Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

H.R. Priyatna Terpilih Secara Aklamasi Pimpin KADIN Purwakarta Periode 2026-2030

Warta.in, Purwakarta – H.R. Priyatna atau yang akrab disapa Bos Beye resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Purwakarta periode 2026-2030 dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII KADIN Purwakarta yang digelar di Prime Plaza Hotel, Kota Bukit Indah, Purwakarta, Selasa (9/6/2026).

Terpilihnya Bos Beye secara aklamasi tidak terlepas dari statusnya sebagai satu-satunya kandidat yang memenuhi seluruh persyaratan dan mengembalikan formulir pencalonan hingga batas akhir pendaftaran yang telah ditetapkan panitia. Sebelumnya, Steering Committee (SC) Mukab VII KADIN Purwakarta menyatakan hanya terdapat satu bakal calon yang mengembalikan berkas pencalonan, yakni H.R. Priyatna.

Usai ditetapkan sebagai Ketua KADIN Purwakarta terpilih, Bos Beye langsung dikukuhkan oleh Ketua KADIN Jawa Barat, Almen Faiq Rusyidi, di hadapan peserta Mukab dan para tamu undangan yang hadir.

Mukab VII KADIN Purwakarta berlangsung meriah dan dihadiri Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Caretaker KADIN Purwakarta, para Ketua KADIN Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, perwakilan asosiasi usaha, organisasi profesi, pelaku UMKM, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bos Beye menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan & amanah yang diberikan kepadaya. Ia juga berkomitmen untuk menjadikan KADIN Purwakarta sebagai rumah besar dunia usaha yang mampu mengakomodasi kepentingan seluruh sektor usaha, mulai dari UMKM hingga industri besar.

“KADIN harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong investasi, memperkuat iklim usaha, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal. Sinergi antara dunia usaha dan pemerintah harus terus diperkuat demi kemajuan Purwakarta,” ujarnya.

Bos Beye juga menegaskan pentingnya membangun kolaborasi lintas sektor agar seluruh potensi ekonomi daerah dapat berkembang secara optimal. Menurutnya, KADIN tidak boleh hanya menjadi organisasi seremonial, melainkan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha dan masyarakat.

Mukab VII KADIN Purwakarta sendiri menjadi momentum penting setelah organisasi tersebut mengalami kekosongan kepengurusan. Kehadiran kepengurusan definitif diharapkan mampu mengembalikan peran strategis KADIN sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur, serta penciptaan lapangan kerja baru.

Dengan terpilihnya Bos Beye secara aklamasi, pelaku usaha di Kabupaten Purwakarta kini menaruh harapan besar terhadap lahirnya berbagai program inovatif yang mampu memperkuat ekosistem usaha, memperluas peluang investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Berita Terkait