Beranda blog Halaman 58

QRT Kodaeral I Ungkap Pencurian Kabel Reefer di Dermaga BNCT Belawan

0

Warta.in Belawan — Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I Quick Response Team (QRT) bersama tim pengamanan Belawan New Container Terminal (BNCT) berhasil mengungkap kasus pencurian delapan unit kabel reefer milik kapal kargo MV. Wan Hai 101 yang bersandar di Dermaga B BNCT Belawan, Selasa (8/9/2026).
‎
‎Pencurian diketahui sekitar pukul 02.00 WIB. Berdasarkan penyelidikan awal, pelaku diduga memanfaatkan kelengahan petugas jaga kapal (waker) dan mendekati lambung kapal dari arah laut menggunakan perahu motor untuk menghindari patroli darat. Petugas kemudian mengidentifikasi tiga orang yang diduga terlibat, yakni B (36), I (29), dan M (36), yang berasal dari kawasan Kampung Nelayan Seberang. Ketiganya masih dalam pencarian dan upaya penindakan lebih lanjut.
‎
‎Dalam pengembangan kasus, petugas mengamankan barang bukti berupa kabel berbahan tembaga yang telah dipotong dan dibakar dari seorang penadah berinisial W. Sementara itu, pihak agen PT BBN telah mengganti seluruh material kabel yang hilang sehingga kondisi kapal dan kegiatan operasional tetap berjalan aman dan terkendali. Komandan Kodaeral I menegaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan dan keselamatan aktivitas pelayaran serta fasilitas pelabuhan di wilayah kerja Kodaeral I, khususnya kawasan perairan Belawan.
‎
‎Sebagai langkah pencegahan, Kodaeral I akan memperkuat patroli sisi laut (sea patrol) di alur pelayaran Belawan, terutama pada jam-jam rawan, serta berkoordinasi dengan KSOP Utama Belawan dan pihak terkait untuk mengevaluasi penerapan dan kepatuhan terhadap International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code. Langkah tersebut diharapkan memperkuat sinergi pemangku kepentingan maritim dalam mencegah tindak pidana di kawasan pelabuhan dan perairan Belawan, sekaligus menjaga kepercayaan terhadap keamanan pelayaran di Selat Malaka. Upaya ini juga menjadi bagian dari pencegahan catatan negatif dalam pemantauan keamanan pelayaran internasional, termasuk oleh ReCAAP Information Sharing Centre (ISC) dan International Maritime Bureau (IMB). (RN)

(Dispen Kodaeral I)

Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish Pagi di Wilayah Ngimbang

0

Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish Pagi di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN// Warta.In – Polsek Ngimbang dalam rangka melayani masyarakat melalui kegiatan Commander Wish dipagi hari, dengan beberapa personel untuk hadir memberikan pelayanan di tengah masyarakat pada jam-jam sibuk pagi hari.

Kegiatan Commander Wish di laksanakan di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Djudi, Aipda Zaini, Aipda Erwan dan Brigadir Deni di pertigaan Pasar Ngimbang dan SMA/SMP Negeri 1 Ngimbang di Kecamatan Ngimbang pada Hari Rabu (09/09/2026) pukul 06.30 WIB

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K. S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, menjelaskan bahwa Commander Wish Layanan Pagi merupakan program prioritas sekaligus kebijakan utama dari Kapolres Lamongan yang bertujuan menghadirkan personel Polri secara maksimal pada pagi hari untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan rawan kemacetan, penyeberangan anak sekolah, pasar atau pusat kegiatan ekonomi, serta kawasan perkantoran.jelasnya

Kehadiran personel di lokasi tersebut diharapkan mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas.

Kapolsek Ngimbang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh personel.

Program Commander Wish Layanan Pagi menjadi langkah awal dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif, cepat, dan Presisi melalui kehadiran nyata anggota Polri di tengah masyarakat sejak pagi hari.

Kami harap pelayanan terhadap masyarakat harus lebih maksimal. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan kegiatan layanan pagi ini.” ujarnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan jadikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”pungkasnya ( roy)

POLRES MUARA ENIM GELAR “FUN RUN 2026”, SAATNYA SEHAT BERSAMA DAN RAMAI-RAMAI MERIAHKAN

0

Warta In

MUARA ENIM — Semangat hidup sehat dan kebersamaan akan mewarnai Kabupaten Muara Enim melalui “Polres Muara Enim Fun Run 2026” yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober 2026 bertempat di GOR Pancasila Muara Enim.

