Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Dimyati Paparkan Program Sekolah Gratis Banten kepada KSP Dudung di Peringatan Hari Anak Nasional

Wartain Banten | Pemerintahan | 22 Juli 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah memaparkan pelaksanaan Program Sekolah Gratis di Provinsi Banten kepada Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurrahman. Penyampaian tersebut dilakukan saat memberikan sambutan dalam Kunjungan Kerja KSP pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kota Tangerang, Senin (21/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Dimyati menegaskan bahwa pemerintah bersama orang tua memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjamin hak-hak anak, terutama hak memperoleh pendidikan yang layak, adil, dan merata.

Menurutnya, setiap anak Indonesia berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tanpa terkendala persoalan biaya.

“Maka, di Banten ini ada sekolah gratis untuk tingkat SMA, SMK dan SKh swasta,” kata Dimyati.

Ia menjelaskan, Program Sekolah Gratis merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar karena keterbatasan ekonomi.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurrahman memanfaatkan kunjungannya untuk berdialog langsung dengan sejumlah anak binaan di LPKA Kelas I Kota Tangerang. Selain itu, ia juga menyapa anak-anak binaan di LPKA Palembang dan LPKA Jawa Tengah melalui sambungan daring.

Dalam dialog tersebut, Dudung memberikan motivasi agar seluruh anak binaan memanfaatkan masa pembinaan sebagai kesempatan memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

“Belajar, bekerja keras, dan berdoa dengan sebaik-baiknya di sini. Tinggalkan kebiasaan jelek pada masa lalu. Jangan terpengaruh hal-hal yang jelek dari lingkungan,” katanya.

Ia juga mengajak para anak binaan untuk tidak kehilangan harapan meski tengah menjalani masa pembinaan.

“Kita di sini merayakan bersama-sama Hari Anak Nasional. Kalian jangan putus asa,” ujarnya menambahkan.

Menurut Dudung, masa lalu hendaknya dijadikan pelajaran berharga. Pembinaan di LPKA, lanjutnya, merupakan kesempatan bagi anak-anak untuk memperbaiki diri agar tidak kembali terjerumus dalam perbuatan yang merugikan.

“Songsong masa depan dengan baik,” katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Wagub Dimyati juga menyempatkan diri berdialog dengan seorang anak binaan asal Kabupaten Tangerang berinisial Andri (16 tahun, bukan nama sebenarnya). Kepada remaja tersebut, Dimyati berpesan agar tidak mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan dan fokus membangun masa depan setelah kembali ke tengah keluarga.

“Bangun masa depan. Belajar dengan baik,” katanya.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di LPKA Kelas I Kota Tangerang berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dari anak-anak binaan. Salah satunya atraksi angklung yang berkolaborasi dengan band LPKA mengiringi Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurrahman membawakan lagu ciptaannya berjudul **Ayo Ngopi**. Setelah itu, anak-anak binaan juga membawakan lagu **Jangan Menyerah** dari D’Masiv yang mendapat apresiasi para tamu.

Salah seorang anak binaan, Fikri (17 tahun, bukan nama sebenarnya), mengaku senang dapat mengikuti peringatan Hari Anak Nasional yang menghadirkan banyak tokoh dan pejabat negara.

“Saya terinspirasi untuk maju. Dan saya akan turut atas seluruh nasihat para bapak-bapak tadi,” ujarnya.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dipusatkan di LPKA Kelas I Kota Tangerang serta diikuti secara daring oleh LPKA di seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono, serta jajaran pemerintah pusat dan daerah. Momentum Hari Anak Nasional itu menjadi pengingat pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjamin pemenuhan hak anak, termasuk hak atas pendidikan, pembinaan, dan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum