Menuju 8 Dekade Polri, Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Tekan Tiga Poin Krusial Reformasi Kepolisian
Warta.in//PALI, SUMATERA SELATAN – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Firdaus Hasbullah, mengingatkan bahwa usia delapan dekade harus menjadi momentum evaluasi total bagi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Politisi senior yang akrab disapa FH ini menegaskan bahwa peringatan tahun ini tidak boleh terjebak dalam seremonial belaka. Menurutnya, tantangan zaman menuntut Polri untuk terus bertransformasi demi menjaga fondasi keamanan daerah dan nasional. “Keamanan adalah prasyarat utama pembangunan. Kita mengapresiasi kerja keras Polda Sumsel dan Polres PALI dalam mengawal pesta demokrasi hingga memberantas kejahatan,” ujar Firdaus dalam keterangan resminya, Selasa (30/6/2026).
Sebagai Ketua DPW PGK Sumatera Selatan, Firdaus menggarisbawahi bahwa modal terbesar kepolisian adalah kepercayaan publik. Untuk itu, ia mendesak tiga poin penguatan institusi secara berkelanjutan:Respons Cepat tanpa Pamrih: Meningkatkan pelayanan publik yang bersih, cepat, dan bebas dari penyalahgunaan wewenang.
Hukum Tebas Samping, Bukan Tebang Pilih: Menjamin penegakan hukum yang objektif dan berpihak pada kebenaran, Wajah Humanis Korps Bhayangkara: Mengedepankan empati agar Polri tidak ditakuti, melainkan dicintai sebagai pelindung warga.
Sesuai dengan tema Hari Bhayangkara ke-80, “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, DPRD PALI berkomitmen penuh untuk terus bersinergi mendukung langkah transformatif kepolisian.”Di era keterbukaan informasi, masyarakat butuh Polri yang solutif atas dinamika sosial di lapangan. Sinergi ini adalah kunci mewujudkan PALI yang aman dan sejahtera,” tutupnya.
(Muhamad Randi)































