Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Dugaan PDAM Lais Mati Empat Hari, Kebocoran Pipa di Bawah Rumah Warga Jadi Kendala Perbaikan

Dugaan PDAM Lais Mati Empat Hari, Kebocoran Pipa di Bawah Rumah Warga Jadi Kendala Perbaikan

Warta in Musi Banyuasin LAIS — Pelayanan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di wilayah Kecamatan Lais mengalami gangguan selama kurang lebih empat hari. Kondisi tersebut diduga disebabkan kebocoran pipa PDAM yang berada di sekitar jembatan lama, Desa Teluk, Kecamatan Lais.

Kebocoran pipa menjadi kendala dalam proses perbaikan karena lokasi pipa berada di bawah rumah salah satu warga. Kondisi tersebut membuat petugas PDAM Unit Lais harus bekerja lebih hati-hati dalam melakukan penggalian untuk menemukan dan memperbaiki bagian pipa yang mengalami kebocoran.

Menurut keterangan pekerja di lapangan, proses perbaikan masih berlangsung dan diupayakan dapat diselesaikan dalam minggu ini. Lamanya proses perbaikan disebabkan petugas harus melakukan penggalian pada jalur pipa yang berada di bawah bangunan rumah warga.

Pihak PDAM Unit Lais Menejer area lais Suadli,A.MD dan Asisten Menejer Unit pelayanan Epil Supriadi,S.KOM .disebut telah menyampaikan pemberitahuan kepada pelanggan melalui grup WhatsApp terkait gangguan pelayanan tersebut. Informasi mengenai kebocoran juga telah dikoordinasikan dengan aparat desa dan Polsek Lais.

Kepala Desa Teluk, Nora, membenarkan bahwa pihak PDAM telah berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait kebocoran pipa yang berada di bawah rumah salah satu warganya.

Nora mengatakan, pemerintah desa sebelumnya telah berulang kali mengimbau masyarakat agar tidak mendirikan bangunan di bahu jalan. Imbauan tersebut, kata dia, juga disampaikan kepada kepala dusun dan masyarakat, termasuk dalam berbagai kegiatan hajatan yang digelar warga.

“Jangan ada pembangunan rumah di bahu jalan karena ada batas tanah rumah warga dengan jalan yang merupakan hak pemerintah,” ujar Nora.

Ia berharap kejadian tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih memperhatikan batas lahan dan tidak mendirikan bangunan di area yang dapat mengganggu fasilitas umum.

“Semoga dengan adanya kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua sebagai masyarakat agar tidak terjadi lagi kejadian seperti ini,” kata Nora.

Sementara itu, proses perbaikan pipa PDAM masih dilakukan oleh petugas. Masyarakat pelanggan di Kecamatan Lais diimbau untuk bersabar hingga perbaikan selesai dan distribusi air kembali normal.(Albert)

Berita Terkait