SULAWESI SELATAN – Terjadinya kelangkaan ketersediaan BBM di sejumlah daerah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor : 100.3.4/8413/DISDIK, yang ditujukan kepada semua Kepala Cabang Dinas dan Kepala UPT Sekolah SMA dan SMK, Minggu (13/9/2026).
SE tersebut diterbitkan untuk dilakukan pelaksanaan pembelajaran secara daring bagi satuan pendidikan jenjang SMA/SMK/SLB di Sulawesi Selatan.
Dalam SE itu dijelaskan bahwa terjadinya kelangkaan dan antrian pengambilan BBM yang berpotensi mengganggu mobilitas murid, pendidik dan tenaga kependidikan maka diambil langkah-langkah antisipatif keberlangsungan proses pembelajaran.
Adapun antisipatif tersebut memuat 7 poin yang intinya bahwa satuan pendidikan SMA dan SMK ataupun SLB agar melaksanakan proses pembelajaran secara daring mulai tanggal 14-18 September 2026.
Namun pelaksanaan proses pembelajaran secara luring bisa tetap dilaksanakan dengan tetap memperhatikan kondisi wilayah masing-masing akan ketersediaan BBM.
Sementara menyikapi SE tersebut saat dikonfirmasi langsung via WhatsApp ke Kepala Cabang Dinas Wilayah X yang mencakup Kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara dan Enrekang, Tien Suharti menjelaskan bahwa untuk Wilayah X hingga hari Minggu 13/9/2026) malam, baru ada 4 Sekolah yang fix melaporkan akan laksanakan pembelajaran daring.
“Ada beberapa sekolah yang mau tatap muka, dengan alasan masih aman BBM. Besok baru kami ambil datanya yang daring dan luring,” tulis Tien Suharti.
Berdasarkan laporan dari 4 sekolah di Toraja Utara yang akan laksanakan pembelajaran daring yang disampaikan Tien Suharti selaku Kacabdin Wilayah X antara lain, SMA 1, SMA 4, SMA 7 dan SMA 11.
Dari keempat sekolah tersebut, SMA 1 Toraja Utara akan laksanakan pembelajaran daring selama 2 hari baru dievaluasi, sementara untuk SMA 4 Toraja Utara pembelajaran secara daring dilaksanakan hari Senin (14/9) akan tetapi jika listrik sering padam berdampak pada pemanfaatan jaringan maka akan Luring hari selanjutnya.
Kemudian untuk SMA 7 dan SMA 11 Toraja Utara, pelaksanaan pembelajaran secara daring, juga mulai hari Senin (14/9) sambil melihat situasi serta kondisi apakah akan lanjut daring hari berikutnya.






























