Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Perselisihan di Acara Skate Days Sukabumi Berujung Pembacokan, Korban Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

Perselisihan di Acara Skate Days Sukabumi Berujung Pembacokan, Korban Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

Warta In Jabar | SUKABUMI – Sebuah acara komunitas skateboard “Skate Days” di Sukabumi yang seharusnya berlangsung damai, justru berujung pada aksi kekerasan berdarah. Indra Kusumah menjadi korban pembacokan setelah terlibat perselisihan sengit dengan seorang pria berinisial M (Mario). Akibat kejadian tersebut, Indra mengalami luka berat di bagian tangan akibat sabetan senjata tajam jenis celurit.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketegangan antara Indra dan Mario sebenarnya sempat diupayakan untuk diselesaikan secara damai. Seorang tokoh masyarakat, Haji Tia, sempat dihubungi oleh pihak pelaku dengan rencana untuk memediasi kedua belah pihak.

Namun, upaya perdamaian tersebut justru berjalan buntu. Di lokasi kejadian, Mario diduga datang dengan membawa senjata tajam berupa besi berkarat dan melakukan pengancaman terhadap Indra.

“Saat itu Haji Tia dan Iduy sudah mencoba melerai dan menenangkan pelaku agar suasananya mendingin. Namun, pertikaian ini malah semakin memanas,” ujar Indra dalam keterangannya.

Situasi yang kian tidak terkendali mencapai puncaknya ketika Mario diduga kehilangan kontrol diri. Ia kemudian membawa sebilah celurit dan melakukan serangan secara membabi buta, yang menyebabkan tangan Indra Kusumah mengalami luka robek serius.

Pasca-insiden berdarah tersebut, pihak korban mengaku sempat membuka ruang komunikasi untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Namun, proses mediasi tersebut tidak membuahkan jalan keluar atau titik temu.

Indra juga mengungkapkan rasa terkejutnya setelah mendengar kabar bahwa Mario justru mengaku-ngaku sebagai korban penganiayaan dalam peristiwa tersebut.

“Saya sebagai korban pembacokan merasa kaget mendengar bahwa Mario (pelaku) justru mengklaim dirinya sebagai korban penganiayaan,” tegas Indra.

Kecewa dengan tidak adanya iktikad baik dan demi menghindari tindakan main hakim sendiri yang merugikan, Indra Kusumah menegaskan bahwa dirinya memilih jalur hukum dan meminta aparat kepolisian bertindak tegas serta adil.

Ia meminta perhatian khusus dari jajaran kepolisian tinggi, mulai dari Kapolda Jawa Barat, Direktur Reskrimum Polda Jabar, hingga Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota untuk segera meringkus pelaku.

“Saya sangat mengedepankan aturan sesuai dengan hukum yang berlaku. Saya khawatir jika tidak diproses, akan ada tindakan yang merugikan kita semua. Karena itu, saya merasa harus melanjutkan proses hukum ini ditegaskan seadil-adilnya. Kami meminta pihak kepolisian menjalankan tugasnya dan segera menangkap pelaku pembacokan agar dihukum seberat-beratnya,” pungkas Indra.

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih terus berupaya menghubungi pihak Mario (terduga pelaku) maupun kuasa hukumnya untuk mendapatkan klarifikasi dan keterangan lebih lanjut mengenai klaim sepihak terkait penganiayaan yang disebutkan oleh korban.

Redaksi juga sedang melakukan konfirmasi kepada pihak Polres Sukabumi Kota terkait perkembangan laporan polisi dan pengejaran terhadap terduga pelaku pembacokan ini.(Alfi yonimar)

Berita Terkait