Beranda blog Halaman 68

Resmi Mendaftar, Iyar Syahriar Mahmur Siap Maju di Pilkades Desa Pasirbungur 2026-2034

0

SUBANG, Warta In, Diantar keluarga, kerabat, dan tim sukses, Iyar Syahriar Mahmur secara resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Kepala Desa Pasirbungur, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, untuk periode 2026-2034.

 

Pendaftaran dilakukan di Kantor Sekretariat Panitia Pilkades Desa Pasirbungur, Kamis siang, [03/09/2026].

 

Kehadiran Syahriar bersama rombongan menambah semarak suasana pendaftaran Pilkades Serentak 2026 di Desa Pasirbungur. Dengan penuh semangat, para simpatisan memberikan dukungan moral kepada bakal calon.

 

Berkas pencalonan Syahriar diterima langsung oleh Panitia Pilkades Desa Pasirbungur. Panitia menyatakan seluruh berkas yang diserahkan telah lengkap dan akan diproses sesuai dengan tahapan yang berlaku.

 

Usai menyerahkan berkas, Syahriar menyampaikan komitmennya untuk membangun desa.

“Saya maju dengan niat tulus untuk mengabdi dan membangun Desa Pasirbungur bersama seluruh elemen masyarakat. Mohon doa dan dukungan warga agar seluruh tahapan Pilkades berjalan lancar, damai, dan menghasilkan pemimpin yang amanah serta membawa kemajuan,” ujar Syahriar.

 

Dalam kesempatan yang sama, panitia Pilkades juga mengimbau kepada seluruh bakal calon dan tim pendukung agar bersama-sama menjaga kondusivitas, ketertiban, serta menjunjung tinggi semangat kebersamaan dan persatuan selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

 

Dengan diterimanya berkas pendaftaran tersebut, Iyar Syahriar mahmur resmi menjadi salah satu Bakal Calon Kepala Desa Pasirbungur yang akan mengikuti tahapan Pilkades 2026 selanjutnya.

 

Warga Desa Pasirbungur kini menantikan proses demokrasi desa yang jujur dan adil, demi terpilihnya pemimpin yang mampu membawa Desa Pasirbungur semakin maju dan sejahtera.

(RD)

Andra Soni Dorong Pesta Rakyat Ciledug Jadi Pengungkit Ekonomi UMKM

0

Wartain Banten | UKM/UMKM | 05 September 2026  — Gubernur Banten Andra Soni mendorong penyelenggaraan Pesta Rakyat Ciledug 2026 menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya melalui peningkatan aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat menerima audiensi Komunitas Pengusaha Jaya Bersama (KPJB) Ciledug di Kantor Gubernur Banten, BLKI Serpong, Jalan Kencana I Nomor 20, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Kamis (3/9/2026).

Dalam audiensi tersebut, KPJB menyampaikan rencana pelaksanaan Pesta Rakyat Ciledug 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 31 Oktober hingga 1 November 2026, bertempat di Alun-Alun Ciledug, Kota Tangerang.

Andra Soni menilai kegiatan seperti pasar malam maupun festival rakyat memiliki peran penting dalam menciptakan ruang pertemuan antara masyarakat dan pelaku usaha. Menurutnya, aktivitas ekonomi harus terus didorong dari tingkat paling bawah agar memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Pesta rakyat pada pasar malam turut menggerakkan perekonomian masyarakat. Menggerakkan perekonomian itu harus dari bawah,” ujar Gubernur Andra

Menurutnya, keberadaan UMKM menjadi salah satu fondasi penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah perlu terus mengoptimalkan berbagai kebijakan yang dapat menciptakan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang, memperluas pasar, dan meningkatkan pendapatan.

Andra juga menyebut kemajuan suatu daerah dapat dilihat melalui tiga elemen utama, yakni pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi warga, alun-alun sebagai ruang interaksi sosial, serta pendopo sebagai representasi pusat pemerintahan.

Dalam konteks tersebut, festival rakyat dinilai dapat menggabungkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat dalam satu kegiatan. Kehadiran pedagang dan UMKM, hiburan musik, serta berbagai aktivitas masyarakat dapat menciptakan daya tarik yang mendorong meningkatnya kunjungan warga.

“Pasar malam atau festival rakyat ini menjadi ajang untuk mempertemukan masyarakat dengan para pengusaha. Ini mendukung UMKM untuk berkembang sekaligus menggerakkan perekonomian rakyat,” jelasnya.

