Warta.in, Purwakarta – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Purwakarta, Asep Chandra TK, menggelar kegiatan reses di Aula Balai Desa Jatiluhur, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh antusiasme masyarakat sebagai wadah menyerap aspirasi sekaligus memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dengan konstituennya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Jatiluhur Ali Sadikin, Bhabinkamtibmas, Ketua dan anggota BPD, pengurus Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai usulan dan harapan bagi kemajuan wilayahnya.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Jatiluhur Ali Sadikin menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reses yang dinilai menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah desa, masyarakat, dan anggota legislatif.
“Kami menyambut baik kegiatan reses ini. Melalui forum seperti ini masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung, sehingga berbagai kebutuhan pembangunan desa dapat diketahui dan diperjuangkan,” ujar Kades.
Hal senada disampaikan Ketua BPD Desa Jatiluhur yang mengapresiasi pelaksanaan reses sebagai sarana membangun komunikasi dan hubungan yang selama ini telah terjalin baik antara anggota DPRD dengan masyarakat.
Menurutnya, komunikasi yang baik merupakan modal utama dalam mendorong percepatan pembangunan di daerah.
Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua Karang Taruna Desa Jatiluhur, Heri. Ia berharap kegiatan reses tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi mampu melahirkan berbagai program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Sementara itu, dalam sambutannya Asep Chandra TK menegaskan bahwa dirinya hadir sebagai wakil seluruh masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) VI, yang meliputi Kecamatan Jatiluhur, Sukatani, dan Sukasari.
Ia menekankan bahwa setelah terpilih menjadi anggota DPRD, dirinya tidak lagi hanya mewakili kelompok atau masyarakat yang memilihnya, melainkan menjadi milik seluruh warga di wilayah Dapil VI tanpa membedakan latar belakang politik.
“Saya adalah wakil masyarakat. Ketika saya terpilih menjadi anggota DPRD, maka secara otomatis saya menjadi milik seluruh masyarakat Dapil VI, baik yang memilih saya maupun yang tidak. Karena itu saya memohon agar masyarakat memahami bahwa tugas saya adalah memperjuangkan kepentingan seluruh warga,” ungkap Asep Chandra
Asep Chandra juga menjelaskan tugas, fungsi, dan tanggung jawab anggota DPRD sebagai lembaga legislatif, mulai dari fungsi legislasi, penganggaran, hingga pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.
Menurutnya, memperjuangkan aspirasi masyarakat tidak hanya dilakukan melalui usulan yang disampaikan saat reses, tetapi juga melalui kegiatan monitoring langsung ke berbagai wilayah guna melihat kebutuhan riil masyarakat.
“Saya rutin melakukan monitoring ke desa-desa untuk mengetahui kebutuhan masyarakat, di luar aspirasi yang disampaikan secara langsung. Semua itu akan terus saya perjuangkan sesuai kemampuan dan kewenangan yang saya miliki,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Asep Chandra juga menyampaikan pesan yang mendapat apresiasi dari masyarakat. Meski telah dipercaya menjabat sebagai anggota DPRD selama tiga periode, ia mengaku bukan sosok yang sempurna.
“Saya bukan manusia hebat, bukan manusia super. Saya menyadari masih banyak kekurangan dan masih membutuhkan bantuan serta dukungan dari banyak pihak. Prinsip inilah yang selalu saya pegang selama tiga kali dipercaya menjadi anggota DPRD dan menjadi landasan filosofis dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Asep menegaskan komitmennya untuk selalu membuka diri terhadap seluruh lapisan masyarakat. Ia menyatakan akan terus mendedikasikan tenaga dan pikirannya bagi kemajuan masyarakat Dapil VI.
Ia juga mengungkapkan hasil komunikasi yang telah dilakukan dengan berbagai pihak, salah satunya dengan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai Demokrat, H. Jenal Aripin. Dari komunikasi tersebut, menurut Asep, terdapat rencana alokasi dana pokok-pokok pikiran (Pokir) senilai sekitar Rp1 miliar untuk Desa Jatiluhur.
Ia berharap, ketika program tersebut terealisasi, seluruh elemen masyarakat dapat memberikan dukungan sehingga pelaksanaannya berjalan dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Kalau nanti program ini berjalan, saya berharap kita semua bersama-sama mengawal dan mendukung pelaksanaannya agar hasilnya maksimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Desa Jatiluhur,” ujar Asep Chandra.
Memasuki sesi dialog, suasana berlangsung sangat dinamis. Berbagai aspirasi disampaikan warga, mulai dari kebutuhan pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga berbagai persoalan sosial di lingkungan desa.
Seluruh aspirasi yang disampaikan mendapat respons positif dari Asep Chandra TK. Ia menjelaskan satu per satu sesuai kewenangan pemerintah daerah serta berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap usulan sesuai skala prioritas dan mekanisme yang berlaku.
Kegiatan reses ditutup dengan pembacaan do’a dan sesi foto bersama antara Asep Chandra TK dengan warga yang hadir sebagai simbol kebersamaan serta komitmen membangun sinergi demi kemajuan Desa Jatiluhur dan seluruh wilayah Dapil VI. (ds)































