27.7 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026
Beranda blog Halaman 428

Andra Soni Pacu Pelestarian Pencak Silat, Warisan Budaya dan Jati Diri Orang Banten

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 24 Oktober 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten di ruang rapat Gubernur Banten, Kota Serang, Jumat (24/10/2025). Pertemuan tersebut membahas upaya pelestarian seni bela diri pencak silat sebagai bagian dari warisan budaya daerah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk terus menjaga dan melestarikan pencak silat yang telah menjadi identitas dan jati diri masyarakat Banten.

“Tadi kita menerima kunjungan dari Perguruan Terumbu Banten, banyak hal tadi yang dibahas. Utamanya terkait seni bela diri pencak silat,” ungkap Andra Soni

Ia menjelaskan, pencak silat bukan hanya sekadar seni bela diri, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur, etika, dan spiritualitas yang tumbuh dari kebudayaan masyarakat Banten. Karena itu, pelestarian pencak silat perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Ketua DPP Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten, Suci Azhi, menyampaikan bahwa kunjungan ke Gubernur Banten dilakukan sebagai ajang silaturahmi sekaligus membahas upaya pelestarian seni budaya, khususnya pencak silat.

“Kami dari pengurus DPP Terumbu Banten bersilaturahmi dan tadi juga kita membahas terkait seni budaya, khususnya pencak silat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Terumbu Banten, Irfan Hermawan, menambahkan bahwa pertemuan tersebut juga membahas rencana integrasi wisata religi dengan seni budaya pencak silat. Pihaknya siap mendukung upaya pengembangan kawasan Banten Lama atau Kasemen sebagai wilayah budaya terintegrasi yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan pelaku budaya.

“Tadi juga kita membahas terkait integritas wisata religi, kami siap mendukung dan bersama-sama mewujudkan di Banten Lama atau Kasemen memberikan satu buah wilayah yang terintegritas. Sehingga kami pelaku budaya dapat memberikan manfaat,” ujarnya.

Dengan komitmen tersebut, pencak silat diharapkan tidak hanya berkembang sebagai olahraga dan bela diri, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan dan identitas masyarakat Banten di masa kini dan mendatang.(WartainBanten)

Wingsfood Hadirkan Brand Mie Sedaap “Come See Mie – Meet The Stars” 2025 di Kota Kasablanka

0

Warta.in | Jakarta – Wingsfood menghadirkan kembali brand Mie Sedaap yang paling ditunggu-tunggu para penggemarnya. Kabar gembira bagi para penggemar mie instan dan generasi muda. Brand mie instan pilihan Gen Z, Mie Sedaap, siap mengguncang Jakarta dengan acara paling ditunggu-tunggu, Come See Mie – Meet The Stars 2025, yang akan digelar pada 23-26 Oktober 2025 di Mall Kota Kasablanka.

Tahun ini, Mie Sedaap mengusung semangat “Braver and Bolder”, mengajak generasi muda Indonesia untuk terus berani bereksplorasi, percaya diri, dan tak pernah berhenti belajar. Acara ini menjadi puncak dari rangkaian roadshow yang sebelumnya sukses di Bandung dan Surabaya.

DNA Mie Sedaap yang trend spotter, authentic, creative, dan aspirative diwujudkan melalui berbagai aktivitas interaktif bersama deretan Brand Ambassador ikonik.

Hadir mewakili varian favorit Mie Sedaap, ada aktor tampan Ahn Hyo Seop (Mie Sedaap Korean Spicy Chicken), musisi legendaris Ariel Noah (Mie Sedaap Soto), band enerjik The Changcuters (Mie Sedaap Goreng), dan chef ternama Chef Devina Hermawan (Mie Sedaap Goreng ala Chef Devina).

“Ini adalah event terakhir dari rangkaian roadshow Come See Mie kami di tahun 2025. Mie Sedaap terus membawa semangat muda, braver & bolder buat audiensnya. Anak muda masa kini, atau generasi Z menyukai hal-hal yang iconic, real and raw.

Ini tercermin pada ekosistem influencer Mie Sedaap yaitu para Brand Ambassadors dan Sedaap Squad,” ujar Katria Arintya Anindyantari, Head of Marketing Noodle Category WINGS Group Indonesia.

