Wartain Banten | Pemerintahan | 01 Maret 2026 — Gubernur Banten Andra Soni mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang. Ia berharap kota tersebut mampu terus menjaga pertumbuhan dan kemajuannya sebagai salah satu daerah maju di Provinsi Banten.
Hal itu disampaikan Andra Soni usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang dalam rangka HUT ke-33 Kota Tangerang di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (28/2/2026).
“Dirgahayu yang ke-33. Sebagai kota mandiri, Kota Tangerang mengalami kemajuan yang cukup pesat. Kota Tangerang sebagai salah satu simbol kota maju,” kata Andra Soni
Menurutnya, pertumbuhan pesat juga membawa tantangan dan persoalan yang semakin kompleks. Untuk itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan menerapkan pendekatan pentahelix melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dalam membangun Kota Tangerang.
Andra Soni menambahkan, kawasan Tangerang Raya yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan saat ini menjadi salah satu wilayah maju di Banten. Karena itu, di awal masa kepemimpinannya, ia akan lebih banyak fokus mendorong percepatan pembangunan di wilayah Lebak dan Pandeglang guna mengikis disparitas antarwilayah.
“Upaya kita bagaimana semua daerah maju dan tumbuh bersama,” katanya.
Ia juga menyoroti kemajuan di sektor pendidikan. Jika 33 tahun lalu kondisi bangunan sekolah masih terbatas, kini Kota Tangerang telah memiliki program sekolah gratis pada satuan pendidikan tertentu. Pemprov Banten, lanjutnya, turut mengadopsi kebijakan serupa untuk SMA, SMK, dan SKh, bahkan berencana mengembangkan sekolah berbasis agama setingkat SMA.
“Alhamdulillah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan hari ini merupakan salah satu daerah yang maju di Provinsi Banten. Sehingga selalu mohon ijin ke Pak Wali, waktu saya akan lebih banyak di wilayah Lebak dan Pandeglang awal-awal ini,” tambah Andra Soni. Upaya dari mengikis disparitas wilayah. Sehingga, semua daerah maju dan tumbuh bersama.
Selain itu, Andra Soni menyampaikan bahwa sertifikat Situ Cipondoh kini telah dikembalikan, sehingga pengelolaannya kembali berada di bawah Pemerintah Provinsi Banten. Ke depannya, situ ini tidak hanya akan berfungsi sebagai penampungan air, tetapi juga dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi dan berbagai aktivitas positif bagi masyarakat.
“Sejak 33 tahun lalu, Kota Tangerang banyak kemajuan. Dari sisi pendidikan dulu bangunan sekolahnya kita tahu bersama, sekarang bahkan sudah ada sekolah gratis satuan yang menjadi tanggung jawabnya,” ungkapnya “Pemprov Banten juga meniru untuk SMA, SMK, dan SKh, Insya Allah seperti Kota Tangerang, kita akan masuk juga untuk sekolah yang berbasis agama satuan setingkat SMA sederajat,” tambah Andra Soni.
Selain itu, Andra Soni menyebutkan Situ Cipondoh. Saat ini, sertifikat kepemilikan Situ Cipondoh telah dikembalikan, sehingga pengelolaannya kembali berada di bawah Provinsi Banten.
“Sekarang sedang dicek luasan HGU yang diberikan Pemprov Jabar dulu dengan luasan sekarang,” jelasnya.
Lebih lanjut, gubernur menjelaskan bahwa Situ Cipondoh tidak akan sekadar berfungsi sebagai penampung air, tetapi juga bakal dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian dan dimanfaatkan bagi kegiatan positif masyaraka
“Terkait sampah dan banjir, saat ini fokus menangani saluran air yang ada seperti Sungai Cirarab, Sungai Angke, dan sebagainya,” pungkas Andra Soni.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan bahwa Kota Tangerang telah berusia 33 tahun. Ia menekankan bahwa berbagai tantangan telah dilalui bersama dan pembangunan terasa nyata berkat kolaborasi pentahelix, dengan harapan kota terus maju dan masyarakatnya sejahtera..(WartainBanten)































