Warta.in, Purwakarta – Suasana khidmat tampak dalam pelaksanaan apel yang dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Senin (20/7).
Jika biasanya apel ini hanya diikuti oleh aparatur kecamatan, jajaran Muspika, serta para kepala desa, kali ini para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beserta para ahli gizi dari seluruh SPPG se-Kecamatan Pasawahan turut berdiri tegap mengikuti jalannya apel rutin ini.
Kehadiran para pengelola SPPG tersebut menjadi simbol semakin eratnya sinergi antara penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pemerintah kecamatan dan seluruh pemangku kepentingan di wilayah Pasawahan.
Momentum ini sekaligus menunjukkan bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya bergantung pada operasional dapur atau penyediaan makanan bergizi, tetapi juga membutuhkan koordinasi lintas sektor yang kuat.
Usai pelaksanaan.apel, seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat komunikasi antarinstansi. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan teknis di lapangan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan seluruh pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Sekretaris Kecamatan Pasawahan, Deden Wahyudin, mewakili Camat Pasawahan, menyampaikan apresiasi atas komitmen para pengelola SPPG yang selama ini terus membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah kecamatan.
Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pengelola SPPG dengan pihak kecamatan menjadi modal penting dalam menyukseskan salah satu program prioritas nasional tersebut.
“Selama ini komunikasi dan koordinasi yang terjalin sudah sangat baik. Kami berharap sinergi ini terus dipertahankan bahkan ditingkatkan agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Pasawahan semakin optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Deden.
Ia menambahkan, pemerintah kecamatan siap menjadi mitra bagi seluruh pengelola SPPG dalam mensukseskan program MBG ini. Dengan komunikasi yang intensif, setiap kendala dapat segera dicarikan solusi secara bersama-sama sehingga pelayanan kepada para penerima manfaat tidak terganggu.
Sementara itu, Koordinator Kecamatan SPPG Kecamatan Pasawahan, Misbahul Ijaji, menegaskan bahwa keikutsertaan para kepala SPPG dan ahli gizi dalam apel ini bukan sekadar menghadiri kegiatan seremonial, melainkan merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan dengan pemerintah daerah.
“Kegiatan hari ini merupakan langkah nyata kami sebagai pengelola Program Makan Bergizi Gratis untuk memperkuat komunikasi, meningkatkan kolaborasi, serta membangun sinergitas lintas sektoral bersama pemerintah kecamatan, Muspika, dan seluruh pemangku kepentingan di Kecamatan Pasawahan,” katanya.
Ijaji menjelaskan bahwa para pengelola SPPG memang secara rutin mengikuti apel di Kantor Kecamatan Pasawahan setiap satu bulan sekali.
Kegiatan tersebut telah menjadi media efektif untuk mempererat hubungan antarinstansi sekaligus memperkuat koordinasi dalam mendukung keberhasilan Program MBG.
Menurutnya, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat diwujudkan hanya oleh pengelola SPPG semata. Diperlukan dukungan dari pemerintah kecamatan, TNI, Polri, pemerintah desa, tenaga kesehatan, hingga seluruh elemen masyarakat agar pelayanan kepada para penerima manfaat dapat berlangsung secara maksimal.
Melalui forum-forum seperti apel bersama ini, berbagai informasi, evaluasi, maupun perkembangan pelaksanaan program dapat dikomunikasikan secara langsung sehingga tercipta kesamaan persepsi dan langkah dalam mendukung program pemerintah.
Semangat kebersamaan yang tercermin dalam pelaksanaan apel tersebut menjadi gambaran bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program penyediaan makanan bergizi, melainkan sebuah gerakan bersama yang mengedepankan kolaborasi, koordinasi, dan gotong royong lintas sektor.
Dengan semakin kuatnya komunikasi antara pengelola SPPG, pemerintah kecamatan, Muspika, serta pemerintah desa, diharapkan pelaksanaan Program MBG di Kecamatan Pasawahan akan semakin efektif, tepat sasaran, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas gizi generasi penerus bangsa. (ds)