Kegiatan ini terbuka bagi masyarakat yang ingin berolahraga sekaligus menikmati suasana kebersamaan bersama keluarga, sahabat, komunitas, dan masyarakat Kabupaten Muara Enim.

Kapolres Muara Enim AKBO Hendri Syaputra, SIK MH melalui Kasi Humas Polres Muara Enim, AKP RTM. Situmorang, menyampaikan bahwa Fun Run 2026 menjadi momentum untuk mengajak masyarakat membangun pola hidup sehat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Muara Enim untuk ikut ambil bagian dalam Fun Run 2026. Ini bukan hanya tentang berlari, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun semangat hidup sehat, kebersamaan, dan energi positif di tengah masyarakat,” ujar Kasi Humas.

*PILIH JARAK SESUAI KEMAMPUAN*

Peserta dapat memilih dua kategori jarak:

5K — Rp150.000

10K — Rp200.000

Dengan mengikuti kegiatan tersebut, peserta juga berkesempatan mendapatkan berbagai fasilitas dan hadiah menarik, di antaranya jersey, BIB/race number, medali finisher, tas, serta doorprize.

Tidak hanya itu, peserta juga akan mendapatkan Paket Nutrisi Power Fit untuk mendukung stamina setelah mengikuti kegiatan.

*AJAK KELUARGA, SAHABAT, DAN KOMUNITAS!*

Fun Run 2026 dirancang bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi dan menikmati aktivitas positif bersama.

“Ajak teman, keluarga dan komunitasmu. Mari ramaikan Fun Run 2026 dan jadikan momentum ini sebagai gerakan bersama menuju masyarakat yang lebih sehat dan penuh semangat,” tambahnya.

Panitia juga mengingatkan masyarakat yang berminat untuk segera melakukan pendaftaran karena kuota peserta terbatas.

*4 Oktober 2026*

📍 GOR Pancasila Muara Enim

🏃 Kategori 5K & 10K

🎽 Jersey • BIB • Medali Finisher • Tas

🎁 Doorprize menarik

💪 Paket Nutrisi Power Fit

*JANGAN CUMA JADI PENONTON!*

Daftar sekarang, ajak orang-orang terdekat, dan jadilah bagian dari kemeriahan Polres Muara Enim Fun Run 2026!

Sehatnya dapat, silaturahminya erat, semangatnya hebat!

#PolresMuaraEnim #FunRun2026 #LariBarengPolresMuaraEnim #MuaraEnimSehat #SehatBersama #FunRunMuaraEnim #PowerFit

(Red/hms)

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pria 71 Tahun Diamankan Polres Kepulauan Meranti

0

MERANTI – Keberanian seorang anak berinisial NSR (13  Tahun ), menceritakan kejadian yang dialaminya membuat kasus dugaan pencabulan dan persetubuhan di Kepulauan Meranti terbongkar. Tak butuh waktu lama, polisi bergerak dan mengamankan seorang pria berusia 71 tahun yang diduga sebagai pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi di salah satu desa di Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dugaan tindak pidana itu dilaporkan terjadi pada Kamis (20/8) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kasus baru diketahui hampir dua pekan kemudian. Pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, korban menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya.

Dalam keterangannya, korban mengaku mendapat perlakuan seksual dari pria berinisial M, 71. Korban juga disebut mendapat ancaman menggunakan sebilah pisau agar menuruti kemauan terduga pelaku.

Mendengar cerita tersebut, ibu korban kemudian menyampaikan informasi kepada ketua RT setempat. Laporan itu langsung diteruskan kepada Bhabinkamtibmas desa setempat.

Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada Wakapolsek Rangsang Ipda Dongan Manalu. Polisi pun langsung melakukan pengecekan terhadap keberadaan terduga pelaku.

Sekitar pukul 21.00 WIB, petugas mendapatkan informasi bahwa M berada di rumahnya. Bhabinkamtibmas bersama Wakapolsek Rangsang langsung mendatangi lokasi.

Setibanya di rumah tersebut, petugas berhasil mengamankan M. Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku disebut mengakui perbuatannya.

“Petugas langsung bergerak setelah mendapatkan informasi keberadaan terlapor,” ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K.

M bersama sejumlah barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Kepulauan Meranti sekitar pukul 23.00 WIB. Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengungkap secara utuh perkara tersebut.

