Samosir warta.in, inilah pesan moril dan Hotler Pakpahan usai Nobar Film “PESTA BABI”. Pemerintah harus tegas menutup PSN di Papua Selatan.
Setelah tayang di penjuru Tanah Air, Film dokumenter karya Dandhy Laksono, menyoroti Proyek Strategis Nasional ( PSN ) di Papua Selatan, yang dinilai berdampak dahsyat terhadap lingkungan hidup, kawasan hutan, dan hak masyarakat adat Papua.
Film tersebut juga merekam penolakan warga secara tegas dan jelas terhadap alih fungsi lahan untuk proyek perkebunan industri yg dikaitkan dengan program ketahanan pangan dan transisi energi.
Pembukaan lahan di Papua Selatan, dimulai sejak 2022 pada masa rezim Jokowi, bersamaan dengan pemekaran wilayah di Papua.
Dan program tersebut kemudian dilanjutkan pemerintahan Prabowo Subianto, sebagai bagian agenda terselubung oleh residu rezim Jokowi.
Dengan ditayangkannya ‘Film Pesta Babi’ tersebut, yang membawa kerusakan lingkungan hidup dan hak masyarakat adat Papua, pemerintah harus segera menutup aktivitas atau memberhentikan secara permanen PSN di Papua Selatan, ini semata mata demi menjaga integritas masyarakat Papua, pemerintah harus hadir ditengah suasana yang meneriakkan bahwa hak hak mereka jangan dirampas oleh oligarki harus dikembalikan dalam keadaan utuh, agar aktivitas masyarakat adat Papua Selatan tetap terjaga dan terawat. s a l a m. M e r d e k a….!!! (red)





