Katria menambahkan, Pengalaman Interaktif dan Hadiah Menarik Menanti Pengunjung akan dimanjakan dengan beragam aktivitas seru seperti permainan di Giant Comic Armie Sedaap yang bekerja sama dengan ilustrator lokal Woketoon dan Sedaap Creative Lab, di mana anak muda bisa mengkreasikan desain merchandise. Jangan lupa, ada kesempatan mencoba Mie Sedaap Special Menu Creation!

Keseruan semakin lengkap dengan sesi Meet the Stars bersama Brand Ambassadors Mie Sedaap dan kesempatan memenangkan hadiah istimewa seperti:

Sedaapverse Cookbook, Yummy Recipe dan Special Edition Apron dari Chef Devina serta Gitar akustik dan kaos eksklusif bertanda tangan The Changcuters, Gitar akustik, Vinyl Noah, dan kaos bertanda tangan Ariel. Photo Card dan poster bertanda tangan langsung dari Ahn Hyo Seop.

“Aktivasi ini jadi bukti nyata bahwa Mie Sedaap benar-benar live and breathe bersama penggemarnya. Kami berharap dapat terus memahami apa yang membuat audiens kami excited,”ujarnya.

Inovasi: Mie Sedaap Cup Singapore Spicy Laksa

Selain pengalaman seru, Mie Sedaap memperkenalkan Mie Sedaap Cup Singapore Spicy Laksa, varian terbaru dari Mie Sedaap Cup Selection Series.

Anneth Delliecia, Brand Ambassador untuk varian ini, mengungkapkan, “Rasa Singapore Spicy Laksa ini tuh bold tapi creamy, pedasnya pas, dan uplifting mood banget!

”Varian terbaru ini menawarkan cita rasa otentik laksa Singapura dengan sensasi pedas gurih yang khas, serta menandai pertumbuhan Mie Sedaap yang signifikan di kategori mie kuah,”ungkapnya.

Konser Musik Gratis dan Hiburan Tanpa Henti!
Come See Mie 2025 akan menampilkan penampilan spesial dari musisi dan band papan atas Indonesia seperti Afgan, HiVi, Bilal Indrajaya, Adrian Khalif, Geisha, Dipha Barus, Friday Noraebang, Lomba Sihir, Hura-Hura Club dan tentunya The Changcuters dan Ariel Noah.

Semua acara, mulai dari masuk area hingga konser musik, GRATIS!

Jangan lewatkan kemeriahan Come See Mie – Meet The Stars 2025 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta! Persiapkan diri untuk pengalaman tak terlupakan bersama Mie Sedaap dan para bintang favoritmu!

Dari NTB untuk Indonesia, Menteri Agama Puji Komitmen Ekonomi Syariah di NTB

0

Dari NTB untuk Indonesia, Menteri Agama Puji Komitmen Ekonomi Syariah di NTB

Warta.in
Mataram, NTB – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Indah Dhamayanti Putri, M.IP mendampingi Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. Nassaruddin Umar, dalam Opening Ceremony Indonesia Ekonomi Syariah (IES) Forum dan Expo 2025 yang digelar di Halaman Islamic Center NTB, Kamis (23/10/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional 2025 dan berlangsung hingga 26 Oktober 2025 dengan tema “Santri Berdaya, Ekonomi Syariah Mendunia”.

Dalam sambutannya, Umi Dinda menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas kepercayaan yang diberikan kepada NTB sebagai tuan rumah forum strategis berskala nasional.

“Kami merasa bangga dan berbahagia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Ekonomi Syariah Forum dan Expo 2025. Sebuah forum strategis yang mempertemukan para pelaku ekonomi syariah, akademisi, praktisi serta pengambil kebijakan dari seluruh penjuru Indonesia”, ujarnya.

Umi Dinda menegaskan Provinsi NTB memiliki komitmen kuat menjadi pusat ekonomi syariah di kawasan Indonesia Timur, melalui berbagai langkah strategis, seperti pemberdayaan ekonomi pesantren dan santripreneur, pengembangan produk halal dan UMKM, inovasi keuangan syariah serta optimalisasi zakat, infaq dan wakaf produktif, untuk kesejahteraan masyarakat.

“Keberhasilan ekonomi bukan semata diukur dari angka pertumbuhan, tetapi dari keberkahan dan manfaat sosial yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Kami berharap forum ini memperkuat kolaborasi demi kemajuan umat dan kesejahteraan bangsa”, tegasnya.

Sementara itu, Menteri Agama RI Prof. Dr. Nassaruddin Umar dalam arahannya mengapresiasi langkah Provinsi NTB yang dinilai sebagai salah satu daerah paling progresif dalam mendorong perkembangan ekonomi dan perbankan syariah di Indonesia.