Sejumlah barang bukti turut diamankan. Di antaranya sebilah pisau serta beberapa pakaian yang diduga berkaitan dengan perkara.

Kapolres mengatakan, kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Kepulauan Meranti. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap keterangan korban, saksi, terduga pelaku, serta barang bukti yang telah diamankan.

“Kasus ini sedang kami tangani dan dilakukan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Gede
Atas perkara tersebut, penyidik menerapkan Pasal 414 ayat (2) dan Pasal 473 ayat (2) huruf b
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Gede menegaskan, proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Polisi juga memastikan penanganan perkara tetap memperhatikan kepentingan dan perlindungan terhadap korban yang masih berusia anak.

“Yang terpenting dalam penanganan perkara ini adalah memastikan proses hukum berjalan dan korban mendapatkan perlindungan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

( Rilis Humas Polres Meranti )

Pastikan Wilayah Ngimbang Kondusif Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Blue Light 4C di Malam Hari

0

Pastikan Wilayah Ngimbang Kondusif Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Blue Light 4C di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Selasa (08/09 /2026) pukul 22.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Djudi, Aipda Zaeni dan Brigadir Bayu dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang dan SPBU Ngimbang serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngambang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K,melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Pihak SPBU Pekalongan & Pertamina Belum berikan Hak Jawab atas Dugaan Penimbunan Minyak Subsidi.

0

Warta.in-Kepahiang, Bengkulu.

Sejumlah media pemberitaan yang telah menayangkan laporan terkait dugaan penimbunan minyak subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Pekalongan, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, dari kemarin hingga pagi hari ini belum menerima tanggapan maupun hak jawab resmi dari pihak manajemen SPBU maupun pihak berwenang terkait, Rabu (9/9/26).

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, setiap pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan berhak memberikan hak jawab secara proporsional dan seimbang. Hak jawab merupakan sarana hukum yang sah guna meluruskan informasi, menyampaikan sisi lain dari suatu peristiwa, serta menjamin keadilan dan keseimbangan dalam pemberitaan kepada masyarakat luas.

Tim media telah berupaya secara sungguh-sungguh untuk menghubungi pihak terkait guna memberikan kesempatan menyampaikan penjelasan dan hak jawab. Namun, saat mencoba mengonfirmasi kepada Admin Pertamina wilayah Pak Wanda di Pulau Bai, Provinsi Bengkulu, pihak tersebut menyatakan tidak dapat memberikan tanggapan maupun penjelasan terkait permasalahan di SPBU Pekalongan. Pihak admin kemudian mengalihkan komunikasi dan memberikan kontak kepada Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pertamina, yang diwakili oleh Bapak Tian.

Hingga batas waktu Pagi hari ini, setelah dilakukan upaya komunikasi berulang kali, belum ada tanggapan, penjelasan, maupun hak jawab yang disampaikan oleh Bapak Tian selaku pihak Humas yang ditunjuk. Tidak adanya respon sama sekali dari pihak yang ditunjuk ini tentu menutup ruang dialog dan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang utuh dan seimbang mengenai peristiwa yang sedang menjadi sorotan publik tersebut.

Ketidakhadiran tanggapan resmi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat sekaligus memperkuat dugaan bahwa pemberitaan yang telah disampaikan sebelumnya memiliki dasar fakta yang kuat. Masyarakat berharap pihak manajemen SPBU Pekalongan maupun pihak Pertamina segera menyampaikan penjelasan secara terbuka dan transparan, agar tidak terjadi ketidakpastian informasi di tengah masyarakat.

Sesuai ketentuan yang berlaku, hak jawab dapat disampaikan kapan pun setelah pemberitaan dimuat. Pihak media tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak manajemen SPBU Desa Pekalongan maupun pihak Pertamina untuk menyampaikan penjelasan dan hak jawab kapan saja, yang akan kami muat sebagaimana mestinya demi keseimbangan dan kebenaran informasi.

Tim media akan terus menunggu dan memantau perkembangan terkini, serta menyampaikan informasi secara berimbang apabila telah diperoleh tanggapan resmi dari pihak yang berwenang.