Ciledug Punya Potensi Ekonomi Besar

Lebih lanjut, Andra Soni menilai Ciledug memiliki potensi ekonomi yang besar untuk terus dikembangkan. Ciledug merupakan wilayah yang berada di kawasan perbatasan sekaligus menjadi salah satu penyangga Ibu Kota Jakarta dan termasuk dalam wilayah administrasi Kota Tangerang.

Potensi tersebut, kata Andra, perlu terus dioptimalkan melalui berbagai aktivitas ekonomi yang melibatkan masyarakat secara langsung. Salah satunya melalui kegiatan yang memberikan ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka.

Andra pun menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Rakyat Ciledug 2026.

“Saya mendukung penuh penyelenggaraan Festival Rakyat Ciledug 2026. Di pasar malam ada UMKM, musik, dan sarana penyaluran hobi masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, unsur hiburan dalam festival dapat menjadi daya tarik untuk mengundang masyarakat datang. Ketika masyarakat berkumpul dan berinteraksi dengan para pedagang, maka tercipta transaksi yang pada akhirnya mendorong perputaran ekonomi lokal.

“Musik dan hiburan menjadi daya tarik agar masyarakat datang. Ketika mereka dipertemukan dengan para pedagang, di situlah roda perekonomian berputar dan hidup,” tegas Gubernur Andra.

Perkuat Interaksi Sosial Masyarakat

Sementara itu, Ketua KPJB Ciledug Wawan Gunawan mengatakan, Pesta Rakyat Ciledug 2026 tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan ekonomi, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan sosial masyarakat.

Menurut Wawan, pelaksanaan kegiatan di Alun-Alun Ciledug diharapkan dapat menjadi ruang bersama bagi warga Ciledug dan masyarakat di sekitarnya untuk berinteraksi, bersilaturahmi, sekaligus menikmati berbagai kegiatan yang disiapkan.

“Melalui acara yang akan dilaksanakan di Alun-Alun Ciledug ini, kami berharap dapat terjalin silaturahmi antarwarga sehingga menciptakan suasana masyarakat yang rukun dan kondusif,” pungkas Wawan

Dengan dukungan pemerintah daerah dan keterlibatan pelaku usaha serta masyarakat, Pesta Rakyat Ciledug 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu menjadi pengungkit aktivitas ekonomi lokal. Kehadiran UMKM dalam kegiatan tersebut diharapkan membuka peluang pasar sekaligus memperkuat perputaran ekonomi masyarakat Ciledug dan sekitarnya.(WartainBanten)

Diduga Belum Lengkap Izin dan Pajak, Pemilik Caffe V Nat Siap Tunduk pada Reguasi Pemkot Sukabumi

0

Diduga Belum Lengkap Izin dan Pajak, Pemilik Caffe V Nat Siap Tunduk pada Reguasi Pemkot Sukabumi

 

SUKABUMI – Operasional tempat hiburan dan kuliner Caffe V Nat yang berlokasi di wilayah RT 07/RW 08, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, tengah menuai sorotan tajam. Kafe tersebut dinilai memicu polemik lantaran dituding mengabaikan kewajiban pajak daerah serta belum mengantongi kelengkapan izin operasional yang sah.

 

Sejumlah pihak berharap pengelola dapat lebih kooperatif dan transparan mengenai proses perizinan demi keberlangsungan usaha yang legal dan kondusif bagi masyarakat sekitar.

 

Menanggapi tudingan tersebut, Zenat selaku owner Caffe V Nat menegaskan komitmennya untuk menempuh seluruh prosedur sesuai Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku di Kota Sukabumi. Ia menyatakan siap menyelesaikan setiap tahapan perizinan yang disyaratkan oleh pemerintah daerah.

 

“Saya sangat berharap usaha kami bisa lebih maju. Kami juga berharap Wali Kota Sukabumi bisa mendukung penuh para pengusaha yang ingin mengembangkan usaha di Kota Sukabumi serta taat pajak,” ujar Zenat.

 

Lebih lanjut, Zenat menyampaikan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, khususnya dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya ingin menjadi bagian dari pejuang yang membantu Bapak Ayep Zaki dalam meningkatkan PAD dan menyejahterakan warga, khususnya Kota Sukabumi. Saya ingin jadi bagian dari kesuksesan Kota Sukabumi yang bercahaya,” pungkasnya.

