Warta.in, Purwakarta – Respons cepat terhadap aspirasi masyarakat kembali ditunjukkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Purwakarta. Menindaklanjuti laporan warga terkait kondisi drainase di Desa Bungurjaya, Kecamatan Pondoksalam, jajaran DPUTR langsung bergerak melakukan pengecekan ke lapangan guna memastikan kondisi sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan.
Langkah responsif tersebut diawali setelah Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Jalan dan Jembatan DPUTR Kabupaten Purwakarta, Dina Cahyadi, S.T., menerima informasi dari masyarakat.
Informasi tersebut kemudian dikoordinasikan dengan Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Rahmat Amin, yang selanjutnya menginstruksikan jajaran UPTD 3 untuk melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi pada Senin (2/11/2026).
Kepala UPTD 3 DPUTR Purwakarta, Asep, mengatakan bahwa setiap laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kondisi infrastruktur dan keselamatan warga, perlu mendapatkan perhatian serius serta tindak lanjut.
Didampingi Kepala Desa Bungurjaya, Mumuh Muhidin, Asep turun langsung untuk melihat kondisi drainase sekaligus mengidentifikasi persoalan yang membutuhkan penanganan.
“Setelah menerima informasi yang disampaikan melalui Pak Kabid, kami langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan,” ujar Asep.
Dari hasil pemeriksaan, ia membenarkan bahwa kondisi drainase tersebut memang membutuhkan perhatian dan penanganan segera. Hasil pengecekan pun langsung dilaporkan kepada kepala bidang terkait sebagai bahan untuk proses tindak lanjut.
“Memang benar, kondisinya membutuhkan penanganan segera. Hasil pengecekan sudah langsung saya sampaikan kepada Pak Kabid,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Jalan dan Jembatan DPUTR Purwakarta, Dina Cahyadi, S.T., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah berinisiatif menyampaikan informasi terkait kondisi infrastruktur di wilayahnya.
Menurut Dina, partisipasi dan keterbukaan komunikasi masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik. Melalui laporan warga, pemerintah dapat memperoleh informasi langsung mengenai persoalan yang membutuhkan perhatian di lapangan.
“Sesuai arahan Pak Kadis, kami akan secepatnya merespons setiap laporan maupun keluhan masyarakat. Prinsipnya, setiap persoalan yang disampaikan warga harus mendapatkan respons dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan kami,” ungkap Dina.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Rahmat Amin, turut mendukung langkah koordinasi dan pengecekan lapangan sebagai bagian dari upaya merespons kebutuhan masyarakat.
Di tempat terpisah, Kepala Desa Bungurjaya, Mumuh Muhidin, menyampaikan apresiasi atas respons cepat jajaran DPUTR Purwakarta, khususnya Dina Cahyadi, Rahmat Amin, beserta jajaran UPTD 3 yang telah menindaklanjuti laporan warga dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
Menurut Mumuh, persoalan drainase tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Sebab, apabila tidak segera ditangani, aliran air yang tidak tertata dengan baik berpotensi menggerus badan jalan hingga merusak lapisan hotmix yang telah dibangun. Terlebih, intensitas hujan mulai meningkat sehingga risiko kerusakan infrastruktur perlu diantisipasi sejak dini.
“Kami sangat mengapresiasi respons cepat DPUTR. Harapan kami, hasil pengecekan ini segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret agar tidak menimbulkan kerusakan yang lebih besar, terutama terhadap infrastruktur jalan,” ujarnya.
Respons cepat tersebut juga mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Bungurjaya. Warga berharap koordinasi yang telah terbangun antara pemerintah desa, UPTD, dan DPUTR Kabupaten Purwakarta tidak berhenti pada tahap pengecekan, tetapi berlanjut hingga persoalan drainase benar-benar mendapatkan solusi.
Peristiwa ini menjadi gambaran bahwa sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mengidentifikasi sekaligus menyelesaikan persoalan infrastruktur di lingkungan masyarakat.
Sebab, pelayanan publik sejatinya bukan semata-mata tentang pelaksanaan program pembangunan, melainkan juga menyangkut kesediaan pemerintah untuk mendengar aspirasi, merespons keluhan, turun langsung ke lapangan, dan menghadirkan solusi nyata.
Respons cepat merupakan langkah awal yang patut diapresiasi. Namun, tindak lanjut berupa penanganan konkret menjadi hal yang paling dinantikan masyarakat. Inilah harapan warga terhadap pelayanan Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang semakin responsif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat menuju Purwakarta Istimewa.
Kini, masyarakat menanti solusi pasti. (ds)































