Warta.in, PURWAKARTA – Anggota DPR RI Komisi XI Fraksi Partai Golkar, Puteri Komarudin, bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Kegiatan berlangsung di Aula Desa Cianting, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Senin (2/11/2026).
Kegiatan tersebut diikuti ratusan warga yang berasal dari tiga kecamatan, yakni Sukatani, Plered, dan Tegalwaru. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memperkuat ketahanan keluarga, serta membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga melalui sinergi DPR RI dan BKKBN.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan. Warga menyambut positif sosialisasi tersebut karena memberikan pemahaman dan edukasi secara langsung mengenai pentingnya membangun keluarga yang terencana, sehat, harmonis, dan berkualitas.
Selain itu, penguatan ketahanan keluarga juga menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung upaya pencegahan stunting serta meningkatkan kualitas generasi mendatang.
Dalam sambutannya, Puteri Komarudin tidak hanya menyoroti pentingnya program pembangunan keluarga, tetapi juga mengingatkan masyarakat terhadap ancaman judi online (judol) yang dinilai dapat merusak sendi-sendi kehidupan keluarga.
Menurutnya, praktik judi online berpotensi menimbulkan persoalan serius, mulai dari terganggunya kondisi ekonomi rumah tangga, munculnya konflik keluarga, hingga memicu keretakan hubungan suami istri dan perceraian.
Ia juga menyebutkan bahwa Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pemain atau korban judi online terbanyak di Indonesia.
“Judi online ini sangat berbahaya bagi kehidupan keluarga. Dampaknya bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga bisa merusak keharmonisan rumah tangga, memicu konflik, bahkan menyebabkan tanggung jawab terhadap keluarga dan pekerjaan menjadi terabaikan,” ungkap Puteri.
Pada kesempatan tersebut, Puteri juga mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya pemutakhiran dan kesesuaian data kesejahteraan sosial sebagai salah satu dasar penentuan penerima bantuan pemerintah.
Ia menjelaskan, masyarakat yang masuk dalam kelompok Desil 1 sampai Desil 4, yakni 40 persen kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan ekonomi terendah, menjadi kelompok prioritas dalam berbagai program bantuan sosial dan pendidikan, sesuai kriteria serta ketentuan masing-masing program.
Program yang disinggung di antaranya Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Program Keluarga Harapan (PKH).
“Sayang sekali apabila anggaran bantuan yang sudah dialokasikan pemerintah tidak dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan karena persoalan data atau tingkat desil yang tidak sesuai. Karena itu, masyarakat perlu memastikan data kesejahteraannya benar dan selalu diperbarui,” tutur Puteri.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, Dias Rukmana Praja, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sosialisasi Bangga Kencana memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pembangunan keluarga.
Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkualitas. Oleh karena itu, kesadaran mengenai perencanaan keluarga, kesehatan, pendidikan, serta pola pengasuhan anak perlu terus diperkuat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat Kabupaten Purwakarta semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga dan mampu menjadi pelopor dalam mewujudkan keluarga berkualitas demi terciptanya Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera,” ujarnya.
Ia juga berharap sosialisasi tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di Kecamatan Sukatani, Plered, dan Tegalwaru, khususnya dalam meningkatkan pemahaman serta partisipasi terhadap program Keluarga Berencana.
“Semoga melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat semakin memahami dan dapat menjalankan program Keluarga Berencana dengan baik. Dengan demikian, upaya menekan angka stunting di Kabupaten Purwakarta dapat berjalan sesuai harapan,” pungkasnya. (ds)