(Tim Redaksi)

*Apresiasi Persisma: Wilson Lalengke Sambut Positif Dukungan Yunani untuk Sahara Maroko*

0

*Apresiasi Persisma: Wilson Lalengke Sambut Positif Dukungan Yunani untuk Sahara Maroko*

Athena – Dukungan internasional terhadap rencana otonomi Sahara Maroko kembali menorehkan catatan penting dalam arena diplomasi global. Yunani secara resmi menegaskan kembali dukungannya terhadap usulan otonomi yang diajukan oleh Kerajaan Maroko, dengan menyatakan bahwa inisiatif tersebut merupakan “kontribusi yang serius dan kredibel” bagi proses perdamaian yang dipimpin oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Yunani bahkan meyakini bahwa rencana otonomi ini bisa menjadi “solusi paling layak” (most feasible solution) untuk mengakhiri sengketa regional yang telah berlangsung lama atas wilayah tersebut.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Yunani, George Gerapetritis, dalam keterangan persnya usai melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri, Kerjasama Afrika, dan Warga Maroko di Luar Negeri, Nasser Bourita, di Athena, pada Senin, 7 September 2026. Gerapetritis menegaskan bahwa sejalan dengan posisi bersama Uni Eropa, Yunani mendukung penuh upaya Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk memfasilitasi negosiasi berbasis proposal otonomi Maroko guna mencapai solusi politik yang adil, langgeng, dan dapat diterima oleh semua pihak.

Sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2025–2026, Yunani juga menyambut baik pengadopsian Resolusi DK PBB Nomor 2797. Sikap konsisten ini memperkuat konsensus di antara 27 negara anggota Uni Eropa sekaligus memperkokoh momentum internasional di bawah kepemimpinan Raja Maroko, Yang Mulia King Mohammed VI.

Secara filosofis, penyelesaian sengketa wilayah seperti Sahara Maroko membutuhkan pergeseran paradigma dari kontestasi kedaulatan mutlak menuju pragmatisme politik yang konstruktif. Dalam filsafat politik, konflik teritorial sering kali terjebak dalam dikotomi pemikiran abad ke-19 yang mengagungkan garis perbatasan kaku. Namun, realitas geopolitik modern menuntut pendekatan yang berlandaskan pada prinsip keadilan distributif (distributive justice) dan stabilitas sosial.

Otonomi khusus di bawah kedaulatan Maroko mencerminkan sintesis filosofis antara menjaga integritas wilayah negara (territorial integrity) dan menjamin hak-hak tata kelola lokal (subsidiarity). Dalam kerangka ini, kedaulatan tidak lagi dipandang sebagai instrumen kekuasaan tunggal, melainkan sebagai wadah perlindungan, pembangunan, dan pemenuhan hak-hak sipil serta ekonomi masyarakat lokal. Ketika negara-negara seperti Yunani menilai proposal ini sebagai solusi paling realistis, hal tersebut menandai kemenangan atas dogma politik yang berkepanjangan, menggantikannya dengan pendekatan humanis yang memprioritaskan kesejahteraan rakyat di wilayah tersebut.

Dinamika positif ini mendapat tanggapan hangat dari Indonesia. Wilson Lalengke, Presiden Indonesia-Moroccan Sahara Brotherhood (Persisma), memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas sikap tegas yang ditunjukkan oleh Yunani dan negara-negara sahabat lainnya dalam mendukung inisiatif Otonomi Khusus Sahara Maroko.

Wilson Lalengke menyatakan bahwa dukungan dari negara-negara berpengaruh seperti Yunani sangat penting bagi keberlanjutan upaya Maroko dalam membangun dan memajukan wilayah Sahara Maroko, sebuah wilayah yang kerap menjadi objek kontestasi geopolitik oleh negara-negara tetangganya sendiri. Menurut aktivis HAM internasional itu, konflik yang berkepanjangan hanya akan merugikan masyarakat lokal dan menghambat potensi ekonomi kawasan Afrika Utara.

“Sikap Yunani mempertegas bahwa dunia internasional semakin menyadari pentingnya kedamaian, kepastian hukum, dan stabilitas teritorial,” ujar Wilson Lalengke dari Jakarta, Selasa, 8 September 2026.

Ia menambahkan bahwa langkah Maroko menawarkan otonomi khusus di bawah kedaulatan kerajaannya merupakan solusi bijak yang mengakomodasi keberagaman budaya dan aspirasi lokal, tanpa mengorbankan integritas nasional. Oleh karena itu, Persisma menganggap dukungan Yunani sebagai pilar penting dalam mempercepat terwujudnya perdamaian yang berkelanjutan.

