Wartain Banten | Pemerintahan | 01 Maret 2026 — Gubernur Banten, Andra Soni, mengapresiasi kinerja Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid yang telah mengabdi selama 18 tahun di sektor pertanian dan peternakan. Selama masa pengabdiannya, Agus dinilai berhasil membawa Banten mencapai swasembada beras dan menjadikannya sebagai lumbung pangan terbesar kedelapan secara nasional.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni usai menghadiri seremonial purna tugas Agus M Tauchid yang memasuki masa pensiun, Jumat (27/2/2026). Menurutnya, capaian swasembada beras merupakan prestasi luar biasa yang tidak mudah diraih.
Ia menambahkan, dedikasi dan kontribusi Agus M Tauchid selama memimpin Dinas Pertanian layak mendapat apresiasi tinggi. Bahkan, menurutnya, penghargaan Satya Lencana dari Kementerian Pertanian yang diterima Agus merupakan bentuk pengakuan atas pengabdian dan prestasinya.
“Oleh karena itu, wajar jika beliau mendapat penghargaan Satya Lencana dari Kementerian Pertanian. Dan saya hadir di sini secara khusus memberikan penghormatan kepada Pak Agus yang akan memasuki episode baru dalam kehidupannya,” katanya

Andra Soni mengaku telah lama mengenal Agus M Tauchid. Sebagai anak petani, ia kerap berdiskusi dan meminta saran kepada Agus, termasuk saat pertama kali menerima amanah sebagai Gubernur Banten.
“Maka dari itu, dirinya tetap mempertahankan sampai ia pensiun di Dinas Pertanian,” katanya.
Gubernur Banten Andra Soni memberikan kenang-kenangan berupa foto bersama berukuran besar berlatar perumahan Suku Baduy disertai pesan khusus untuk Agus Tauchid.
Ia berharap meski telah purna tugas, Agus tetap menyumbangkan pikiran, gagasan, dan saran bagi kemajuan pertanian di Provinsi Banten.

Sementara itu, Agus Tauchid mengaku terhormat atas sambutan hangat dari gubernur menjelang masa pensiunnya. Ia menyebut hal tersebut menjadi motivasi untuk terus mengabdi bagi Banten, serta menekankan pentingnya menjaga dan memperkuat kolaborasi serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkokoh ketahanan pangan daerah.
“Semua harus tetap satu kesatuan gerak,” katanya.
Agus mengaku bersyukur dapat menuntaskan masa jabatannya dengan baik. Ia juga telah mengembalikan seluruh fasilitas yang selama ini melekat pada dirinya kepada Pemerintah Provinsi Banten.
“Termasuk juga tadi saya menyerahkan sebuah buku yang saya tulis sendiri tentang transformasi pertanian di Banten,” ujarnya.
Agus berpesan agar seluruh kebijakan penguatan ketahanan pangan di Banten terus berkelanjutan. Ia juga meminta jajaran Dinas Pertanian Banten memperkuat koordinasi yang telah terjalin, serta menjaga komunikasi, strategi, dan integritas dalam menjalankan tugas.(WartainBanten)