“Provinsi NTB adalah salah satu yang paling berani dan cepat mengedepankan ekonomi syariah. Transformasi BPD NTB menjadi Bank NTB Syariah adalah contoh nyata komitmen tersebut”, ungkapnya.

Menteri Agama menekankan pengembangan ekonomi syariah bukan berarti upaya “syariatisasi” perda, melainkan pendekatan ekonomi yang berlandaskan nilai keadilan dan keberkahan universal. Disebutkannya sejumlah negara seperti Inggris, Belanda, Jepang hingga Amerika Serikat kini justru menjadi pelopor ekonomi dan industri halal dunia.

“Kita harus berbangga, Indonesia adalah negara muslim terbesar yang mampu menjaga moderasi, toleransi dan stabilitas politik serta ekonomi yang luar biasa. Inilah kekuatan kita”, ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Istiqlal Global Fund, Ahsanul Haq, menjelaskan forum ini lahir dari kegelisahan atas belum meratanya implementasi ekonomi dan keuangan syariah pada lapisan masyarakat. Menurut National International Economic Index, Indonesia kini menempati peringkat ke-3 dunia dalam potensi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah.

“Kami memulai gerakan ini dari masjid sebagai pusat spiritual, sekaligus pusat ekonomi umat. Kami ingin membangkitkan kembali fungsi masjid sebagai penggerak kesejahteraan”, tuturnya.

Forum ini akan berlangsung hingga 26 Oktober 2025 dan menampilkan pameran produk halal, talkshow, diskusi serta pelatihan ekonomi umat dengan melibatkan pelaku UMKM, akademisi, investor dan tokoh masyarakat dari dalam dan luar negeri.

“Kami ingin menjadikan Lombok dan NTB sebagai contoh nyata bagaimana masjid bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi umat”, tandasnya.

Penyelenggaraan IES Forum dan Expo 2025 di NTB menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi syariah global, sekaligus bukti nyata komitmen daerah dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, sosial dan ekonomi, untuk kesejahteraan bersama.

Dengan harapan agar dapat menjalar ke masjid-masjid di seluruh penjuru negeri. Seperti pesan dari para pembimbing dan tokoh masyarakat Istiqlal, pembangunan masjid bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk menggerakkan sekitar 800 ribu masjid lain di Indonesia sebagai pusat kemajuan umat.

IES Forum dan Expo 2025 di Lombok dipilih sebagai titik awal lompatan, menjadi contoh bagaimana masjid bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi umat. Bersama para santri dan seluruh komponen masyarakat, menegaskan kebangkitan ekonomi umat dapat dimulai dari masjid. (sr/dkintb)

Polda NTB Sosialisasikan 2 Aplikasi TIK, e-Teguran Humanis dan e-Teguran Disiplin.

0

Polda NTB Sosialisasikan 2 Aplikasi TIK, e-Teguran Humanis dan e-Teguran Disiplin.

Warta.in
Mataram, NTB – Dalam rangka memaksimalkan peran Polri dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam bidang teknologi informasi, Kepolisian Daerah NTB melakukan terobosan baru dibidang teknologi dengan memperkenalkan aplikasi e-teguran humanis dan e-teguran disiplin.

Untuk dapat lebih dimengerti dan difahami, Polda NTB melalui Biro Perencanaan Polda NTB melakukan Sosialisasi terkait kedua aplikasi paling anyar tersebut. Sosialisasi tersebut berlangsung di Gedung Rupatama Polda NTB dan diikuti secara virtual melalui zoom meeting oleh seluruh Polres/ta dan seluruh Polsek Jajaran dari masing-masing wilayah, Kamis (23/10/2025).

Sosialisasi tersebut dipimpin Karo Rena Polda NTB Kombes Pol. Susilo Setiawan SIK. Sosialisasi tersebut tidak hanya diikuti oleh segenap Kasatker Polda NTB serta Seluruh Kasubbag tetapi juga dihadiri sebagian besar Kepala OPD Pemerintah Provinsi NTB.

Melalui Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid SIK., mengatakan bahwa sosialisasi tersebut disampaikan langsung oleh penyedia jasa dengan tujuan penggunaan aplikasi tersebut serta tujuannya dapat dimengerti sehingga lebih mudah untuk disosialisasikan kepada masyarakat NTB.