Wilson Lalengke yang dikenal sebagai tokoh pers nasional Indonesia ini juga menekankan bahwa keberhasilan diplomasi Maroko harus menjadi inspirasi bagi dunia internasional bahwa penyelesaian konflik tidak harus dicapai melalui perselisihan bersenjata, melainkan melalui dialog konstruktif, pengakuan kedaulatan, dan komitmen terhadap pembangunan inklusif. “Langkah strategis yang ditempuh Pemerintah Maroko dalam menyelesaikan masalah kewilayahan di Sahara Maroko dapat diadopsi oleh barbagai negara yang menghadapi persoalan serupa di wilayah teritorialnya, termasuk di wilayah Asia, Eropa, Timur Tengah, dan lainnya,” ujar Wilson Lalengke menutup pernyataannya.

Dukungan Yunani di panggung DK PBB kian memperjelas arah penyelesaian sengketa Sahara Maroko. Dengan semakin kuatnya konsensus internasional di bawah kepemimpinan King Mohammed VI, masa depan Sahara Maroko kini bergerak mantap menuju era baru yang ditandai oleh stabilitas, pembangunan ekonomi, dan persaudaraan antarbangsa. (TIM/Red)

*Rara Ramawati Ukir Prestasi, Bawa Muara Enim Bersinar di Ajang Literasi Sumsel*

0

*Rara Ramawati Ukir Prestasi, Bawa Muara Enim Bersinar di Ajang Literasi Sumsel*

Palembang — Generasi muda Kabupaten Muara Enim kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Rara Ramawati berhasil meraih gelar Juara Duta Literasi Remaja Sains Sumatera Selatan Tahun 2026.

Siswi kelas XI SMA Bukit Asam Tanjung Enim tersebut meraih penghargaan dalam ajang Pemilihan Duta Literasi Remaja Sumatera Selatan 2026 yang digelar di Palembang, Minggu (6/9/2026).

Keberhasilan Rara menjadi bukti potensi pelajar Muara Enim dalam mengembangkan kemampuan di bidang literasi, sains, dan komunikasi. Di tengah perkembangan teknologi digital, penguatan budaya literasi menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda untuk berpikir kritis dan meningkatkan daya saing.

Sebelumnya, Rara juga aktif mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri dan mencatatkan prestasi di bidang lain. Pengalaman tersebut turut membentuk kepercayaan diri serta kemampuannya dalam menyampaikan gagasan di hadapan publik.

Rara mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari proses belajar dan kesungguhan dalam mengembangkan potensi diri.

“Prestasi ini bukan hanya untuk saya, tetapi juga menjadi motivasi agar generasi muda tidak takut mencoba, terus belajar, dan berani berkarya,” ujarnya.

Ketua Dewan Pengurus Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Kabupaten Muara Enim, Hermidi, turut menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keberhasilan yang diraih Rara.

“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT. Prestasi ananda Rara Ramawati tentu menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan Kabupaten Muara Enim,” kata Hermidi.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada guru, pembimbing, keluarga, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dalam perjalanan Rara hingga mampu meraih prestasi di tingkat Sumatera Selatan.

“Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Muara Enim untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan berani berkompetisi secara positif,” ujarnya.

Keberhasilan Rara Ramawati tidak hanya menjadi catatan prestasi pribadi, tetapi juga membawa nama Muara Enim di panggung provinsi. Capaian tersebut diharapkan mampu memantik semangat generasi muda lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi melalui ilmu pengetahuan. (Tim/Red PPWI)

*Pagu Polri 2027 Rp139 Triliun, Masih Minta Tambahan Rp66 Triliun: Perlukah?*

0

*Pagu Polri 2027 Rp139 Triliun, Masih Minta Tambahan Rp66 Triliun: Perlukah?*

Jakarta — Rencana Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajukan tambahan anggaran sekitar Rp66,1 triliun untuk Tahun Anggaran 2027 patut dikaji secara terbuka, objektif, dan terukur. Pertanyaannya bukan semata apakah Polri membutuhkan anggaran besar, melainkan apakah tambahan dana tersebut benar-benar diperlukan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam pembahasan bersama Komisi III DPR RI, Polri menyampaikan pagu anggaran 2027 sebesar Rp139,19 triliun. Sementara kebutuhan ideal yang diajukan mencapai sekitar Rp178,69 triliun, sehingga terdapat selisih sekitar Rp39,5 triliun.