(Alfi yonimar)

Demi Sukseskan Program Ketahanan Pangan P2B,Polsek Ngimbang Monitoring Tanaman Jagung di Desa Lamongrejo

0

Demi Sukseskan Program Ketahanan Pangan P2B,Bhabinkamtibmas Polsek Ngimbang Monitoring Tanaman Jagung di Desa Lamongrejo

LAMONGAN//Warta.in- Komitmen Polri dalam mendukung program strategis nasional kembali ditunjukkan oleh Polsek Ngimbang Pada Hari Jum’at (04/09/2026), pukul 10.00 wib

Anggota jaga Polsek Ngimbang turun langsung ke lahan baku Ladang (LBL) milik warga di Desa Lamongrejo Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, untuk melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh personil Polsek Ngimbang, Aipda Afis didampingi Bhabinkamtibmas di Desa Lamongrejo

Pengecekan dilakukan di lahan jagung milik P sudik seluas 0.400 meter persegi yang berada di Dukuh Kambangan RT 05. Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik dengan tinggi rata-rata mencapai sekitar 140 sentimeter, daun berwarna hijau segar, usia tanam sekitar 70 hari, serta tidak ditemukan serangan hama maupun penyakit yang signifikan.

Selain itu, ketersediaan air dinilai mencukupi berkat pemanfaatan air tadah hujan selama musim penghujan. Proses pemupukan telah dilakukan sebanyak dua kali, dengan distribusi pupuk yang berjalan lancar dan mudah diperoleh oleh petani.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S. I. K, melalui Wakapolsek Ipda Istiono, S.H, “Dalam keterangannya menyampaikan “Bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah Kapolri dalam rangka mendukung Implementasi 8 Program Prioritas Polri yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor ketahanan dan swasembada pangan”.

Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendampingi dan memastikan program pemerintah berjalan optimal hingga ke tingkat desa, Ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Kehadiran Polri di tengah lahan pertanian diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus motivasi bagi para petani untuk terus produktif, demi terwujudnya ketahanan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Jurnalis (roy)

Dalam Upaya Antisipasi Pohon Tumbang Polsek Ngimbang Gelar Patroli, Pengecekan di Daerah Rawan Bencana

0

Dalam Upaya Antisipasi Pohon Tumbang Polsek Ngimbang Gelar Patroli, Pengecekan di Daerah Rawan Bencana

LAMONGAN//Warta.in –Dalam Rangka bentuk kepedulian polri dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati kali ini jajaran personil Polsek Ngimbang giat patroli pemantauan dan antisipasi Pohon Tumbang Guna cegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan Raya Ngimbang –Bluluk di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, Jum’at (04/09/2026) pukul 10.30 wib

Patroli dan pengecekan serta pemantauan pohon tumbang ini di laksanakan olehnya anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Briptu Andika
untuk mengecek dan memantau kondisi pohon di pinggir jalan antisipasi pohon tumbang agar tidak mengganggu kamtibmas dan tetap kondusif di wilayah Kecamatan Ngimbang

Untuk semua masyarakat di harapkan tetap Waspada apabila waktu Hujan dan Angin untuk menghindari pohon tumbang segera melaporkan ke Polsek atau Damkar setempat

Sementara itu Kapolsek Ngimbang AKP Andian Permana, S.Tr.K.S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, menjelaskan “Bahwa kegiatan Patroli dan pemantauan dan pengecekan pohon tersebut untuk antisipasi terjadinya bencana alam tumbangnya pohon saat hujan dan angin ribut .

Untuk pengendara apabila melintas selalu hati – hati dan Polsek Ngimbang memberikan himbauan kamtibmas juga himbauan agar selalu menjaga kebersihan yaitu dengan mematuhi Peraturan lalu lintas, ”Pesan Kapolsek Ngimbang

Sehingga masyarakat merasakan kenyamanan dengan pelayanan dan kehadiran polisi ditengah – tengah masyarakat agar kondisi wilayah Ngimbang Aman dan kondusif (roy)

Pastikan Wilayah Ngimbang tetap Aman Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Harkamtibmas Light 4C Di Daerah Rawan

0

Pastikan Wilayah Ngimbang tetap Aman Personil Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Harkamtibmas Light 4C Di Daerah Rawan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Jum’at (04/09 /2026) pukul 23.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aipda Novan, Aipda Afis dan Briptu Andika dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang, ATM BNI dan Lapangan Bola Voly Kakatpenjalin serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngambang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K,melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2022

0

Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2022

Warta.in
Mataram,NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB resmi menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026.

Penandatanganan tersebut dilaksanakan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB di Ruang Sidang DPRD Provinsi NTB, Jumat (4/9).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal atau Miq Iqbal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026 disusun berdasarkan perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 serta berbagai dinamika dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah.

Menurutnya, perubahan kebijakan anggaran dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi fiskal daerah, sekaligus memastikan program pembangunan tetap berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Di tengah berbagai tantangan fiskal, kita dituntut untuk semakin bijak dalam mengelola keuangan daerah. Setiap kebijakan anggaran harus diarahkan pada program-program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung prioritas pembangunan daerah,” ujar Miq Iqbal.