Diketahui NTB merupakan salah satu daerah pariwisata yang tentu banyak dikunjungi banyak orang sehingga keamanan dan kenyamanan bagi mereka perlu ada jaminan dan layanan yang ada harus ditingkatkan. Hal ini menjadi salah satu latar belakang terobosan ini dilakukan di samping menjadi salah satu kebijakan Kapolri tentang peningkatan pelayanan publik dengan akses yang lebih mudah.

“Aplikasi ini salah satu terobosan Polda NTB dalam meningkatkan layanan publik demi tercipta dan terpeliharanya Kamtibmas di seluruh wilayah hukum Polda NTB, “ucapnya.

e-teguran humanis ini salah satu bentuk layanan kepolisian yang dilakukan sebagai upaya edukasi kepada masyarakat. Langkah ini sebagai langkah preventif sebelum dilakukan tilang konvensional atau tilang melalui e-tle. Aplikasi ini akan memberikan notifikasi kepada pelaku pelanggaran secara integrasi berdasarkan data Ditlantas Polda NTB dan Dukcapil melalui pemanfaatan ponsel berbasis android dan ios yang dapat dilakukan oleh seluruh Personel Polda NTB, dengan harapan menumbuhkan kesadaran dan disiplin pengguna jalan, patuh terhadap peraturan lalu lintas serta menekan laka lantas.

“Jadi tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, “ tegasnya.

Sementara aplikasi e-tindak disiplin, merupakan aplikasi sebagai sistem pengawasan dan pengamanan internal serta keterbukaan informasi terkait pelanggaran disiplin dan kode etik profesi Polri. Aplikasi ini berperan sebagai media untuk mengidentifikasi personel yang melakukan pelanggaran sekaligus memberi peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya sehingga dapat menekan pelanggaran dan meningkatkan disiplin personel.

“Aplikasi e-tindak disiplin ini dirancang khusus untuk pengawasan personel. Ini merupakan bentuk pengawasan dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja kepolisian, “ucapnya.

Lahirnya terobosan ini tentu hasil pemikiran banyak orang baik pemikiran dari internal Polri khususnya Polda NTB maupun pemerintah Provinsi NTB. Hal ini tentu menjadi jawaban dari kebijakan Polri.

“ini wujud profesional dan Reformasi untuk mewujudkan layanan prima kepada masyarakat serta pengawasan internal yang lebih baik lagi sehingga Polda NTB kedepan mampu menjawab tantangan zaman dalam mengelola Kamtibmas, “ucapnya.

Ia berharap aplikasi Polda NTB ini dapat menjadi pilot project dan diangkat ke tingkat nasional dan akan dilaksanakan oleh seluruh Polda di Indonesia. (sr/hpntb)

Satgas Pangan Polresta Mataram Pantau Pasar Kebon Roek, Pastikan Harga Beras Sesuai HET

0

Satgas Pangan Polresta Mataram Pantau Pasar Kebon Roek, Pastikan Harga Beras Sesuai HET

Warta.in
Mataram, NTB – Dalam upaya menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya beras, Satgas Pangan Polresta Mataram melakukan pengecekan langsung di sejumlah distributor dan pedagang retail di kawasan Pasar Kebon Roek, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Jumat (24/10/2025).

Kegiatan tersebut menyasar salah satu distributor besar, CV Lestari Indah Makmur, serta beberapa pedagang retail di pasar tradisional setempat. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan harga jual beras tetap stabil dan tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Regi Halili, S.Tr.K., S.I.K., selaku penanggung jawab Satgas Pangan Polresta Mataram, mengatakan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan agenda rutin dan berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk menjaga keseimbangan pasokan serta mencegah adanya spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami turun langsung untuk memastikan bahwa harga beras dijual sesuai dengan ketentuan HET. Ini merupakan langkah konkret perlindungan terhadap konsumen agar masyarakat tidak dirugikan oleh praktik harga yang tidak wajar,” tegas AKP Regi Halili.

Dari hasil pengecekan di lapangan, Satgas Pangan memastikan bahwa harga beras di sejumlah titik masih berada dalam batas wajar dan sesuai HET yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, stok beras di distributor dan pedagang juga terpantau aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi kelangkaan.

AKP Regi menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi dengan instansi terkait seperti Bulog, Dinas Perdagangan, dan Dinas Ketahanan Pangan untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan beras di wilayah hukum Polresta Mataram.

