Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Kadisnakertrans Subang Ajak DPRD “Tekan” BYD dan VinFast Serap Tenaga Kerja Lokal.

Kadisnakertrans Subang Ajak DPRD “Tekan” BYD dan VinFast Serap Tenaga Kerja Lokal.

SUBANG Warta In, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Subang meminta dukungan penuh DPRD untuk mendorong perusahaan otomotif besar agar merekrut tenaga kerja asal Subang.

Hal itu disampaikan Kepala Disnakertrans Subang, *Rona Mairansyah menanggapi sorotan anggota Komisi III DPRD, Hendra Purnawan soal anggaran pelatihan SDM, Kamis 9/7/2026.

Rona menyebut, kesiapan SDM lokal saja tidak cukup. Perlu ada komitmen dari investor, khususnya *BYD dan VinFast* yang saat ini gencar membangun pabrik di Subang.

“Mohon Dewan juga membantu dinas menekan BYD dan VF untuk mau memprioritaskan warga Subang. Sekaligus minta laporan berapa kebutuhan tenaga kerja serta kualifikasi pendidikan dan keterampilan yang dibutuhkan, supaya anggaran pelatihan kita di dinas bisa pas sasaran”, ujar Rona.

Menurutnya, jika data kebutuhan dari perusahaan sudah jelas, maka program pelatihan yang disusun Pemda tidak akan meleset. Lulusan pelatihan pun punya peluang besar langsung terserap kerja.

Di sisi lain, *Hendra Purnawan* mendukung penuh agar tenaga kerja lokal diprioritaskan. Namun ia mempertanyakan keseriusan Pemda dalam menyiapkan anggarannya.

“Kalau mau genjot pelatihan, anggarannya berapa? Tahun 2025 dan 2026 dialokasikan berapa? Jangan sampai ini hanya wacana. Jangan sampai Disnakertrans dengan BP4D tidak nyambung urusan anggarannya,” tegas Hendra.

Ia juga menyinggung peran Bupati sebagai pemegang kebijakan anggaran. Menurutnya, BP4D harus tegas menganggarkan program pelatihan agar target peningkatan SDM tidak sekadar slogan.

“Kalau tidak ada anggaran daerah, apakah ada strategi lain dari Kadisnaker untuk tetap menggenjot pelatihan?” tanya Hendra.

Hendra berharap sinergi antara Eksekutif, Legislatif dan pihak industri bisa segera diwujudkan. Tujuannya satu, agar anak-anak Subang yang pertama kali mengisi lowongan kerja di kawasan industri kendaraan listrik, ujar nya.

*(Boby Chengos)*

Berita Terkait