Warta.in//PALI – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bergerak cepat mengoptimalkan infrastruktur ekonomi desa yang baru saja rampung. Melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Pemkab PALI sukses menggelar pendampingan bisnis perdana bagi para pengelola Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kecamatan Abab.

Langkah taktis yang berlangsung di Kantor Kepala Desa Betung Barat ini difokuskan pada penguatan manajemen operasional dan strategi bisnis pasca-konstruksi. Tiga koperasi yang menjadi motor penggerak awal program ini meliputi Koperasi Merah Putih Desa Betung, Koperasi Merah Putih Desa Betung Barat, dan Koperasi Desa Betung Selatan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten PALI, Abdurrohman, S.Pd., M.Pd, menegaskan bahwa kemegahan fisik gerai modern tidak akan berarti apa-apa tanpa diimbangi oleh kesiapan manajerial yang matang dari para pengurus.
“Jangan sampai gerai koperasi yang sudah dibangun dengan repot hanya menjadi pajangan. Koperasi harus hidup, bergerak, dan mampu memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat desa,” ujar pria yang akrab disapa Rohman tersebut.
Kehadiran Business Assistant Kementerian Koperasi (Kemenkop) dalam agenda ini turut mempertegas komitmen pusat dan daerah dalam mengawal proyek ini dari hulu ke hilir. Sinergi ini juga diperkuat oleh kehadiran Satgas Kecamatan, serta para Kepala Desa Betung, Betung Barat, dan Betung Selatan yang bertindak langsung sebagai pengawas koperasi.
Lebih lanjut, Dinas Koperasi dan UKM PALI memastikan program pembinaan ini tidak akan berhenti di Kecamatan Abab. Langkah estafet berupa pendampingan serupa kini tengah disiapkan untuk menyasar wilayah Kecamatan Talang Ubi, khususnya bagi Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) yang progres pembangunan fisiknya telah menyentuh angka 100 persen.
Akselerasi operasional gerai Kopdes Merah Putih ini merupakan wujud komitmen nyata dari Bupati PALI, Asgiato, ST, dalam menyukseskan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, demi mewujudkan kemandirian ekonomi dari akar rumput.
Muhamad Randi (tim)





