“Kami berharap pedagang tetap berkomitmen menjual sesuai harga resmi, dan masyarakat juga bisa berperan aktif melapor jika menemukan penjualan dengan harga di atas HET,” pungkasnya.

Langkah tegas Satgas Pangan Polresta Mataram ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas ekonomi dan perlindungan konsumen, sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau.(sr/hpm)

Hati-Hati….!!! Semua Kelompok Pengelola Dana Oplah Jangan Melenceng dari RAB,Gambar dan Kontrak.

0

Warta.in-Rejang Lebong,Bengkulu.

Dinas Pertanian Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu menerima bantuan dana hibah sebesar Rp.4.370.000.000,- Miliar dari Kementerian Pertanian RI.Kegunaannya untuk program Optimalisasi Lahan (Oplah) Non Rawa Tahun Anggaran 2025.

Pengelola Oplah Untuk di wilayah Kabupaten Rejang Lebong diberi wewenang untuk mengerjakan adalah Kelompok, Kelompok yang mendapatkan sebanyak 42 kelompok .Kelompok penerimanya terdiri dari kelompok tani, Gapoktan, dan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).harus diketahui bahwa Oplah merupakan Program berbasis Padat Karya.

Kepala Dinas Pertanian, Suradi melalui Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian, Aryanto, SP., MP. menjelaskan, ” Program Oplah Setiap Kelompok Berbeda -beda besaran anggarannya,tergantung luas lahan yang ada dilokasi kelompok masing-masing yang akan dibangun,Untuk wilayah Kabupaten Rejang Lebong dengan luas lahan global sekitar 950 ha.Jadi,untuk tahun ini anggarannya 1 ha lahan itu dengan anggaran Rp. 4.600.000 ,- Per hektar,” Jelas Yanto sa’at dikonfirmasi Lewat Aplikasi Whataps, Rabu,(22/10/25).

Yanto mengatakan,” Program Oplah bertujuan untuk mendukung Swasembada Pangan Nasional . ia (Yanto ,red) meminta Program Oplah pelaksanaannya harus sesuai dengan perencanaan, kontrak, gambar, volume, dan spesifikasi,” katanya.

Lanjut Yanto,” kita menilai bahwa manfaat pembangunan irigasi ini sangat besar, kenapa demikian ,karena bisa membuka jalur air untuk lahan pertanian serta mengkokohkan swasembada ketahanan pangan nasional,” tuturnya.

Program tersebut juga sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Kementerian Pertanian. Dukungan pusat diharapkan Yanto bisa berlanjut untuk membangun irigasi maupun jalan usaha tani(JUT) tahun depan.

“Dengan infrastruktur memadai, petani lebih mudah memproduksi hasil Pertanian yang optimal.Semoga Kabupaten Rejang Lebong tetap menjadi lumbung padi seprovinsi Bengkulu,” Tambahnya.

Masih Yanto menegaskan kepada kelompok- Kelompok penerima program ini harus benar benar melaksanakan dengan baik. Serta harus mengejar mutu dan kualitas dari pada kepentingan pribadi.

Ia menekankan pembangunan irigasi dijalankan dengan baik, agar memberi manfaat langsung bagi petani.

“Hati-Hati …..!!! Jangan sampai melenceng dari teknis perencanaan dan kontrak.Kami mengawasi pekerjaan yg di lakukan kelompok yg harus sesuai RAB serta gambar dan kontrak. Harapan kami meminta agar kelompok-kelompok harus saling berkoordinasi apabila ada kendala saat pengerjaan dilapangan, Jangan sampai tidak sesuai teknis saat pengerjaannya.karena pembangunan Oplah ini untuk menunjang peningkatan hasil panen dan kesejahteraan petani,” tutupnya. (A)

Pemkot Bekasi Sosialisasikan Layanan Kegawatdaruratan Call Center Patriot Siaga 112 di Jatiasih

0

Warta.in Jabar ◊ Jum’at, 24 Oktober 2025.

KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostandi) terus melakukan sosialisasi layanan kegawatdaruratan Call Center Patriot Siaga 112 kepada masyarakat. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Jatiasih, Jumat (24/10/2025), dengan melibatkan unsur aparatur kecamatan, kelurahan, serta masyarakat setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya layanan 112 sebagai saluran cepat tanggap terhadap berbagai kondisi darurat, seperti kebakaran, kecelakaan, bencana alam, dan kejadian lain yang memerlukan penanganan segera. Layanan ini dapat diakses secara gratis selama 24 jam tanpa pulsa.

