Dugaan Adanya Kolusi pemenang Paket Rehab SD/SMP di Subang
Subang Warta in, Program prioritas Bupati Subang Reynaldi Putra melalui APBD Tahun Anggaran 2026 untuk rehab sekolah dasar dan menengah kini disorot. Lebih dari 90 paket rehab berat dan ringan SD serta kurang lebih 25 paket SLTP digelontorkan. Namun proses penunjukan pelaksana proyek melalui penunjukan langsung (PILSUNG) diduga sarat rekayasa.
Informasi yang dihimpun Warta In mengindikasikan adanya kolusi dalam penentuan perusahaan yang mengerjakan proyek di Dinas Pendidikan Kab.Subang.
dugaan kuat didasari bahwa daftar perusahaan pelaksana untuk paket rehab sekolah tingkat dasar dan menengah sudah ditentukan jauh hari sebelum proses lelang/pilsung berjalan.
“Ini sangat serius. Jika benar, maka penentuan perusahaan pelaksana bukan berdasarkan kompetensi, tapi berdasarkan sesuatu yang sifat nya dirahasiakan mungkin karena kedekatan mungkin juga karena pesanan Ini akan berdampak langsung pada kualitas pekerjaan,” ujar sumber Warta In dari lingkungan pengusaha.
Diketahui, program rehab ini merupakan bagian dari bukti kepedulian Bupati Reynaldi Putra terhadap dunia pendidikan di bawah slogan “Subang Ngabret”. Nilai anggaran APBD 2 untuk sektor pendidikan dasar dan menengah tahun 2026 sangat besar.
Namun, jika proses penunjukan pemenang sudah dikondisikan, maka tujuan program untuk memperbaiki kualitas sarana pendidikan SD dan SLTP di Subang patut dipertanyakan.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Subang Heri Sopandi, ketika akan di konfirmasi mengenai hal ini beliau tidak ada ditempat.
(RB).