Dalam Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026, pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp5,68 triliun lebih atau mengalami kenaikan sebesar 1,08 persen dibandingkan APBD Murni Tahun Anggaran 2026 yang sebelumnya sebesar Rp5,62 triliun lebih.

Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp6,52 triliun lebih atau bertambah sekitar Rp319 miliar lebih dibandingkan APBD Murni Tahun Anggaran 2026.

Adapun dalam rancangan perubahan tersebut terdapat defisit anggaran sebesar Rp399 miliar lebih. Defisit tersebut akan ditutup melalui pembiayaan netto yang bersumber dari penerimaan pembiayaan, termasuk Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), serta pengeluaran pembiayaan untuk pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo.

Miq Iqbal menegaskan bahwa kebijakan anggaran harus dikelola secara transparan, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan daerah.

Selain membahas kebijakan anggaran, Miq Iqbal juga menyinggung berbagai peristiwa dan dinamika yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi NTB, termasuk upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascakebakaran di Desa Adat Sade.

Ia menegaskan bahwa proses rekonstruksi tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menjaga nilai sejarah, budaya, ekonomi, dan identitas masyarakat Desa Adat Sade.

“Rekonstruksi yang dilakukan harus bersifat komprehensif. Yang kita bangun bukan hanya rumah dan infrastruktur, tetapi juga kehidupan masyarakat, budaya, sejarah, dan aktivitas ekonomi yang menjadi identitas Desa Adat Sade,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi NTB bersama berbagai pihak terus melakukan koordinasi untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Sejumlah langkah telah disiapkan, termasuk penyediaan hunian bagi warga terdampak serta pembangunan fasilitas pendukung untuk menjaga keberlangsungan aktivitas masyarakat dan pariwisata.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi NTB, Baiq Isvie Rupaeda, menyampaikan bahwa kesepakatan antara DPRD dan Pemerintah Provinsi merupakan bagian penting dalam tahapan penyusunan APBD.

Menurutnya, perubahan KUA dan PPAS harus dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjamin keselarasan antara proses perencanaan, penganggaran, hingga penetapan APBD.

“Kesepakatan bersama ini menjadi dasar penting bagi proses pembahasan anggaran selanjutnya. Seluruh tahapan harus dilaksanakan dengan tetap menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi NTB dan DPRD Provinsi NTB berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat NTB.(sr/dkisntb)

SMAN 9 RL Terima Penyuluhan Hukum dari Kejari Rejang Lebong & Jalani Berbagai Kegiatan Penting di Tahun 2026.

0
Oplus_16908288

Warta.in-Rejang Lebong.

Sepanjang tahun 2026, SMAN 9 Rejang Lebong menjalankan berbagai kegiatan penting, mulai dari pembinaan hukum, penyambutan siswa baru, hingga pembaruan data dan kajian terkait program sekolah.

Pada bulan Februari 2026, sekolah ini mendapat kunjungan sekaligus penyuluhan hukum dari Kejaksaan Negeri Rejang Lebong. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Dalam kesempatan itu, tim dari Kejari Rejang Lebong memberikan pembinaan dan penjelasan mengenai hukum kepada seluruh siswa.

Tujuannya agar para siswa memahami hukum sejak dini, tumbuh menjadi generasi yang taat aturan, dan mampu membedakan perbuatan yang benar maupun salah.

Lalu pada bulan Juli 2026, SMAN 9 Rejang Lebong mengadakan rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan ini dilaksanakan bagi siswa-siswi baru untuk tahun ajaran 2026/2027 yang dimulai pada pertengahan Juli. Melalui MPLS, siswa baru diperkenalkan dengan suasana sekolah, aturan, cara belajar, serta sesama teman baru agar bisa beradaptasi dengan nyaman dan siap menempuh pendidikan di sekolah ini.

Selain kegiatan siswa, sekolah juga melakukan pembaruan data serta pembahasan program sekolah. Pembaruan data pokok pendidikan (Dapodik) terakhir sudah diselesaikan dan disinkronkan pada bulan Juli 2026, sehingga data terkait sekolah tetap akurat dan terkini. Selain itu, juga telah dimuat hasil riset independen yang membahas mengenai pelaksanaan serta manfaat program Tahfidz Al-Qur’an yang berjalan di SMAN 9 Rejang Lebong.

Dengan berbagai kegiatan tersebut, SMAN 9 Rejang Lebong terus berupaya memberikan pendidikan yang tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan kesadaran hukum serta keagamaan para siswa.

