Warta.in//PALI – Suasana di Kantor Desa Tanah Abang Selatan, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tampak berbeda pada Senin (29/9/2026). Senyum semringah dan rasa lega terpancar jelas dari wajah ratusan warga yang mengantre tertib. Hari itu, sebanyak 383 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) resmi menerima jatah bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Tidak tanggung-tanggung, setiap kepala keluarga langsung membawa pulang 30 kilogram beras kualitas premium. Jumlah besar ini merupakan rapelan sekaligus untuk alokasi tiga bulan berjalan, yaitu Juli, Agustus, dan September 2026.
Sinergi Nyata Pemerintah dan Bulog Program yang diinisiasi oleh pemerintah pusat ini disalurkan secara masif melalui penugasan Perum Bulog. Di tingkat desa, aparatur pemerintahan bergerak cepat memastikan ribuan karung beras tersebut sampai ke tangan yang tepat tanpa potongan sepeser pun.
Kepala Desa Tanah Abang Selatan, Ahmad Sartono, S.H., menegaskan bahwa distribusi dilakukan secara transparan demi memenuhi kebutuhan dasar hidup warganya.
“Bantuan pangan ini kami salurkan langsung dan tanpa perantara ke setiap Keluarga Penerima Manfaat. Secara reguler, jatahnya adalah 10 kilogram per bulan. Karena ini mencakup tiga bulan sekaligus, maka setiap KPM menerima total tiga karung atau 30 kilogram,” jelas Ahmad Sartono di lokasi pembagian.
Penyelamat Dapur di Tengah Kenaikan Harga Penyaluran beras CPP ini bagaikan oase di gurun pasir bagi masyarakat kecil. Pasalnya, tren kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan pokok belakangan ini cukup mencekik isi dompet warga, terutama bagi kelompok lanjut usia (lansia) dan pekerja harian lepas.
Ahmad Sartono tidak memungkiri bahwa program ini memicu antusiasme yang sangat tinggi di tengah masyarakat desa yang ia pimpin.“Warga sangat senang dan terbantu dengan adanya intervensi pangan dari pemerintah ini. Selain secara langsung meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu dan lansia, bantuan ini menjadi penyeimbang yang sangat efektif di tengah melambungnya harga-harga sembako di pasar,” tuturnya.
Harapan Agar Program Terus Berlanjut Melihat dampak positif yang begitu besar bagi ketahanan pangan warganya, pihak Pemerintah Desa Tanah Abang Selatan berharap penuh agar program serupa tidak berhenti di sini. Keberlanjutan bantuan jaring pengaman sosial seperti ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas sosial dan daya beli masyarakat di tingkat akar rumput.
Proses pembagian yang dimulai sejak pagi hari tersebut berjalan dengan sangat kondusif, aman, dan menerapkan sistem pelayanan yang ramah bagi warga lansia guna memastikan seluruh target penerima pulang dengan membawa haknya secara utuh.































