Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Langkah Cerdas Pelajar Kelola Keuangan Terencana

PARUNG, BOGOR — Mengelola keuangan secara bijak sejak usia muda merupakan investasi terbaik dalam menyongsong kemandirian finansial di masa depan. Menyadari krusialnya hal tersebut, tim mahasiswa dan dosen Universitas Pamulang (UNPAM) menggelar program edukasi dan pembekalan bagi para santri di Pondok Pesantren Modern Darun-Na’im Yapia (DNY), Parung, Bogor. Mengusung tema “Langkah Cerdas Pelajar Kelola Keuangan Terencana”, acara ini bertujuan membentuk karakter generasi muda yang cerdas, disiplin, dan terencana.

Acara dibuka secara resmi dengan sambutan hangat serta penuh keakraban dari Pimpinan Pondok Pesantren Modern Darun-Na’im Yapia (DNY), H. Nur Rohim Yunus, LL.M., M.Phil., Ph.D. Dalam pencerahannya, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan kepedulian civitas akademika Universitas Pamulang (UNPAM) dalam membekali para santri dengan literasi keuangan dan manajemen diri modern. Suasana pembukaan semakin khidmat dan semarak dengan kehadiran jajaran pengasuh pesantren, Ustadz Gilang Rizky Aji Putra, S.H. dan Ustazah Nur Laila, yang turut mengawal dan memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Kegiatan ini diketuai oleh Hiskia Darmawan selaku Ketua Pelaksana, dengan dukungan panitia pelaksana mahasiswa yang terdiri dari Aulia Cantika Salsabila (Bendahara), Ahmad Fauzan dan Novia Lestari Ahya (MC), Desyinta Tangahu dan Septianingrum Puji Astuti (Sie Konsumsi), serta Amanda Maulidina Putri (Sie Perlengkapan). Pelaksanaan program ini juga didampingi penuh oleh jajaran Dosen Pembimbing UNPAM, yaitu Dr. Widya Intan Sari, S.E., M.M., Dr. Denok Sunarsi, S.Pd., M.M., CHt., dan Kharisma Danang Yuangga, S.Pd., M.Pd.

Dua pemateri interaktif, Izhar Zaenury dan Wianda Miranti, membawakan materi seputar mengenali potensi diri, konsep “uangmu masa depanmu”, serta langkah konkret mengelola “dompet pelajar”. Para peserta diajak memahami teknik menyusun perencanaan keuangan pribadi sederhana, membedakan antara kebutuhan primer dan keinginan, hingga pentingnya komitmen menabung secara rutin.

“Uang yang dikelola dengan bijak sejak muda adalah fondasi kuat untuk masa depan. Melalui edukasi ini, kami berharap para santri tidak hanya pandai dalam menuntut ilmu agama, tetapi juga memiliki kemandirian serta kecerdasan finansial dalam menghadapi tantangan era digital,” ujar Hiskia Darmawan dalam sambutannya.

Melalui sinergi yang harmonis antara dosen, mahasiswa UNPAM, dan pihak pesantren, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi santri yang mandiri, berintegritas, dan siap melangkah menuju masa depan dengan perencanaan keuangan yang matang.

Berita Terkait