.

Kegiatan panen bersama ini juga dihadiri oleh kelompok pembibitan ikan, kelompok budidaya puyuh, serta kelompok budidaya maggot yang menunjukkan sinergi lintas komunitas binaan PTBA dalam menciptakan ekosistem usaha mikro yang saling mendukung.

Melalui berbagai inisiatif pemberdayaan seperti ini, PT Bukit Asam berharap produktivitas dan daya saing kelompok budidaya ikan di Desa Tanjung Agung dapat terus meningkat sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Program ini juga diharapkan menjadi contoh keberhasilan transformasi ekonomi masyarakat yang dulunya bergantung pada sektor pertambangan menuju kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.

(Zulkifli)

MBG di Madrasah Aliyah An-Nur Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung

0

Maruyung, Rabu, 5 Oktober 2025, Warta In. Madrasah Aliyah An-Nur Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, telah merasakan Program MBG. Siswa , Staff Sekolah dan guru, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Prabowo, yang telah .embuat Program MBG, semoga Bapak Prabowo, sehat selalu, panjang umur dan di mudahkan segala urusannya dalam memimpin Bangsa Indonesia, tutur siswa.

Demikian juga staff sekolah dan guru, mengucapkan terima kasih kepada Pak Prabowo atas Program MBG, sehingga siswa terpenuhi Gizi Makan Siangnya, meningkat taraf kesehatannya dan meningkat semangat belajarnya , turut seorang staff sekolah dan guru.

Ada nuansa berbeda, disekolah setelah yang di dambakan siswa, akhirnya datang juga, MBG yang mereka tunggu, ada di sekolah mereka, dengan semangat dan antusiasme, siswa Madrasah Aliyah An-Nur, antusias dalam menggapai masa depan. Ibnu S  Warta In. Biro Bandung.