Kepala Diskominfostandi Kota Bekasi yang diwakili oleh Kepala bidang IKP menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari pelaksanaan Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Layanan Kegawatdaruratan. Melalui aturan ini, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sistem respons cepat di seluruh wilayah Kota Bekasi.

“Layanan 112 hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan pertolongan pertama secara cepat dan terkoordinasi. Kami terus mengedukasi warga agar tahu cara menggunakan layanan ini dengan benar,” ujar Fitrianti Kabid IKP Diskominfostandi.

Sosialisasi berlangsung interaktif dengan pemaparan materi dan tanya jawab, serta edukasi kepada warga. Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang diakhiri dengan ajakan untuk bersama-sama mendukung terwujudnya Kota Bekasi yang siaga terhadap keadaan darurat.

Dengan terus digencarkannya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga Kota Bekasi dapat mengetahui dan memanfaatkan layanan Patriot Siaga 112 sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

(Jefry. Smk)

Wagub Banten Terima Aduan Warga Pantau Tambang Pasir di Serang, Tekankan Perlindungan Lingkungan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 24 Oktober 2025  — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah meninjau dua lokasi tambang pasir di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis (23/10/2025). Peninjauan dilakukan setelah menerima  laporan masyarakat terkait aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

Dalam peninjauan yang didampingi kepala dinas terkait, Dimyati menekankan pentingnya penerapan prinsip good mining practice.

“Tadi kita bersama kepala dinas dan yang lainnya mengecek lokasi tambang. Kita berharap pengelolaan yang good mining practice,” ungkap Dimyati.

Menurut Dimyati, pengelolaan tambang yang baik tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Maksudnya supaya masyarakat sekitar juga tidak terkena  dampak negatif. Maka siapa saja yang diberikan izin pengelolaan tambang harus mengikuti aturan yang ada,” katanya.

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menekankan pentingnya pengelolaan pertambangan yang memperhatikan lingkungan dan masyarakat.

“Untuk lingkungan ini terkait persoalan air, jangan sampai memberikan dampak kepada masyarakat,” imbuhnya.

Ia menyoroti perlunya pengaturan air, truk tambang yang tertutup untuk mencegah pencemaran, serta kantung parkir untuk menghindari kemacetan.

“Di sekitar pertambangan juga harus ada semacam kantung parkir agar tidak terjadi kemacetan,” papar Dimyati.

Pemprov Banten bersama pemerintah kabupaten/kota sedang mengatur waktu dan lintasan angkutan agar tidak mengganggu sekolah, jam kerja, dan kawasan industri.

“Nanti kita atur jangan sampai itu mengganggu anak-anak sekolah dan jam kerja. Apalagi ini daerah yang dekat dengan kawasan industri, maka harus disesuaikan waktunya,” jelasnya

Dimyati juga menyatakan akan mengundang pengelola tambang untuk memastikan reklamasi dilakukan dan pembangunan trap aman setelah penggalian.Turut hadir dalam peninjauan tersebut Plt Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Babar Suharso, Plt Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ari James Faraddy,

“Kita ingin memastikan nanti setelah dilakukan penggalian pasir atau batu dan lain sebagainya, itu harus dilakukan reklamasi. Harus ditutup ulang dan dibangun trap-trap yang aman. Maka kita akan undang pengelola tambang-tambang ini,” pungkasnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu  (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgojanti, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten Wawan Gunawan; Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten Tri Nurtopo, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinana Kecamatan (Forkopimcam)  Jawilan dan jajaran terkait lainnya.(WartainBanten)

Achmad Dimyati Natakusumah Tekankan Peran Santri Jaga Tanah Air di Hari Santri 2025

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 24 Oktober 2025  — Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa santri memiliki peran besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan hingga kini tetap berkontribusi dalam menjaga tanah air serta mengisi pembangunan bangsa.

Pernyataan itu disampaikan Dimyati saat menghadiri Istigasah dan Zikir Akbar dalam rangka Hari Santri Nasional 2025, sekaligus memperingati 40 hari wafatnya Ibunda Hj Syuaebah binti KH Moch Syukra, yang digelar di Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Pondok Pesantren Terpadu Al-Wahdah, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis (23/10/2025).