(Tim Redaksi)

Gubernur Bobby Dampingi Wapres Gibran Tinjau Progres Rehabilitasi dan Rekonstruksi SMAN 1 Barus

0

Warta.in Tapteng – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka meninjau progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di SMA Negeri 1 Barus. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan pemulihan fasilitas pendidikan di wilayah terdampak bencana berjalan sesuai target.

Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Jumat (4/9/2026), SMA Negeri 1 Barus menjadi titik kunjungan pertama Wapres Gibran bersama Gubernur Bobby Nasution. Sekolah yang berada di Kecamatan Barus tersebut merupakan salah satu lokasi yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.

Setibanya di lokasi, Wapres Gibran bersama Gubernur Bobby Nasution dan rombongan menerima laporan mengenai progres rehabilitasi dan rekonstruksi gedung sekolah, termasuk pengadaan fasilitas belajar mengajar. Informasi tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 1 Barus Fahman Pardosi melalui layar smartboard.

Wapres Gibran bersama Gubernur Bobby Nasution kemudian meninjau satu per satu ruang kelas. Sebagian besar bangunan telah menunjukkan kondisi yang lebih baik, sehingga dalam fase pemulihan pascabencana ini pemerintah terus memastikan proses belajar mengajar dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Satu hal penting dalam pemulihan pascabencana, adalah anak-anak bisa kembali belajar dengan aman, nyaman, dan tetap semangat mengejar cita-cita,” tegas Wapres.

Selain memastikan proses belajar mengajar berlangsung dengan baik serta fasilitas pendukung terpenuhi, Wapres bersama Gubernur Bobby juga mendorong agar perbaikan secara menyeluruh dapat segera diselesaikan.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Bobby Nasution menegaskan kepada jajarannya agar segera menuntaskan progres pembangunan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Langkah tersebut dilakukan agar target pengerjaan dapat selesai secara bersamaan hingga akhir tahun anggaran.

“Mana yang menjadi tugas kita di provinsi juga perlu disegerakan. Termasuk koordinasi bila ada yang memang perlu dibenahi di sekolah ini. Apalagi ini wilayah yang terdampak bencana di akhir tahun lalu,” ujar Gubernur.

Gubernur Bobby Nasution juga telah beberapa kali mengunjungi sejumlah titik terdampak bencana sejak peristiwa tersebut melanda sedikitnya 18 kabupaten dan kota di Sumut. Tapteng menjadi salah satu daerah yang mengalami dampak paling besar akibat bencana hidrometeorologi tersebut.

“Beberapa titik lokasi terdampak bencana, kami kunjungi secara berkala. Untuk memastikan proses mitigasi hingga rehabilitasi rekonstruksi pascabencana berjalan. Dan untuk sekolah-sekolah, kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang hingga kini masih terus bekerja di semua daerah terdampak bencana. Tentu Pemprov Sumut sebagai perwakilan pemerintah pusat punya tanggung jawab,” tegasnya.

Usai kunjungan di SMA Negeri 1 Barus, rombongan Wapres yang didampingi Gubernur Bobby Nasution melanjutkan kegiatan ke sejumlah titik terdampak bencana serta lokasi hunian tetap (huntap) di Sibolga dan Tapanuli Selatan (Tapsel). (RN)

(H13/DISKOMINFO SUMUT)

Gubernur Bobby Nasution Dampingi Wapres Gibran Tinjau Hunian Tetap dan Infrastruktur di Tapteng

0

Warta.in Tapteng – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka, dalam kunjungan kerja untuk meninjau hunian tetap serta sejumlah infrastruktur di wilayah Tapanuli.

Kedatangan Wapres Gibran di Bandar Udara Dr Ferdinand Lumban Tobing, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), disambut langsung Gubernur Bobby Nasution bersama Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, Jumat (4/9/2026).

Usai penyambutan, Wapres Gibran bersama Gubernur Bobby Nasution langsung menuju sejumlah lokasi peninjauan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan Kabupaten Tapanuli Selatan.

Di Tapteng, Wapres Gibran meninjau sejumlah sektor, mulai dari pendidikan hingga infrastruktur. Salah satu lokasi yang dikunjungi yakni SMAN 1 Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Rangkaian peninjauan kemudian dilanjutkan ke sejumlah lokasi hunian tetap dan infrastruktur, di antaranya Hunian Tetap Kelurahan Aek Parombunan, Kota Sibolga, serta Sabo Dam di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Selanjutnya, Wapres Gibran bersama Gubernur Bobby Nasution meninjau Hunian Tetap Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Hunian Tetap Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Selain itu, keduanya juga meninjau Jembatan Garoga di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, serta Hunian Tetap Asrama Haji Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah. (RN)

(H17/DISKOMINFO SUMUT)