Keterbatasan anggaran disebut berpotensi memengaruhi kebutuhan operasional, mulai dari bahan bakar, listrik, pemeliharaan fasilitas dan peralatan, hingga perlengkapan personel. Polri juga mengusulkan pergeseran anggaran sekitar Rp3,6 triliun dari belanja modal ke belanja barang untuk mendukung operasional, penanggulangan bencana, pengamanan kegiatan penting, pendidikan, serta rekrutmen personel.

Namun, besarnya kebutuhan tersebut tetap memunculkan pertanyaan mendasar: perlukah tambahan anggaran hingga puluhan triliun rupiah diberikan di tengah tuntutan efisiensi belanja negara?

Anggaran kepolisian tentu penting untuk mendukung keamanan, penegakan hukum, perlindungan, dan pelayanan publik. Akan tetapi, penambahan anggaran harus disertai perencanaan yang jelas, target yang terukur, serta mekanisme pengawasan yang kuat.

Masyarakat berhak mengetahui manfaat konkret dari setiap tambahan rupiah yang dialokasikan. Apakah anggaran tersebut akan mempercepat penanganan laporan masyarakat, meningkatkan profesionalisme personel, memperkuat keamanan wilayah, atau justru lebih banyak terserap untuk kebutuhan internal kelembagaan?

Besarnya anggaran tidak otomatis berbanding lurus dengan kualitas pelayanan publik. Karena itu, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas harus menjadi syarat utama dalam pembahasan tambahan anggaran Polri.

DPR RI, khususnya Komisi III, memiliki peran strategis untuk memastikan setiap alokasi anggaran memiliki dasar kebutuhan yang kuat, sasaran yang jelas, dan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Dalam pengelolaan keuangan negara, prinsip bahwa anggaran harus bermuara pada kepentingan rakyat menjadi hal yang tidak dapat ditawar. Ukuran keberhasilan bukan terletak pada besar kecilnya dana yang diterima suatu lembaga, melainkan sejauh mana anggaran itu mampu dikonversikan menjadi pelayanan, perlindungan, dan rasa aman bagi masyarakat.

Karena itu, jika tambahan anggaran memang dinilai mendesak, Polri perlu menjelaskan secara terbuka peruntukan dana, target capaian, serta manfaat konkret yang akan diterima masyarakat.

Pada akhirnya, pertanyaan “perlukah?” bukanlah bentuk penolakan terhadap kebutuhan anggaran Polri. Pertanyaan itu justru penting untuk memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan secara tepat, dapat diawasi, dan benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan kepolisian yang lebih profesional, cepat, dan berkualitas. (rls/Tim Red PPWI)

Jembatan Sampuran Paluta Dibangun, Akses Warga Diharapkan Makin Lancar

0

Warta.in Padang Lawas Utara – Pembangunan jembatan beton di Desa Sampuran, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), mulai dilaksanakan. Pada Selasa (8/9/2026), personel TNI bersama masyarakat melaksanakan pembersihan di sekitar lokasi pembangunan. Hingga saat ini, progres pekerjaan tercatat mencapai 0,95 persen.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung peningkatan infrastruktur dan akses masyarakat di wilayah Padang Lawas Utara. Kegiatan pembangunan ini merupakan inisiasi Presiden Prabowo Subianto. Desa Sampuran terhubung dengan sejumlah desa di sekitarnya, di antaranya Desa Naboggal dan Desa Hajoran, sehingga keberadaan jembatan diharapkan dapat memperkuat konektivitas serta memudahkan aktivitas masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, dua personel Kodim 0212/TS bersama dua warga masyarakat bergotong royong membersihkan area sekitar sasaran. Pembersihan dilakukan sebagai bagian dari persiapan untuk mendukung kelancaran tahapan pembangunan jembatan berikutnya.

Keberadaan jembatan ini diharapkan nantinya dapat menunjang akses dan mobilitas warga, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di Desa Sampuran dan desa-desa yang berada di sekitarnya. Sinergi antara personel TNI dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pembangunan di lapangan.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandiy, S.I.P., M.Han., mengatakan pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Pembangunan ini diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sinergi TNI dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan di lapangan,” ujar Sandi. (RN)

Sumber: Pendam I/BB