KUPANG, Sabtu 20 Juni 2026 _Warta.in
Program Studi Kepemimpinan Kristen, Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan Kristen (FISKK), Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Semester II & VI menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) dengan mengusung tema: “Character, Competence, and Calling: Membangun Pemimpin Kristen yang Relevan dan Berdampak”, guna upaya pemenuhan Ujian Akhir Semester ( UAS)
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, yang bertempat di Lobi Paschasarjana IAKN Kupang, yang dihadiri oleh Dua (2) Pemateri : Bapak Agustinus Rikarno A. Fil. M. I. Kom. & Ibu Debby Yunita Mada M.Th, yang diikuti oleh berbagai Dosen kepemimpinan Kristen, mahasiswa Kepemimpinan Kristen semester II &VI , serta mitra Gereja “Gmit Hosana sungkaen, Kibaid Jemaat Kupang, dan Bait,El Naimata, sebagai upaya pembekalan dasar kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Iman dan keilmuan. Hal ini disampaikan oleh Nofri E.D Sio, melalui Via WhatsApp pada Sabtu 20 Juni 2026.
Tema kegiatan ini diangkat dengan mengacu pada konteks kepemimpinan Kristen yang menekankan nilai-nilai spiritual, integritas, pelayanan, dan tangung jawab Mahasiswa Program Studi Kepemimpinan Kristen yang diharapkan agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, melainkan mampu menjadi pemimpin yang berkarakter Kristus dalam kehidupan Pribadi, gereja, dan masyarakat./ Ungkapnya
Nofri menyampaikan bahwa, Kegiatan ini menjadi spiritualitas penguatan kepemimpinan Kristen dalam menghadapi tantangan era society (5,0) atau dapat diperlukan pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dan spiritual. Maka diperlukan suatu wadah yang sistematis dan aplikatif untuk melatih dasar-dasar kepemimpinan mahasiswa.
Dalam kegiatan ini, mengutamakan tiga (3) hal penting seperti : Character (Karakter): Menekankan pembentukan integritas, kejujuran, dan moralitas yang kuat sebagai fondasi utama seorang pemimpin. Competence (Kompetensi): Melatih keterampilan manajerial, komunikasi, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah agar mampu menjawab tantangan zaman. Calling (Panggilan) adalah Menanamkan kesadaran bahwa kepemimpinan Kristen adalah panggilan pelayanan untuk melayani sesama dan memberkati lingkungan sekitar./ Ucapnya
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan keterampilan, dan menumbuhkan semangat pelayanan dan gotong royong dalam kehidupan bersama melalui aksi nyata dengan program-program seperti “pembinaan spiritual”, yang bertujuan untuk membentuk dasar kepemimpinan yang berpusat pada nilai-nilai kristiani melalui kegiatan ibadah, doa, refleksi firman Tuhan, serta pembinaan karakter rohani. “Pengembangan keterampilan” (Leadership skills) yang berfokus pada pelatihan, praktek, seperti Public speaking, kerja tim, menejemen konflik, pengambilan keputusan, serta pemecahan masalah./ Ungkap Nofri
Selama pelaksanaanya, peserta mengikuti berbagai sesi materi, diskusi kelompok, simulasi kepemimpinan, dan refleksi rohani yang disampaikan oleh narasumber yang kompeten, manajemen organisasi, dan pengembangan sumber daya manusia, yang dipandu oleh team games 1,2, dan 3.
Melalui kegiatan ini terdapat Materi yang disajikan meliputi:
1. Leadership Skills and Comunication: Kompetensi Kepemimpinan
2. Discovering Calling and Purpose: Panggilan dan visi kepemimpinan Kristen.
Disisi lain Salah satu Dosen Pengampuh Mata Kulia ” Latihan Dasar Kepemimpinan” IAKN Kupang (Yusmina E Hauoni Ph.D) menyampaikan bahwa, Kegiatan LDKM dimaknai sebagai sarana pembentukan karakter, penguatan kapasitas kepemimpinan, serta pengembangan nilai-nilai spiritual mahasiswa guna mempersiapkan pemimpin yang berintegritas, bertanggung jawab, dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.”
Melalui LDKM ini, diharapkan setiap peserta mahasiswa mampu mengintegrasikan karakter yang lurus, kompetensi yang handal, dan kesadaran akan panggilan ilahi dalam setiap tindakan kepemimpinan. Dengan demikian, lahirlah pemimpin Kristen yang tidak hanya relevan secara konteks, tetapi juga mampu memberikan dampak yang membangun dan memberkati sesama.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama para peserta mahasiswa untuk menerapkan nilai-nilai yang didapat dalam kehidupan sehari-hari, organisasi, dan lingkungan masyarakat.





