“Kalau kita ingat santri, itu ada resolusi jihad oleh KH Hasyim Asy’ari saat itu, artinya yang memerdekakan Indonesia ini saham terbesarnya adalah para santri. Santri itu ikut memerdekakan Indonesia, dan saat ini ikut menjaga tanah air serta ikut dalam mengisi pembangunan,” ungkap Dimyati.

Wagub Banten berharap peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk refleksi diri sekaligus penguatan identitas dan jati diri santri. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat ukhuwah islamiyah di kalangan umat Muslim.

“Santri itu orangnya sabar, saleh, berakhlakul karimah, beriman, bertakwa serta taat dan patuh. Saya mengajak semua santri untuk bersama-sama mendoakan agar Banten aman, damai, dan tenteram,” katanya.

Wagub menambahkan bahwa banyak sikap para santri bisa dijadikan contoh, salah satunya adalah rasa hormat dan ketaatan mereka kepada guru, sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan di pesantren.

“Pada Hari Santri Nasional ini juga sebagai refleksi kita untuk dapat meneladani orang tua dan guru kita,” pungkasnya.

Hadir pula pada kesempatan itu Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Al-Wahdah Dr KH Bazari Syam, Asisten Daerah Provinsi Banten Komarudin, beserta sejumlah ulama dan tamu undangan lainnya.(WartainBanten)

Andra Soni: Menggali Peran Pesantren dalam Pembangunan Daerah

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 24 Oktober 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peranan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat, baik secara material maupun spiritual.

Pernyataan itu disampaikan Andra Soni saat menghadiri silaturahmi antara umara dan ulama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025 dengan tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” di Pondok Pesantren Qothrotul Falah, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Rabu (22/10/2025).

“Pondok pesantren merupakan agen pembangunan yang tidak kenal henti berkiprah dalam pembangunan masyarakat,” ungkap Andra Soni.

Gubernur Banten menambahkan, peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum penting untuk menyebarkan ilmu yang bermanfaat, meneladani akhlak mulia, membangun pribadi santun dan toleran, serta menumbuhkan kesalehan sosial sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad SAW.

“Mari kita berikan sumbangan terbaik kepada daerah, bangsa, dan negara kita, baik untuk saat ini maupun untuk generasi berikutnya,” katanya.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa Pemprov Banten akan terus mendukung pondok pesantren dengan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan inspiratif bagi santri agar tumbuh menjadi generasi berakhlak mulia dan berdaya saing. Ia menyoroti peran Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, yang ditetapkan saat ia menjabat Ketua DPRD.

“Alhamdulillah, Provinsi Banten di masa saya menjadi Ketua DPRD telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren,” imbuhnya.

Andra juga menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional kepada seluruh santri, khususnya di Banten, dengan harapan mereka dapat menjadi santri berdaya, mendukung pembangunan daerah, dan memiliki masa depan cerah.

“Saya ucapkan selamat Hari Santri Nasional, semoga santri-santri Provinsi Banten menjadi santri yang berdaya, santri yang terus bisa mendukung pembangunan di Provinsi Banten, dan kemudian santri yang punya masa depan yang cerah,” jelasnya.

KH Achmad Syatibi Hambali, Pengasuh Pondok Pesantren Qothrotul Falah sekaligus Rois Syuriah PWNU Banten, mengapresiasi kehadiran Gubernur Banten dalam silaturahmi umara dan ulama, berharap pertemuan tersebut menjadi berkah.

“Semoga silaturahmi kita ini dapat menjadi wasilah keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pesantren yang awalnya murni salafi kini telah menambahkan program pendidikan formal dan membuka tahfiz Al-Quran untuk putra dan putri, dengan wisuda tahunan bagi para penghafal Quran.

“Kami juga membuka tahfiz Quran baik putra maupun putri, alhamdulillah setahun sekali kami mewisuda anak-anak yang tahfiz Al-Quran,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua PWNU Banten KH Hafiz Gunawan, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, sejumlah ulama dari berbagai daerah, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Umum dan Kesra Setda Provinsi Banten Komarudin, Kepala Biro Pemotda Provinsi Banten Gunawan Rusminto, perwakilan instansi vertikal, para santri, serta tamu undangan lainnya.

Selain itu, Gubernur juga menyerahkan beberapa bantuan dari Baznas Provinsi Banten, antara lain bantuan untuk pondok pesantren sebesar Rp10 juta, bantuan kesehatan Rp2,5 juta, 100 paket sembako, serta bantuan masing-masing Rp500 ribu untuk 30 guru ngaji.(WartainBanten)