Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Paiman Tewas dalam Laka Laut, Polairud Puger Tak Terima Laporan? Keluarga Minta Kejelasan

Warta.in, Jember – Suasana duka menyelimuti keluarga Paiman (68), warga Dusun Kepel, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Paiman meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan laut pada Rabu (2/9/2026).

Namun, di balik duka tersebut, keluarga korban kini mempertanyakan penanganan atas peristiwa nahas yang merenggut nyawa Paiman. Pasalnya, hingga berita ini ditulis, pihak Polairud Puger disebut belum menerima laporan resmi terkait kecelakaan laut tersebut.

Informasi itu disampaikan oleh anak korban yang akrab disapa Ustadz Hari. Ia mengaku masih belum mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kronologi kecelakaan yang dialami ayahnya.

Menurut Hari, informasi mengenai kejadian tersebut justru diterima keluarga setelah peristiwa terjadi. Bahkan, saat jenazah Paiman dipulangkan ke rumah duka, korban hanya diantar menggunakan ambulans tanpa adanya pengawalan dari pihak Polairud setempat.

“Kami juga masih mempertanyakan sebenarnya bagaimana kronologi kejadian tersebut. Informasi yang kami terima belum begitu jelas,” ujar Hari.

Kebingungan keluarga semakin bertambah ketika Hari sempat menanyakan keberadaan petugas Polairud kepada seseorang yang berada di lokasi. Ia mempertanyakan mengapa tidak terlihat adanya petugas kepolisian perairan dalam proses pengantaran jenazah.

“Saya sempat bertanya, kenapa tidak ada Polairud, apakah sudah ada laporan? Katanya sudah ada yang mengurus,” ungkapnya.

Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh keluarga, hingga pemberitaan ini diturunkan belum ditemukan adanya laporan yang masuk ke Polairud Puger terkait kecelakaan laut yang mengakibatkan Paiman meninggal dunia.

Kondisi tersebut membuat keluarga korban merasa perlu mendapatkan kejelasan. Bagi keluarga, persoalan tersebut bukan sekadar mengenai ada atau tidaknya laporan, tetapi juga menyangkut kepastian mengenai kronologi kejadian yang menyebabkan Paiman kehilangan nyawa.

Keluarga berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai peristiwa tersebut, termasuk bagaimana kecelakaan terjadi, siapa saja yang mengetahui kejadian, serta proses penanganan korban sejak ditemukan hingga jenazah dipulangkan ke rumah duka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polairud Puger mengenai dugaan belum adanya laporan tersebut maupun terkait penanganan kecelakaan laut yang menewaskan Paiman.

Konfirmasi dari pihak berwenang tetap diperlukan agar informasi mengenai peristiwa tersebut menjadi terang dan tidak menimbulkan pertanyaan berkepanjangan di tengah keluarga korban.

Berita Terkait